Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Kereta api batu bara rangkaian panjang

Kereta api batu bara rangkaian panjang (Babaranjang) atau Baratarahan adalah kereta api jenis barang yang mengangkut batu bara milik PT Bukit Asam Tbk, sebagai wujud kerja sama antara Bukit Asam dengan PT Kereta Api Indonesia.

layanan kereta api di Indonesia
Diperbarui 24 Agustus 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kereta api batu bara rangkaian panjang
Kereta api Batu Bara Rangkaian Panjang (KA Babaranjang)
KA Babaranjang dihela CC205
Ikhtisar
Nama lainKereta api Baratarahan[1]
JenisKereta api Barang
SistemCost Insurance Freight (CIF)
StatusBeroperasi
LokalDivisi Regional III Palembang
Divisi Regional IV Tanjungkarang
TerminusTarahan
Tanjungenim Baru
Stasiun57
Layanan1
Operasi
DibukaOktober 1, 1986; 39 tahun lalu (1986-10-01)[2]
PemilikPT Kereta Api Indonesia (Persero)
PT Bukit Asam Tbk
OperatorKAI Logistik
DepoLokomotif:
Tanjungkarang (TNK)
Tarahan (THN)
Gerbong:
Muaragula (MRL)
Rejosari (RJS).
RangkaianCC202, CC205
Data teknis
Panjang lintas406 km (252 mi)
Lebar sepur1.067 mm (3 ft 6 in)
Kecepatan operasi45 km/h (13 m/s) (Tarahan - Tanjungkarang)
55 km/h (15 m/s) (Prabumulih Baru X6 - Tanjung Enim)
60 km/h (17 m/s) (Tulung Buyut - Prabumulih Baru X6)
70 km/h (19 m/s) (Tanjungkarang - Tulung Buyut)
Jumlah rute3000 - 3049 (TMB - PBR X6 - THN), KA isian
3050F - 3099 (THN - PBR X6 - TMB), KA kosongan

Kereta api batu bara rangkaian panjang (Babaranjang) atau Baratarahan[1] adalah kereta api jenis barang yang mengangkut batu bara milik PT Bukit Asam Tbk, sebagai wujud kerja sama antara Bukit Asam dengan PT Kereta Api Indonesia.

Sejarah

Sejarah kereta api Babaranjang yang sebenarnya dimulai pada masa Hindia Belanda tahun 1920-an berupa rangkaian kereta api pengangkut gula pasir sepanjang 670 meter (98 gerbong) yang ditarik lokomotif uap NIS 81 (4-6-0) dan dioperasikan oleh NIS di daerah Vorstenlanden (Yogyakarta–Solo).[3]

Kereta api ini diluncurkan sebagai realisasi proyek Kelompok Proyek Pengembangan Pengangkutan Batu Bara Kereta Api (KP3BAKA), dan pada akhirnya, kereta api disepakati sebagai angkutan utama batu bara relasi Tanjung Enim Baru—Tarahan yang sekarang dikenal dengan sebutan Babaranjang.[4]

Angkutan kereta api dari Tanjung Enim dan Baturaja menuju Pelabuhan Tarahan menggunakan sistem cost insurance freight (CIF). Artinya, batu bara yang diangkut merupakan tanggung jawab PT Kereta Api Indonesia.

Karena kondisi jalan lintas Sumatra dan angkutan sungai di Sumatera Selatan tidak layak yang terutama pada Sungai Musi, transportasi dapat terhambat karena sedimentasi sungai tersebut, sehingga kereta api menjadi pilihan utama untuk mengangkut batu bara produksi dari PT Bukit Asam.[5]

Fungsi

Adapun KA Babaranjang ini berguna untuk memasok batu bara untuk PLTU Suralaya di Banten yang merupakan salah satu pemasok listrik utama di Pulau Jawa. Sebab, batu bara sebagai bahan bakar PLTU tersebut, selama ini memang sepenuhnya dipasok Bukit Asam. Dari Tanjung Enim, batu bara diangkut Babaranjang ke Tarahan, seterusnya dibawa dengan kapal ke Suralaya.

Diperkirakan, KA Babaranjang ini menjadi tambang uang PT Kereta Api Indonesia (KAI), karena kabarnya, laba yang diraup oleh PT.KAI dari angkutan batu bara di Sumatra ini setiap tahunnya dapat menutup biaya operasional KA-KA penumpang di Pulau Jawa.[5]

Stamformasi dan perjalanan KA

Frekuensi rata-rata Kereta Babaranjang adalah 50 kali dengan relasi Tanjungenim Baru-Tarahan pergi-pulang (pp) per hari berdasarkan Gapeka 2023. Namun dengan alasan adanya perbedaan alur penomoran KA dari arah Tanjung Karang dan Kertapati yang menyebabkan terjadinya persilangan KA sesama nomor ganjil/genap dengan arah berbeda, sehingga sangat berpotensi menyebabkan kebingungan PPKA stasiun pada jalur Simpang X5 - Stasiun Tanjungenim Baru yang melayani perjalanan KA dari arah Tanjung Karang dan Kertapati. Sehingga sejak Gapeka 2015 ditetapkan penomoran parsial perjalanan KA babaranjang dengan perubahan ganjil ke genap atau sebaliknya terjadi di pos simpang X6 sebagai berikut, dan mulai Gapeka 2021, alur penomoran KA ini berubah:[6]

  • 3000 - 3049 (Tanjung Enim Baru - Stasiun Prabumulih Baru X6 - Tarahan)
Nomor ganjil untuk arah KA dari Prabumulih Baru X6 menuju Tarahan.
Nomor genap untuk arah KA dari Tanjung Enim Baru menuju Prabumulih Baru X6.
  • 3050 - 3099 (Tarahan - Prabumulih Baru X6 - Tanjung Enim Baru)
Nomor ganjil untuk arah KA dari Prabumulih Baru X6 menuju Tanjung Enim Baru.
Nomor genap untuk arah KA yang dari Tarahan menuju Prabumulih Baru X6.

Setiap satu rangkaian Kereta Babaranjang ini biasanya memerlukan dua atau tiga lokomotif untuk menggerakkan rangkaian sebab panjang dan beratnya. Sejak akhir 2021, seiring dengan beroperasinya seluruh Lokomotif CC205 angkatan 2021, KA ini lebih sering ditarik lokomotif CC205 dan hanya sedikit perjalanan saja yang ditarik Lokomotif CC202. Berdasarkan jumlah gerbong yang ditarik dalam satu rangkaian, babaranjang dapat dibedakan menjadi dua jenis [7] yaitu:

Jenis KALokomotif penarikEstimasi jumlah gerbong per rangkaian
BBR Suralaya
(Historis)
Tiga buah lokomotif BB203Tidak diketahui.
BBR reguler (Historis) Tidak beroperasi lagiDua buah lokomotif CC202
Dua buah lokomotif CC204
Satu buah lokomotif CC205
±40 hingga ±50 gerbong terbuka (GB)
BBR superDua buah lokomotif CC205
Tiga buah lokomotif CC202
60-61 gerbong terbuka (GB)

Akan tetapi sejak pertengahan tahun 2016, semua perjalanan BBR reguler dengan rangkaian 48 gerbong (SF48) resmi dihapuskan, dan saat ini KA Babaranjang beroperasi dengan rangkaian super 60-61 gerbong (SF60/SF61).

Galeri

  • KA Babaranjang, 2014
    KA Babaranjang, 2014
  • KA Babaranjang melintas langsung.
    KA Babaranjang melintas langsung.
  • Kereta api Babaranjang dengan traksi tiga lokomotif CC204
    Kereta api Babaranjang dengan traksi tiga lokomotif CC204
  • CC 205 21 17 dan CC 205 21 19 dengan KA Babaranjang di Stasiun Labuan Ratu
    CC 205 21 17 dan CC 205 21 19 dengan KA Babaranjang di Stasiun Labuan Ratu
  • CC 205 13 15 dan CC 205 13 26 menggandeng CC 205 13 03 menarik KA Babaranjang
    CC 205 13 15 dan CC 205 13 26 menggandeng CC 205 13 03 menarik KA Babaranjang

Referensi

  1. 1 2 "PERSETUJUAN PENAMBAHAN PENGOPERASIAN KERETA API PADA LINTAS PELAYANAN YANG BERBEDA KEPADA PT KERETA API INDONESIA (PERSERO)" (PDF). Regulasi. Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan. 2025-07-09. Diakses tanggal 2025-08-21.
  2. ↑ "Rangkaian KA terpanjang di ASEAN Mulai Operasi". Pikiran Rakyat. Oktober 1986.
  3. ↑ "KERETA API MILIK NIS SEPANJANG 670 METER". jalanbaja.medarrieworks.com. 2020-09-10. Diakses tanggal 2022-07-13.
  4. ↑ Majalah Kereta Api, tahun dan edisi tidak diketahui
  5. 1 2 "Kompasiana: Babarajang Rangkaian Kereta Api Terpanjang di Indonesia". Diarsipkan dari asli tanggal 2015-04-02. Diakses tanggal 2015-03-06.
  6. ↑ PPK No. 8 Divre III Sumsel-Lampung KAI
  7. ↑ Semboyan 35: Babaranjang. hlm. 2
  • l
  • b
  • s
Layanan kereta api barang yang dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia
Angkutan berbasis gerbong datar
  • Angkutan galon air mineral
  • Angkutan semen Indocement
  • Angkutan peti kemas
  • Angkutan semen Semen Indonesia
  • Angkutan semen Solusi Bangun Indonesia
  • Angkutan Semen Baturaja
Angkutan berbasis gerbong terbuka
  • Batu bara
    • Babarandek
    • Babaranjang
    • Batu Bara Kertapati
    • Batu Bara Swasta Sumsel
  • Pulp and paper
  • Kereta api Semen Padang
Angkutan berbasis gerbong tertutup
  • Pupuk
Angkutan berbasis gerbong ketel
  • Ketel Pertamina
Angkutan berbasis gerbong bagasi
  • Angkutan logistik Parcel ONS
Lihat pula: Kereta Api Logistik

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah
  2. Fungsi
  3. Stamformasi dan perjalanan KA
  4. Galeri
  5. Referensi

Artikel Terkait

Kereta Api Indonesia

perusahaan operator kereta asal Indonesia

Daftar kereta api di Indonesia

artikel daftar Wikimedia

Persinyalan dan semboyan kereta api di Indonesia

Daftar-daftar semboyan kereta api Indonesia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026