Codex Climaci Rescriptus, dikenal sebagai Uncial 0250 dalam penomoran naskah Alkitab menurut Gregory-Aland, adalah suatu naskah Alkitab bertulisan gaya uncial yang memuat Perjanjian Baru dalam bahasa Yunani dan juga Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru dalam bahasa Aram Palestina Kristen. Berdasarkan Paleografi bagian bahasa Yunani diperkirakan berasal dari abad ke-7 atau ke-8, sedangkan bagian "bahasa Aram Palestina Kristen" dari abad ke-6. Dahulu, digolongkan sebagai naskah leksionari, di mana Gregory memberi nomor "Lectionary 1561" atau "ℓ 1561".
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Uncial 0250 | |
|---|---|
Satu lembaran dari Codex Climaci Rescriptus pada Green Collection (difoto tahun 2011). | |
| Nama | Codex Climaci Rescriptus |
| Teks | Injil, Perjanjian Baru dan Perjanjian Lama |
| Waktu | abad ke-6 sampai ke-8 |
| Aksara | bahasa Aram Palestina Kristen, bahasa Yunani, bahasa Suryani |
| Ditemukan | Sinai |
| Kini di | Westminster College |
| Kutipan | A. S. Lewis, "Codex Climaci rescriptus", Horae semiticae 8 (1909), pp. 27-31. |
| Ukuran | 23 cm x 18,5-15,5 cm |
| Jenis | campuran |
| Kategori | III |
| Catatan | sembilan bacaan unik dalam teks Yunani |
Codex Climaci Rescriptus, dikenal sebagai Uncial 0250 dalam penomoran naskah Alkitab menurut Gregory-Aland, adalah suatu naskah Alkitab bertulisan gaya uncial yang memuat Perjanjian Baru dalam bahasa Yunani dan juga Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru dalam bahasa Aram Palestina Kristen ("Christian Palestinian Aramaic"). Berdasarkan Paleografi bagian bahasa Yunani diperkirakan berasal dari abad ke-7 atau ke-8, sedangkan bagian "bahasa Aram Palestina Kristen" dari abad ke-6. Dahulu, digolongkan sebagai naskah leksionari, di mana Gregory memberi nomor "Lectionary 1561" atau "ℓ 1561".[1]
Kodeks ini terdiri dari 137 lembar yang berisi bekas 8 naskah terpisah, 6 di antaranya dalam "bahasa Aram Palestina Kristen" yang diduga dari abad ke-6, sedangkan 2 naskah dalam bahasa Yunani dari abad ke-7 atau ke-8 M.
Bagian "bahasa Aram Palestina Kristen" memuat bagian penting dari ke-4 Injil, Kisah Para Rasul dan surat-surat penggembalaan, dan sisanya adalah Perjanjian Lama pada 104 lembar (23 x 18,5 cm), umumnya ditulis dalam 2 lajur tiap halaman, 18 baris tiap halaman, dengan gaya tulisan Estrangelo. Naskah ini, disalin dari naskah asli yang mungkin bertarikh abad ke 4, merupakan kumpulan (corpus) terbesar di dunia untuk tulisan dalam bahasa Aram Palestina Kristen, dialek yang sangat dengan dengan bahasa yang dipergunakan dalam rumah tangga Yesus.[2]
Bagian bahasa Yunani memuat 4 Injil, dengan sejumlah "kekosongan" (lacunae), pada 33 lembar perkamen (23 x 15,5 cm). Ditulis dalam 2 lajur per halaman, 31 baris per halaman, dalam huruf-huruf uncial.[3][4] Pada bulan September 2014, dilaporkan bahwa Codex Climaci Rescriptus memuat teks awal Aratus dan Eratosthenes pada tulisan bagian bawah dalam bahasa Yunani.[5] Baik teks bahasa Yunani dan bahasa Aram Palestina Kristen ditemukan menggunakan Multi-Spectrum Imaging (MSI).
Berupa suatu palimpsest, teks di bagian atas berisi dua makalah tulisan Johannes Climacus (menjadi alasan penamaan codex ini) dalam bahasa Suryani, yaitu Scala paradisi dan bagian-bagian dari Liber ad pastorem.[6]
Dalam bahasa Aram Palestina Kristen:
Potongan sebuah homili Potongan kisah mengenai Petrus dan Paulus mencoba mengabarkan Injil kepada pemimpin Romawi, Berghamus, di hadapan 2000 tentaranya sendiri, di suatu kota yang tidak disebut namanya di Israel (Palestina).
Teks bahasa Yunani dalam kodeks ini terpengaruh oleh elemen dari jenis teks Bizantin. Kurt Aland mengklasifikasikannya dalam Kategori III Naskah Perjanjian Baru.[3]
Kodeks ini berasal dari Biara Santa Katarina, Gunung Sinai, Mesir, diperkirakan dibuat pada abad ke-5 sampai ke—9 M, bergantung pada lembaran individual dan lapisan teks. Para biarawan di Biara Santa Katarina memproduksi naskah palimpsest ini pada akhir abad ke-9. Mereka menerima lembaran-lembaran dari sedikitnya sepuluh naskah bahasa Yunani dan Aram yang berbeda dan menghapus teksnya, kemudian menulis terjemahan bahasa Suryani karya-karya John Climacus pada vellum yang didaur ulang tersebut. Teks bahasa Yunani asli merupakan campuran teks-teks klasik dan alkitabiah. Semua teks bahasa Aram adalah alkitabiah. Teks Alkitab dalam kedua bahasa merupakan campuran teks berkesinambungan bersama dengan cuplikan-cuplikan leksionari atau penggunaan dalam homili. Sampai sekarang, belum semua teks klasik dapat diidentifikasi.[11]
Satu lembar codex dibeli oleh A. S. Lewis di Kairo pada tahun 1895, 89 lembar diterima dari ilmuwan di Berlin pada tahun 1905, dan 48 selebihnya dibeli di Port Tewfik pada tahun 1906.[12] Agnes Smith Lewis dan saudari kembarnya Margaret Dunlop Gibson mencatat telah mengumpulkan 137 dari 146 lembaran naskah ini di Mesir antara tahun 1895 dan 1906 lalu membawanya ke Universitas Cambridge untuk dipelajari.[11]
Setelah kematian Margaret Dunlop Gibson pada tahun 1920 dan Agnes Smith Lewis pada tahun 1926, naskah ini dihibahkan kepada Westminster College, Cambridge.[13] Didaftarkan untuk dijual pada kantor lelang Sotheby's dan Sotheby’s menawarkan naskah ini melalui lelang pada tanggal 7 Juli 2009, tetapi gagal mendapatkan pembeli,[14] sehingga sampai tahun 2010, kodeks ini disimpan di Westminster College di Cambridge, Inggris.[3] Pada tahun 2010, kodeks ini dibeli oleh Steve Green, presiden Hobby Lobby, melalui penjualan privat langsung dari Sotheby's setelah gagal dilelang dan menjadi bagian "Green Collection".[15] Kemudian naskah ini dipertontonkan di seluruh dunia dalam program Passages Diarsipkan 2012-09-20 di Wayback Machine..[16][17] Dari Green Collection Disumbangkan kepada Museum of the Bible pada tahun 2012.[18]
Gregory menggolongkannya sebagai suatu leksionari (ℓ 1561).[19] Naskah ini tidak dicantumkan oleh Hermann von Soden dalam bukunya Die Schriften des NT.
Menurut Moir naskah ini memuat suatu catatan substansial dari suatu naskah kitab Injil uncial bahasa Yunani yang pernah berada di Kaisarea, yang mungkin adalah saudara dari Codex Sinaiticus, Codex Vaticanus dan Codex Alexandrinus, tetapi sekarang sudah hilang.[12]
Sekarang dipertunjukkan di Museum of the Bible di Washington, D.C., Amerika Serikat.[18]