Koil adalah grup musik Industrial metal Indonesia yang berasal dari Bandung, berdiri pada tahun 1993 dengan formasi Aryo Verdiantoro/Otong (Vokal), Donijantoro (Gitar), Leon Ray Legoh (Drum) dan Adam Joswara (Bass). Bisa dibilang, Koil adalah band Indonesia pertama yang mengusung aliran Industrial metal dan tetap konsisten dengan genre ini sampai sekarang.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Koil | |
|---|---|
Otong, salah satu aksi Otong dengan atraksi banting gitar, membakar gitar Flying-V | |
| Informasi latar belakang | |
| Asal | Bandung, Indonesia |
| Genre | Industrial metal, Goth Metal, Doom Metal |
| Tahun aktif | 1993 – sekarang |
| Label | Nagaswara (2010) Alfa Records (2003-2004) Apocalypse Records (2001-2003) Project Q (1996-1998) Koil Records (2022- Sekarang) |
| Artis terkait | Kubik |
| Anggota | Julius Aryo Verdiyantoro Donnijantoro Leon Ray Legoh Fransiskus Xaverius Adam Joswara |
Koil adalah grup musik Industrial metal Indonesia yang berasal dari Bandung, berdiri pada tahun 1993 dengan formasi Aryo Verdiantoro/Otong[1] (Vokal), Donijantoro (Gitar), Leon Ray Legoh (Drum) dan Adam Joswara (Bass). Bisa dibilang, Koil adalah band Indonesia pertama yang mengusung aliran Industrial metal dan tetap konsisten dengan genre ini sampai sekarang.
Koil merilis materi rekaman pertama mereka, sebuah demo mini album yang berjudul From Nowhere pada tahun 1994. Koil mulai merekam album pertama mereka dan dirilis pada bulan September 1996. Sebagian besar lagu dalam album ini diambil dari demo mini album sebelumnya "From Nowhere".
Pada tahun 1997, kemitraan Koil dengan Project Q berakhir. Memutuskan untuk pergi dengan cara mereka sendiri, Koil merilis single Kesepian Ini Abadi melalui label Apocalypse, rekaman mereka sendiri. Label ini didirikan oleh Otong dan Adam.
Selama era ini, band yang membuat perubahan di atas panggung mereka melakukan konsep pada fashion. Penggunaan pakaian kulit yang dibuat sendiri, dominasi warna hitam, aksesoris metal, sepatu bot tinggi dan yang lain identik dengan industri gothic terlihat menjadi bagian dari tampilan baru band ini. Setelah merilis singel, band ini bekerja di studio untuk album berikutnya. Band ini juga terlibat dalam proyek sisi dengan beberapa band teman kampung seperti Puppen, Burgerkill dan Jasad.
Koil juga memberikan kontribusi lagu-lagu mereka untuk beberapa album kompilasi seperti Indonesia Best Alternative, Ticket to Ride dan Viking - kompilasi Persib.
Pada Februari 2001, setelah kerja keras yang panjang, band ini merilis album kedua mereka berjudul Megaloblast. Band ini juga menghasilkan video untuk lagu Mendekati Surga untuk mempromosikan album. Pada Oktober 2003 sebuah label Alfa Records ditawarkan kemitraan untuk kembali merilis album nasional.
Album ini dirilis ulang di seluruh Indonesia pada Desember 2003. Untuk mempromosikan album, band ini menghasilkan dua lebih banyak video, Kita dapat Diselamatkan dan Dosa Ini Tak Akan Berhenti.
Pada tahun 2005, band ini merilis dua single berjudul Hiburan Ringan Part I dan Hiburan Ringan Part II. Dua lagu termasuk dalam album soundtrack untuk film horor 12:00 AM. Sebuah video dibuat untuk lagu Hiburan Ringan Part II'. Untuk mempromosikan singel baru mereka, band ini tampil di beberapa festival musik dan muncul di TV.
Tahun 2007 Koil merilis album Blacklight Shines On, album ini juga dirilis melalui internet, yang berarti para fans bebas untuk download. Video klip dibuat untuk lagu Semoga Kau Sembuh Part II. Disutradarai oleh sutradara film Indonesia ternama, Rizal Mantovani, video klip ini menampilkan Koil tampil di panggung dikelilingi oleh para penggemar. Lagu tersebut kemudian menjadi soundtrack dari film horor berjudul Kuntilanak. Seiring dengan popularitas video, band ini melakukan tur dan tampil di beberapa kota di Jawa dan Bali selama tahun 2007 - 2009.
Album Blacklight Shines On dirilis ulang sebagai Blacklight oleh label Nagaswara pada Maret 2010, dengan dua lagu baru dan satu lagu remix.[2]
Pada tahun 2022, mereka merilis EP yang berisi versi rekaman ulang dari Lagu Hujan.[3]
Pada Majalah Rolling Stone Indonesia edisi #56 terbitan Desember 2009 yang memuat mengenai 150 Lagu Terbaik Indonesia, lagu Koil berjudul Mendekati Surga dari album Megaloblast masuk sebagai salah satu lagu terbaik.
| Tahun | Nomine / karya | Penghargaan | Hasil | Ref |
|---|---|---|---|---|
| 2016 | Koil | Best Live Band - Hammersonic Awards | Nominasi | [4] |
| 2023 | "Pecandu Narkotbah" | Duo/Grup/Kolaborasi Rock Terbaik - Anugerah Musik Indonesia | Nominasi | [5] |