Kepulauan Senkaku , Kepulauan Diaoyu, Diaoyutai ), di Republik Tiongkok (Taiwan) disebut sebagai Tiaoyutai Islands ,, atau Kepulauan Pinnacle., dan di Okinawa disebut sebagai ʔiyukubajima . adalah sekelompok pulau tak berpenghuni yang dipersengketakan yang saat ini bawah administrasi Jepang, tetapi juga diklaim oleh Republik Tiongkok dan Republik Rakyat Tiongkok sebagai bagian dari Kecamatan Toucheng, Kabupaten Yilan, Taiwan. Kepulauan ini terletak sekitar 120 mil laut sebelah timur laut Taiwan, 200 mil laut di sebelah barat daya Okinawa dan 200 mil laut sebelah timur dari pantai terdekat Tiongkok Daratan.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia


Kepulauan Senkaku (尖閣諸島code: ja is deprecated , Senkaku-shotō, varian: 尖閣群島code: ja is deprecated Senkaku-guntō[1] dan 尖閣列島code: ja is deprecated Senkaku-rettō[2]), Kepulauan Diaoyu, Diaoyutai (Hanzi: 钓鱼岛及其附属岛屿; Pinyin: Diàoyúdǎo jí qí fùshǔ dǎoyǔ; 钓鱼岛code: zh is deprecated , arti harfiah: "kepulauan memancing ikan")),[3] di Republik Tiongkok (Taiwan) disebut sebagai Tiaoyutai Islands[4][5][6][7] (Hanzi: 釣魚臺列嶼; Pinyin: Diàoyútái liè yǔ),[8][9][10][11], atau Kepulauan Pinnacle.[12][13][14][15], dan di Okinawa disebut sebagai ʔiyukubajima (魚蒲葵島code: ja is deprecated ).[16] adalah sekelompok pulau tak berpenghuni yang dipersengketakan yang saat ini bawah administrasi Jepang, tetapi juga diklaim oleh Republik Tiongkok dan Republik Rakyat Tiongkok sebagai bagian dari Kecamatan Toucheng, Kabupaten Yilan, Taiwan. Kepulauan ini terletak sekitar 120 mil laut sebelah timur laut Taiwan, 200 mil laut di sebelah barat daya Okinawa dan 200 mil laut sebelah timur dari pantai terdekat Tiongkok Daratan.
Status kepulauan tersebut telah muncul sebagai isu utama dalam hubungan luar negeri antara Republik Rakyat Tiongkok dan Jepang serta antara Jepang dan Republik Tiongkok. Pemerintah Jepang menganggap pulau tersebut sebagai bagian dari Prefektur Okinawa. Sementara itu meskipun kompleksitas hubungan RRT-Taiwan telah memengaruhi upaya untuk menunjukkan kedaulatan Tiongkok atas kepulauan tersebut, kedua pemerintah sepakat bahwa pulau-pulau tersebut adalah bagian dari Taiwan.
According to a report appearing in the Japanese newspaper Yomiuri Shimbun on January 1, 2003, the Japanese government began leasing three uninhabited islands (Kita-kojima, Minami-kojima and Uotsurishima) out of the five islets that comprise the Tiaoyutai Islands (known as the "Senkaku Islands" in Japan) in October 2002 at the rate of 22 million Japanese yen annually. The ROC's Ministry of Foreign Affairs has instructed the Taipei Economic and Cultural Representative Office in Japan to ascertain the current position of the Japanese government on this issue and to express the ROC's solemn position regarding its claim to sovereignty over the Tiaoyutai Islands.
There are few better examples that underscore Japan's complicated relationship with China than the uninhabited but strategically positioned Senkakus, which are also claimed by China, which calls them Diaoyu, as well as Taiwan, which calls them Tiaoyutai.
The other territorial dispute in the East China Sea is considerably more complicated and more serious. It relates to a group of eight small uninhabited islands known in China as the Tiaoyutai and in Japan as the Senkaku and claimed by Japan and both Chinas; they lie on the edge of the continental shelf about 120 miles northeast of Taiwan.
A separate "Liberty Times" column discussed the recent dispute between Taiwan and Japan over the Tiaoyutai Islands and urged the Ma administration to seek to form an equilateral triangular relationship with the United States, Japan and China, so that no side will feel threatened of will overpower the other.