Keuskupan Pyongyang adalah sebuah keuskupan Gereja Latin dari Gereja Katolik Roma di Korea Utara. Satu-satunya uskup resminya, Fransiskus Hong Yong-ho, ditahan oleh pemerintah Korea Utara pimpinan Kim Il-sung pada 1949 dan kemudian hilang. Uskup Agung Seoul bertindak sebagai Administrator Apostolik di Pyongyang.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Keuskupan Pyongyang Dioecesis Pyeongyangensiscode: la is deprecated 평양 교구 | |
|---|---|
| Katolik | |
| Lokasi | |
| Negara | Korea Utara |
| Seoul | |
| Statistik | |
| Populasi - Total | Tidak diketahui |
| Informasi | |
| Denominasi | Katolik Roma |
Gereja sui iuris | Gereja Latin |
| Ritus | Ritus Roma |
| Pendirian | 17 Maret 1927 (prefektur apostolik) 11 Juli 1939 (vikariat apostolik) 10 Maret 1962 (keuskupan) |
| Katedral | Katedral Changchung |
| Kepemimpinan kini | |
| Paus | Leo XIV |
| Uskup | sede vacante |
Administrator apostolik | Peter Chung Soon-taick, Uskup Agung Seoul |
| Peta | |
Keuskupan Pyongyang adalah sebuah keuskupan Gereja Latin dari Gereja Katolik Roma di Korea Utara. Satu-satunya uskup resminya, Fransiskus Hong Yong-ho, ditahan oleh pemerintah Korea Utara pimpinan Kim Il-sung pada 1949 dan kemudian hilang. Uskup Agung Seoul bertindak sebagai Administrator Apostolik di Pyongyang.