Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Keruntuhan Maya Klasik

Keruntuhan Maya Klasik merujuk pada kemunduran peradaban Maya Klasik dan ditinggalkannya kota-kota Maya Klasik di dataran rendah Maya selatan antara abad ke-8 hingga abad ke-9. Peristiwa ini tidak sama dengan keruntuhan Maya Praklasik pada abad ke-2. Periode Klasik dalam kronologi Mesoamerika secara umum merujuk pada periode antara tahun 300 hingga 900, dengan seratus tahun terakhir (800-900) disebut Klasik Terminal. Keruntuhan Maya Klasik merupakan salah satu misteri terbesar dalam bidang arkeologi. Pusat perkotaan Maya Klasik di dataran rendah selatan seperti Palenque, Copán, Tikal, dan Calakmul mengalami kemunduran selama abad ke-8 dan ke-9 dan ditinggalkan setelahnya. Secara arkeologis, kemunduran ini diketahui melalui berhentinya pembuatan inskripsi monumen dan berkurangnya pembangunan berskala besar di pusat-pusat perkotaan periode klasik.

Wikipedia article
Diperbarui 11 Maret 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Keruntuhan Maya Klasik

Keruntuhan Maya Klasik merujuk pada kemunduran peradaban Maya Klasik dan ditinggalkannya kota-kota Maya Klasik di dataran rendah Maya selatan antara abad ke-8 hingga abad ke-9. Peristiwa ini tidak sama dengan keruntuhan Maya Praklasik pada abad ke-2. Periode Klasik dalam kronologi Mesoamerika secara umum merujuk pada periode antara tahun 300 hingga 900, dengan seratus tahun terakhir (800-900) disebut Klasik Terminal. Keruntuhan Maya Klasik merupakan salah satu misteri terbesar dalam bidang arkeologi. Pusat perkotaan Maya Klasik di dataran rendah selatan seperti Palenque, Copán, Tikal, dan Calakmul mengalami kemunduran selama abad ke-8 dan ke-9 dan ditinggalkan setelahnya. Secara arkeologis, kemunduran ini diketahui melalui berhentinya pembuatan inskripsi monumen dan berkurangnya pembangunan berskala besar di pusat-pusat perkotaan periode klasik.

Bagikan artikel ini

Share:
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026