Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Kurva belajar (pemelajaran mesin)

Dalam pemelajaran mesin, suatu kurva belajar adalah suatu jenis kurva yang menggambarkan nilai optimal dari fungsi rugi suatu model untuk suatu himpunan data pelatihan dan dibandingkan dengan fungsi kerugian yang sama jika dilakukan evaluasi pada suatu himpunan data validasi dengan parameter yang sama yang menghasilkan fungsi optimal tersebut. Sinonimnya dari kurva belajar ini, meliputi kurva galat, kurva perkembangan, dan kurva generalisasi.

Wikipedia article
Diperbarui 9 Juli 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kurva belajar (pemelajaran mesin)
Bagian dari seri
Pemelajaran mesin
dan penggalian data
Ilustrasi Jaringan saraf tiruan
Paradigma
  • Pemelajaran terbimbing
  • Pemelajaran tak terbimbing
  • Pemelajaran mesin daring
  • Pemelajaran mesin luring
  • Meta-learning
  • Pemelajaran semiterbimbing
  • Pemelajaran swabimbing
  • Pemelajaran pengukuhan
  • Pemelajaran berbasis aturan
  • Pemelajaran mesin kuantum
Masalah
  • Klasifikasi
  • Model generatif
  • Regresi
  • Kluster
  • Reduksi dimensi
  • Estimasi densitas
  • Deteksi anomali
  • Pembersihan data
  • AutoML
  • Aturan asosiasi
  • Analisis semantik
  • Rekayasa fitur
  • Pemelajaran fitur
Pemelajaran terbimbing
(Klasifikasi • Regresi)
  • Pohon keputusan
  • Pemelajaran ensambel
    • Bagging
    • boosting
    • Random forest
  • k-NN
  • Regresi linear
  • Naive Bayes
  • Jaringan saraf tiruan
  • Regresi logistik
  • Perseptron
  • Support vector machine (SVM)
Kekelompokkan
  • BIRCH
  • CURE
  • Hierarki
  • k-means
  • Fuzi
Reduksi dimensi
  • AKU
Jaringan saraf tiruan
  • Pemelajaran dalam
  • Jaringan saraf konvolusional
Diagnostik model
  • Kurva belajar
  • l
  • b
  • s
Kurva belajar menunjukkan skor latih dan skor validasi silang

Dalam pemelajaran mesin, suatu kurva belajar (atau kurva pelatihan, bahasa Inggris: learning curve atau training curve) adalah suatu jenis kurva yang menggambarkan nilai optimal dari fungsi rugi suatu model untuk suatu himpunan data pelatihan dan dibandingkan dengan fungsi kerugian yang sama jika dilakukan evaluasi pada suatu himpunan data validasi dengan parameter yang sama yang menghasilkan fungsi optimal tersebut.[1] Sinonimnya dari kurva belajar ini, meliputi kurva galat (error curve), kurva perkembangan (improvement curve), dan kurva generalisasi (generalization curve).

Definisi lebih abstrak dari kurva belajar, adalah kurva dari (usaha pemelajaran atau learning effort)-(kinerja prediktif atau predictive performance), di mana biasanya usaha pemelajaran berarti jumlah sampel latih dan kinerja prediktif berarti akurasi pada sampel uji.[2]

Kurva belajar dalam pemelajaran mesin bermanfaat untuk berbagai tujuan, termasuk membandingkan berbagai algoritma,[3] memilih parameter model selama desain,[4] menyesuaikan optimisasi untuk meningkatkan konvergensi, dan menentukan jumlah data yang digunakan untuk pelatihan.[5]

Definisi formal

Salah satu model pemelajaran mesin menghasilkan suatu fungsi, f(x), yang memberikan beberapa informasi, x, yang memprediksi suatu variabel, y, dari data latih X latih {\displaystyle X_{\text{latih}}} {\displaystyle X_{\text{latih}}} and Y latih {\displaystyle Y_{\text{latih}}} {\displaystyle Y_{\text{latih}}}.Ini berbeda denganoptimisasi matematika karena f {\displaystyle f} {\displaystyle f} harus dapat melakukan prediksi dengan baik untuk x {\displaystyle x} {\displaystyle x} di luar X latih {\displaystyle X_{\text{latih}}} {\displaystyle X_{\text{latih}}}.

Sering kali kita membatasi fungsi-fungsi yang mungkin menjadi keluarga fungsi parameterized, { f θ ( x ) : θ ∈ Θ } {\displaystyle \{f_{\theta }(x):\theta \in \Theta \}} {\displaystyle \{f_{\theta }(x):\theta \in \Theta \}}, agar fungsi kita lebih dapat digeneralisasi[6] atau agar fungsi tersebut memiliki properti tertentu, seperti properti yang membuat pencarian f {\displaystyle f} {\displaystyle f} yang baik lebih mudah, atau karena kita memiliki alasan a priori untuk percaya bahwa properti-properti ini benar.[6]: 172 

Diberikan bahwa tidak mungkin menghasilkan fungsi yang sempurna sesuai dengan data kita, maka perlu untuk menghasilkan fungsi kerugian L ( f θ ( X ) , Y ′ ) {\displaystyle L(f_{\theta }(X),Y')} {\displaystyle L(f_{\theta }(X),Y')} untuk mengukur seberapa baik prediksi kita. Kemudian kita mendefinisikan proses optimisasi yang menemukan suatu θ {\displaystyle \theta } {\displaystyle \theta } yang meminimalkan L ( f θ ( X , Y ) ) {\displaystyle L(f_{\theta }(X_{,}Y))} {\displaystyle L(f_{\theta }(X_{,}Y))} yang disebut sebagai θ ∗ ( X , Y ) {\displaystyle \theta ^{*}(X,Y)} {\displaystyle \theta ^{*}(X,Y)} .

Kurva latih untuk jumlah data

Lalu jika data latih kita adalah { x 1 , x 2 , … , x n } , { y 1 , y 2 , … y n } {\displaystyle \{x_{1},x_{2},\dots ,x_{n}\},\{y_{1},y_{2},\dots y_{n}\}} {\displaystyle \{x_{1},x_{2},\dots ,x_{n}\},\{y_{1},y_{2},\dots y_{n}\}} dan data uji kita adalah { x 1 ′ , x 2 ′ , … x m ′ } , { y 1 ′ , y 2 ′ , … y m ′ } {\displaystyle \{x_{1}',x_{2}',\dots x_{m}'\},\{y_{1}',y_{2}',\dots y_{m}'\}} {\displaystyle \{x_{1}',x_{2}',\dots x_{m}'\},\{y_{1}',y_{2}',\dots y_{m}'\}} suatu kurva belajar adalah plot dari dua kurva

  1. i ↦ L ( f θ ∗ ( X i , Y i ) ( X i ) , Y i ) {\displaystyle i\mapsto L(f_{\theta ^{*}(X_{i},Y_{i})}(X_{i}),Y_{i})} {\displaystyle i\mapsto L(f_{\theta ^{*}(X_{i},Y_{i})}(X_{i}),Y_{i})}
  2. i ↦ L ( f θ ∗ ( X i , Y i ) ( X i ′ ) , Y i ′ ) {\displaystyle i\mapsto L(f_{\theta ^{*}(X_{i},Y_{i})}(X_{i}'),Y_{i}')} {\displaystyle i\mapsto L(f_{\theta ^{*}(X_{i},Y_{i})}(X_{i}'),Y_{i}')}

di mana X i = { x 1 , x 2 , … x i } {\displaystyle X_{i}=\{x_{1},x_{2},\dots x_{i}\}} {\displaystyle X_{i}=\{x_{1},x_{2},\dots x_{i}\}}

Kurva latih untuk jumlah iterasi

Banyak proses optimisasi bersifat iteratif, mengulangi langkah yang sama hingga proses tersebut konvergen ke nilai optimal. Penurunan gradien dalah salah satu algoritma tersebut. Jika Anda mendefinisikan θ i ∗ {\displaystyle \theta _{i}^{*}} {\displaystyle \theta _{i}^{*}} sebagai aproksimasi optimal dari θ {\displaystyle \theta } {\displaystyle \theta } setelah langkah i {\displaystyle i} {\displaystyle i}, sebuah kurva belajar adalah plot dari

  1. i ↦ L ( f θ i ∗ ( X , Y ) ( X ) , Y ) {\displaystyle i\mapsto L(f_{\theta _{i}^{*}(X,Y)}(X),Y)} {\displaystyle i\mapsto L(f_{\theta _{i}^{*}(X,Y)}(X),Y)}
  2. i ↦ L ( f θ i ∗ ( X , Y ) ( X ′ ) , Y ′ ) {\displaystyle i\mapsto L(f_{\theta _{i}^{*}(X,Y)}(X'),Y')} {\displaystyle i\mapsto L(f_{\theta _{i}^{*}(X,Y)}(X'),Y')}

Memilih banyaknya data uji

Kurva belajar digunakan untuk menilai seberapa besar keuntungan yang diperoleh oleh model mesin dengan menambahkan lebih banyak data latih dan apakah estimator tersebut lebih rentan terhadap kesalahan variansi atau kesalahan bias. Jika baik skor validasi maupun skor pelatihan konvergen ke nilai yang terlalu rendah dengan peningkatan ukuran himpunan latih, model tidak akan banyak mendapat keuntungan dari penambahan data pelatihan lebih lanjut.[7]

Dalam domain pemelajaran mesin, terdapat dua implikasi dari kurva belajar yang berbeda dalam kurva sumbu-x, dengan pengalaman model yang digambarkan baik sebagai jumlah contoh latih yang digunakan untuk pemelajaran atau jumlah iterasi yang digunakan dalam melatih model.[8]

Lihat juga

  • Overfitting
  • kompromi antara bias dan varians
  • Seleksi model
  • Validasi silang (statistika)
  • Validitas (statistika)
  • Verifikasi and validasi
  • Penurunan ganda

Referensi

  1. ↑ "Mohr, Felix and van Rijn, Jan N. "Learning Curves for Decision Making in Supervised Machine Learning - A Survey." arXiv preprint arXiv:2201.12150 (2022)". arXiv:2201.12150.
  2. ↑ Perlich, Claudia (2010), Sammut, Claude; Webb, Geoffrey I. (ed.), "Learning Curves in Machine Learning", Encyclopedia of Machine Learning (dalam bahasa Inggris), Boston, MA: Springer US: 577–580, doi:10.1007/978-0-387-30164-8_452, ISBN 978-0-387-30164-8, diakses tanggal 2023-07-06
  3. ↑ Madhavan, P.G. (1997). "A New Recurrent Neural Network Learning Algorithm for Time Series Prediction" (PDF). Journal of Intelligent Systems. hlm. 113 Fig. 3.
  4. ↑ "Machine Learning 102: Practical Advice". Tutorial: Machine Learning for Astronomy with Scikit-learn.
  5. ↑ Meek, Christopher; Thiesson, Bo; Heckerman, David (Summer 2002). "The Learning-Curve Sampling Method Applied to Model-Based Clustering". Journal of Machine Learning Research. 2 (3): 397. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-07-15.
  6. 1 2 Goodfellow, Ian; Bengio, Yoshua; Courville, Aaron (2016-11-18). Deep Learning (dalam bahasa Inggris). MIT Press. hlm. 108. ISBN 978-0-262-03561-3.
  7. ↑ scikit-learn developers. "Validation curves: plotting scores to evaluate models — scikit-learn 0.20.2 documentation". Diakses tanggal February 15, 2019.
  8. ↑ Sammut, Claude; Webb, Geoffrey I. (Eds.) (28 March 2011). Encyclopedia of Machine Learning (Edisi 1st). Springer. hlm. 578. ISBN 978-0-387-30768-8.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Definisi formal
  2. Kurva latih untuk jumlah data
  3. Kurva latih untuk jumlah iterasi
  4. Memilih banyaknya data uji
  5. Lihat juga
  6. Referensi
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026