Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiKonduktivitas ionik
Artikel Wikipedia

Konduktivitas ionik

Konduktivitas ionik atau keterhantaran ionik adalah perpindahan ion melalui cacat (defect) pada struktur kristal suatu padatan. Senyawa ionik biasanya tidak menghantarkan listrik dalam bentuk padatan karena ion-ionnya berada pada posisi tetap dalam struktur kristal sehingga muatan listrik tidak dapat berpindah. Namun dalam kondisi tertentu (biasanya suhu tinggi), konduktivitas ionik terjadi sehingga senyawa tersebut menjadi konduktor listrik. Fenomena ini telah ditemukan sejak 1839, saat Michael Faraday menemukannya pada timbal(II) fluorida (PbF2) dan perak sulfida (Ag2S)

Wikipedia article
Diperbarui 27 November 2022

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Konduktivitas ionik atau keterhantaran ionik adalah perpindahan ion melalui cacat (defect) pada struktur kristal suatu padatan. Senyawa ionik biasanya tidak menghantarkan listrik dalam bentuk padatan karena ion-ionnya berada pada posisi tetap dalam struktur kristal sehingga muatan listrik tidak dapat berpindah.[1] Namun dalam kondisi tertentu (biasanya suhu tinggi), konduktivitas ionik terjadi sehingga senyawa tersebut menjadi konduktor listrik.[2][3] Fenomena ini telah ditemukan sejak 1839, saat Michael Faraday menemukannya pada timbal(II) fluorida (PbF2) dan perak sulfida (Ag2S)

Referensi

  1. ↑ "Electrical Conductivity of Ionic Compound". 2011-05-22. Diarsipkan dari asli tanggal 21 May 2014. Diakses tanggal 2 December 2012.
  2. ↑ "Salinan arsip" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2007-06-10. Diakses tanggal 2018-12-31.
  3. ↑ Richard Turton. (2000).The Physics of Solids. New York:: Oxford University Press. ISBN 0-19-850352-0.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi

Artikel Terkait

Senyawa ionik

senyawa kimia yang melibatkan ikatan ionik

Baterai padat

memiliki masalah utama yaitu konduktivitas ioniknya yang masih rendah. Elektrolit baterai perlu memiliki konduktivitas ionik yang tinggi untuk mengalirkan

Nonlogam

unsur kimia yang sebagian besar tidak memiliki karakteristik logam

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026