Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiKodok sulawesi
Artikel Wikipedia

Kodok sulawesi

Kodok Sulawesi adalah spesies katak dari famili Bufonidae. Ini adalah endemik Sulawesi Indonesia.

Wikipedia article
Diperbarui 26 Maret 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kodok sulawesi

Kodok Sulawesi
Status konservasi

Risiko Rendah  (IUCN 3.1)
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Amphibia
Ordo: Anura
Famili: Bufonidae
Genus: Ingerophrynus
Spesies:
I. celebensis
Nama binomial
Ingerophrynus celebensis
Günther, 1859
Sinonim

Bufo celebensis

Kodok Sulawesi (Ingerophrynus celebensis) adalah spesies katak dari famili Bufonidae. Ini adalah endemik Sulawesi Indonesia .

Habitat

Spesies ini endemik Sulawesi di Indonesia. Katak ini dapat dijumpai sampai dengan ketinggian 1000 m di Sulawesi, Pulau Muna, Buton dan Banggai

Habitat alami di daerah lembap hutan dataran rendah, sungai, danau air tawar, rawa, tanah yang subur, padang rumput, perkebunan, kebun pedesaan, perkotaan, tambak, kolam, lahan irigasi, lahan pertanian banjir musiman, dan selokan.

Deskripsi

Kodok Sulawesi betina mempunyai panjang tubuh 67–80 mm dan berat 30-42 gram. Pejantan dewasa berukuran lebih kecil dari betina yaitu 48-59 milimeter dengan berat tubuh 10-19 gram.

Kodok Sulawesi secara umum menjadi pemakan semut. Di pulau Sulawesi, kodok Sulawesi berpesta melahap semut yellow crazy yang menyerbu pulau tersebut serta lokasi tropis lainnya. Semut ini telah mendesak keluar semut asli dan mengganggu ekosistem di banyak tempat. Semut penyerbu ini mengerubungi dengan agresif pada setiap musuh dengan zat kimia beracun asam format selama pertempuran. Namun, katak Sulawesi tetap memakan semut tersebut.[1]

Sebagai predator semut kuning, kodok ini dapat membantu menjaga semut asli di perkebunan kakao Sulawesi . Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa keragaman semut asli akan membantu menjaga keseimbangan hama dan penyakit pohon kakao.[2]

Catatan Kaki

  1. ↑ "Kodok Ingerophrynus celebensis Memangsa Semut Predator Yellow crazy". 6 Juni 2013.
  2. ↑ "Pest-Eating Indonesian Toads Save Cocoa Supply". 6 Juni 2013.

Referensi

  • Iskandar, D. & Mumpuni 2004. Bufo celebensis. 2006 IUCN Red List of Threatened Species. Downloaded on 21 July 2007.
  • Frost, Darrel; Grant, Taran; Faivovich, JuliÁN; Bain, Raoul H.; Haas, Alexander; Haddad, CÉLIO F.B.; De SÁ, Rafael O.; Channing, Alan; Wilkinson, Mark; et al. (2006). "The Amphibian Tree of Life". Bulletin of the American Museum of Natural History. 297: 365. doi:10.1206/0003-0090(2006)297[0001:TATOL]2.0.CO;2.
Pengidentifikasi takson
Ingerophrynus celebensis
  • Wikidata: Q1689240
  • Wikispecies: Ingerophrynus celebensis
  • ADW: Ingerophrynus_celebensis
  • AmphibiaWeb: 138
  • ASW: Ingerophrynus-celebensis
  • CoL: 3PQ5R
  • EoL: 1024245
  • GBIF: 2422166
  • iNaturalist: 65864
  • ITIS: 773596
  • IUCN: 54606
  • NCBI: 164279
  • Observation.org: 203329
  • Open Tree of Life: 63504
  • Xeno-canto: Ingerophrynus-celebensis

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Habitat
  2. Deskripsi
  3. Catatan Kaki
  4. Referensi

Artikel Terkait

Kodok sawah

Kodok sawah ialah amfibi yang banyak hidup di sawah-sawah, rawa, parit dan selokan, sampai ke rawa-rawa bakau. Nama ilmiahnya Fejervarya cancrivora, dan

Belentung

Belentung adalah nama sejenis kodok kecil yang bersuara nyaring. Karena bunyi dengkungnya itu, banyak orang yang menyangka hewan ini bertubuh besar (lihat

Bangkong kolong

spesies kodok

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026