Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Rohu

Rohu, rui, ruhi, atau roho labeo adalah sebuah spesies ikan berwarna perak yang masuk kedalam famili Cyprinidae, yang dapat ditemukan di sungai-sungai di Asia Selatan, lebih tepatnya pada utara, tengah dan selatan India, Pakistan, Vietnam, Bangladesh, Nepal dan Myanmar. Selain itu, ikan ini juga sudah didatangkan pada daerah India pesisir dan Sri Lanka. Ikan ini merupakan sebuah omninvor besar yang umum digunakan pada akuakultur.

Wikipedia article
Diperbarui 18 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Rohu

Rohu
Status konservasi

Risiko Rendah  (IUCN 3.1)[1]
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Actinopterygii
Ordo: Cypriniformes
Famili: Cyprinidae
Subfamili: Labeoninae
Genus: Labeo
Spesies:
L. rohita
Nama binomial
Labeo rohita
F. Hamilton, 1822
Sinonim
  • Cyprinus rohita Hamilton, 1822

Rohu, rui, ruhi, atau roho labeo (Labeo rohita) adalah sebuah spesies ikan berwarna perak yang masuk kedalam famili Cyprinidae, yang dapat ditemukan di sungai-sungai di Asia Selatan, lebih tepatnya pada utara, tengah dan selatan India,[2] Pakistan, Vietnam, Bangladesh, Nepal dan Myanmar. Selain itu, ikan ini juga sudah didatangkan pada daerah India pesisir dan Sri Lanka. Ikan ini merupakan sebuah omninvor besar yang umum digunakan pada akuakultur.

Ekologi

Spesies ini merupakan sebuah omnivor dengan diet yang berbeda bedasarkan tahapan hidupnya. Pada tahapan-tahapan awal paa siklus hidupnya, Rohu umumnya makan zooplankton. Namun seiring bertumbuh, mereka makan lebih banyak fitoplankton. Lalau, saat sudah beranjak dewasa, diet mereka menjadi diet herbivor kolom, memakan fitoplankton dan vegetasi terendam. Ikan ini memiliki "penggaruk" insang termodifikasi yang berbentuk mirip rambut, menyarankan bahwa ikan ini makan dengan cara menyaring air.[3]

Rohu mencapai kematangan seksual pada usia 2 hingga 5 tahun. Mereka umumnya bertelur pada musim monsun.[4]

Referensi

  1. ↑ Dahanukar, N. (2010). "Labeo rohita". 2010: e.T166619A6248771. doi:10.2305/IUCN.UK.2010-4.RLTS.T166619A6248771.en. ;
  2. ↑ "Rohu Fish Farming Information Guide - Agri Farming". Agrifarming.in. 26 August 2015. Diakses tanggal 8 September 2018.
  3. ↑ "Composite fish culture". Kerelaagriculture.gov.in. Diakses tanggal 2012-03-10.
  4. ↑ Froese, Rainer and Pauly, Daniel, eds. (2013). "Labeo rohita" di situs FishBase. Versi May 2013.
Pengidentifikasi takson
Labeo rohita
  • Wikidata: Q311727
  • Wikispecies: Labeo rohita
  • ADW: Labeo_rohita
  • BioLib: 147965
  • BOLD: 163700
  • CoL: 3RHZK
  • EoL: 216382
  • FishBase: 82
  • GBIF: 5206083
  • iNaturalist: 103812
  • IRMNG: 11108471
  • ITIS: 163681
  • IUCN: 166619
  • NCBI: 84645
  • Observation.org: 598536
  • OBIS: 281240
  • Open Tree of Life: 160616
  • WoRMS: 281240
Cyprinus rohita
  • Wikidata: Q106388312
  • CoL: 6BWFH
  • GBIF: 2361693
  • IRMNG: 10770800
  • WoRMS: 307712
  • ZooBank: 79D228E1-F95A-41EE-9587-FC2E31CC0B42
Basis data pengawasan otoritas: Nasional Sunting di Wikidata
  • Israel

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Ekologi
  2. Referensi
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026