Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Laili Roesad

Laili Roesad adalah seorang diplomat Indonesia. Ia merupakan diplomat perempuan pertama Indonesia yang pernah dipercaya sebagai duta besar RI untuk beberapa negara sahabat.

Wikipedia article
Diperbarui 20 April 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Laili Roesad
Laili Roesad
Potret resmi, ca 1958
Duta Besar Indonesia untuk Austria ke-5
Masa jabatan
1967–1970
PresidenSoeharto
Sebelum
Pendahulu
Busono Darusman
Pengganti
Ide Anak Agung Gde Agung
Sebelum
Duta Besar Indonesia untuk Belgia dan Luksemburg ke-4
Masa jabatan
1959–1964
PresidenSoekarno
Sebelum
Pendahulu
Raden Wiwoho Purbohadidjojo
Pengganti
Thoyib Hadiwidjaja
Informasi pribadi
Lahir(1916-09-19)19 September 1916
Padang, Hindia Belanda
Meninggal18 Februari 2003(2003-02-18) (umur 86)
MakamTaman Pemakaman Umum Tanah Kusir
ProfesiDiplomat
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Laili Roesad (19 September 1916 – 18 Februari 2003) adalah seorang diplomat Indonesia. Ia merupakan diplomat perempuan pertama Indonesia yang pernah dipercaya sebagai duta besar RI untuk beberapa negara sahabat.[1]

Riwayat

Kehidupan pribadi

Laili Roesad lahir dari pasangan Rusad Datuk Perpatih Baringek dan Hasnah. Ibunya berasal dari Payakumbuh, tapi kelahiran Padang. Hasnah dicatat sebagai anak pertama keluaran MULO di Padang.[2]

Laili pernah menempuh pendidikan di Perguruan Adabiah, Padang.[3] Setelah itu, ia masuk ke Fakultas Hukum (Sekolah Hukum Tinggi) atas anjuran ayahnya, yang pada waktu itu menjabat sebagai Sekretaris Minangkabau Raad. Pada 1941, dalam meraih gelar sarjananya di Jakarta, ia mengangkat penelitian soal hukum konstitusi. Setelah itu, Laili melanjutkan studinya dalam soal hukum internasional di London selama dua tahun, yaitu dalam tahun 1950-1951.[2]

Karier

Pada tahun 1954 Laili bertugas sebagai Counsellor pada Perutusan Tetap Republik Indonesia untuk Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), dan pada tahun itu juga, Laili diutus sebagai salah seorang anggota delegasi Indonesia untuk menghadiri Sidang Biasa ke-IX, dari Persidangan Umum PBB di New York, Amerika Serikat.[4]

Karier diplomat Laili Roesad makin menanjak setelah ia dilantik menjadi Duta Besar RI untuk Belgia dan Luksemburg pada tahun 1959, sehingga menjadikannya sebagai duta besar perempuan pertama Indonesia.[5] Jabatan tersebut ia emban sampai tahun 1964, dan digantikan oleh pejabat berikutnya, Thojib Hadiwidjaja.[6] Selanjutnya sepanjang tahun 1967 - 1970 Laili dipercaya sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk negara Austria.[7]

Roesad meninggal dunia pada tanggal 18 Februari 2003 dan dimakamkan di TPU Tanah Kusir keesokan harinya.[8]

Tanda Kehormatan

  •  Indonesia :
    • Bintang Jasa Utama (7 Agustus 1995)[9]

Referensi

  1. ↑ Vicharius Dian Jiwa (6 April 2013). "Warisan Wastra Tokoh Wanita" Diarsipkan 2014-02-21 di Wayback Machine. Satulingkar.com. Diakses 14 Februari 2014.
  2. 1 2 https://www.google.co.id/search?safe=strict&hl=id&tbm=bks&ei=8ZoEXtXiK4WKmgfC97fwBg&q=Roesad+%2219+September+1916%22&oq=Roesad+%2219+September+1916%22&gs_l=psy-ab.3...3019.3101.0.3249.2.2.0.0.0.0.75.75.1.1.0....0...1c.1.64.psy-ab..1.0.0....0.qtlMrqy5F9M
  3. ↑ "Perguruan Adabiah; Sekolah Calon Pemimpin Bangsa" Haluan, 17 Maret 2013, halaman 11. Diakses 14 Februari 2014.
  4. ↑ "KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA No. 184 TAHUN 1954" Diarsipkan 2014-02-22 di Wayback Machine. Sekretariat Kabinet Indonesia. Diakses 14 Februari 2014.
  5. ↑ "Momen-Momen Penting dalam Sejarah Diplomasi Indonesia" Diarsipkan 2014-03-01 di Wayback Machine. Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia. Diakses 14 Februari 2014.
  6. ↑ "Previous Ambassadors and Heads of Mission" Diarsipkan 2014-02-22 di Wayback Machine. The Embassy of the Republic of Indonesia to the Kingdom of Belgium, the Grand Duchy of Luxembourg and the European Union. Diakses 14 Februari 2014.
  7. ↑ "Ambassadors List" Diarsipkan 2014-02-22 di Wayback Machine. Indonesian Embassy, Vienna, Austria. Diakses 14 Februari 2014.
  8. ↑ TamanHutan, TamanHutan. "DATA PEMAKAMAN". pertamananpemakaman.jakarta.go.id. Dinas Pertamanan dan Pemakaman Jakarta. Diakses tanggal 31 August 2025.
  9. ↑ Daftar WNI yang Menerima Anugerah Bintang Jasa Tahun 1964 - 2003 (PDF). Diakses tanggal 25 Februari 2022.

Pranala luar

  • Kirstin Olsen. "Chronology of Women's History" Greenwood Publishing Group. Diakses 14 Februari 2014.
  • Ian (7 Juni 2013). "Wanita Kurang Damang Marang para Pahlawane" Diarsipkan 2014-02-23 di Wayback Machine. Panjebar Semangat. Diakses 14 Februari 2014.
  • "Kartini Semestinya Tidak Sendirian" Facebook. Diakses 14 Februari 2014.
Jabatan diplomatik
Didahului oleh:
Raden Wiwiho Purbohadidjojo
Duta Besar Indonesia untuk Belgia
1959–1964
Diteruskan oleh:
Tojib Hadiwidjaja
Didahului oleh:
Busono Darusman
Duta Besar Indonesia untuk Austria
1967–1970
Diteruskan oleh:
Ide Anak Agung Gde Agung

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Riwayat
  2. Kehidupan pribadi
  3. Karier
  4. Tanda Kehormatan
  5. Referensi
  6. Pranala luar

Artikel Terkait

Rusad Datuk Perpatih Baringek

pada 1978. Rusad menikah dengan Hasnah Manan. Putri sulungnya bernama Laili Roesad, tercatat sebagai tokoh wanita Indonesia pertama yang menjabat sebagai

Ida Anak Agung Gde Agung

Pahlawan Revolusi Kemerdekaan

Meester in de Rechten

gelar pascasarjana di bidang hukum

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026