Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiKumbang tahi kerbau
Artikel Wikipedia

Kumbang tahi kerbau

Kumbang tahi kerbau adalah jenis kumbang yang hidup pada tahi atau kotoran kerbau. Tersebar di daerah tropis dan subtropik. Kumbang tahi kerbau termasuk genus kumbang dalam famili Scarabaeidae. Pada tahap larva, mereka memakan kotoran. Tubuh berwarna coklat sebesar kuku kelingking dan punggungnya cembung. Kaki berbetuk khas sebagai penggali. Serangga-serangga ini banyak di jumpai pada musim hujan. Kumbang dewasa sering tertarik sinar lampu, bertelur pada tumpukan tahi kerbau. Larva berwarna putih. Kepompongnya terbungkus di dalam kokon bulat berwarna hitam, yang terbentuk dari kotoran kerbau. Umumnya tiga ekor larva berkumpul menjadi satu di dalam kokon.

genus serangga
Diperbarui 14 Mei 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kumbang tahi kerbau
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Desember 2022)
Kumbang tahi kerbau
Aphodius contaminatus
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Animalia
Filum:
Arthropoda
Kelas:
Insecta
Ordo:
Coleoptera
Subordo:
Polyphaga
Infraordo:
Scarabeiformia
Superfamili:
Scarabaeoidea
Famili:
Scarabaeidae
Genus:
Aphodius

Illiger, 1798
Artikel takson sembarang

Kumbang tahi kerbau (genus Aphodius) adalah jenis kumbang yang hidup pada tahi atau kotoran kerbau.[1] Tersebar di daerah tropis dan subtropik.[1] Kumbang tahi kerbau termasuk genus kumbang dalam famili Scarabaeidae.[2] Pada tahap larva, mereka memakan kotoran.[3] Tubuh berwarna coklat sebesar kuku kelingking dan punggungnya cembung.[1] Kaki berbetuk khas sebagai penggali.[1] Serangga-serangga ini banyak di jumpai pada musim hujan.[1] Kumbang dewasa sering tertarik sinar lampu, bertelur pada tumpukan tahi kerbau.[1] Larva berwarna putih.[1] Kepompongnya terbungkus di dalam kokon bulat berwarna hitam, yang terbentuk dari kotoran kerbau.[1] Umumnya tiga ekor larva berkumpul menjadi satu di dalam kokon.[1]

Kumbang tahi dikenal suka menggelindingkan bola-bola terbuat dari kotoran yang berbobot 50 kali lebih berat ketimbang tubuhnya sendiri.[4] Kumbang ini juga gunakan kotoran untuk pendingin tubuh ketika berada di atas bola kotoran miliknya dan sering kali mengusap wajahya. Para peneliti mencurigai ini merupakan perilaku khas bertujuan menyebarkan carian ke kaki serta kepala agar menjadi lebih dingin.[4]

Spesies

Ke-44 spesies berikut telah diakui berada dalam genus Aphodius:

  • Aphodius beloni Mulsant & Godart, 1879
  • Aphodius calichromus Balthasar, 1932
  • Aphodius cardinalis Reitter, 1892
  • Aphodius clypeatus Fischer von Waldheim, 1821
  • Aphodius coniugatus (Panzer, 1795)
  • Aphodius corallifer Koshantschikov, 1913
  • Aphodius crux Wiedemann, 1823
  • Aphodius elegans Allibert, 1847
  • Aphodius fasciger Harold, 1881
  • Aphodius fimetarius (Linnaeus, 1758)
  • Aphodius foetidus (Herbst, 1783)
  • Aphodius guangdongensis Maté, 2008
  • Aphodius irregularis Westwood, 1839
  • Aphodius marginatus Fischer von Waldheim, 1842
  • Aphodius micros Walker, 1871
  • Aphodius minatorius Péringuey, 1908
  • Aphodius pedellus (Degeer, 1774)
  • Aphodius pedrosi Wollaston, 1854
  • Aphodius plasoni Käufel, 1914
  • Aphodius reginae Král, 1997
  • Aphodius spadix Schmidt, 1916
  • Aphodius swaneticus Reitter, 1892
  • Aphodius thoracicus Fischer von Waldheim, 1842
  • † Aphodius aboriginalis Wickham, 1912
  • † Aphodius anteactus Krell, 2000
  • † Aphodius bosniaskii Handlirsch, 1907
  • † Aphodius brevipennis Heer, 1862
  • † Aphodius charauxi Piton, 1940
  • † Aphodius cretaceous Nikolajev, 2008
  • † Aphodius florissantensis Wickham, 1911
  • † Aphodius granarioides Wickham, 1913
  • † Aphodius helvolus Statz, 1952
  • † Aphodius inundatus Wickham, 1914
  • † Aphodius krantzi Heyden & Heyden, 1866
  • † Aphodius laminicola Wickham, 1910
  • † Aphodius mediaevus Wickham, 1914
  • † Aphodius meyeri Heer, 1847
  • † Aphodius praeemptor Wickham, 1913
  • † Aphodius precursor Horn, 1876
  • † Aphodius schlickumi Statz, 1952
  • † Aphodius senex Wickham, 1914
  • † Aphodius shoshonis Wickham, 1912
  • † Aphodius theobaldi Krell, 2000
  • † Aphodius vectis Krell, 2019

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 (Indonesia) Hassan Shadily Ensiklopedi Indonesia Jilid ke-4. 1984. Jakarta: Ictiar Baru- Van Hoeve dan Elsevier Publishing Projects.
  2. ↑ http://data.gbif.org/species/browse/taxon/13143053
  3. ↑ Valiela, Ivan (1974). "Composition, food webs, and population limitation in dung arthropod communities during invasion and succession"journal=American Midland Naturalist". 92: 370–385, from page 380. doi:10.2307/2424302.
  4. 1 2 (Inggris) Widiartanto, Yoga Hastyadi (2012-10-25). "Kumbang Tahi Gunakan Kotoran untuk Pendingin Tubuh". Okezone.com. Kumbang Tahi Gunakan Kotoran untuk Pendingin Tubuh. Diakses tanggal 27 Juni 2014.
Pengidentifikasi takson
Aphodius
  • Wikidata: Q1945801
  • Wikispecies: Aphodius
  • ADW: Aphodius
  • AFD: Aphodius
  • BioLib: 7951
  • BOLD: 87501
  • BugGuide: 14260
  • CoL: YFV
  • EoL: 16901
  • EPPO: 1APHOG
  • Fauna Europaea: 98947
  • Fauna Europaea (new): 3f884fe7-51ab-47f1-962f-28cb557ecbb2
  • GBIF: 1067398
  • iNaturalist: 301668
  • Insecta.pro: 829718
  • ITIS: 114494
  • MNHN: aphodius
  • NBN: NHMSYS0001716896
  • NCBI: 166307
  • NZOR: c622d0f3-071a-4fe8-afb4-01793ee699b0
  • Open Tree of Life: 378237
  • WoRMS: 150738
  • ZooBank: D4955756-B62C-43C4-A375-130A8F575577

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Spesies
  2. Referensi

Artikel Terkait

Serangga

kelas hewan dalam filum Artropoda

Heterolepis (genus serangga)

genus serangga

Serangga ranting

ordo serangga tongkat yang menyerupai batang dan daun

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026