Katedral Nikosia atau yang bernama resmi Katedral Bunda dari Rahmat adalah sebuah gereja katedral Katolik yang terletak di kota Nikosia, ibu kota negara Siprus. Katedaral ini mengikuti ritus Maronit dan merupakan pusat kedudukan dan takhta bagi Eparki Agung Siprus.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Katedral Nikosia | |
|---|---|
| Katedral Bunda dari Rahmat | |
Katedral Katolik Maronit Nikosia | |
Koordinat: 35°10′25.2750″N 33°21′28.1250″E / 35.173687500°N 33.357812500°E / 35.173687500; 33.357812500Lihat peta diperbesar Koordinat: 35°10′25.2750″N 33°21′28.1250″E / 35.173687500°N 33.357812500°E / 35.173687500; 33.357812500Lihat peta diperkecil | |
| Informasi umum | |
| Lokasi | Nikosia |
| Negara | Siprus |
| Denominasi | Gereja Katolik Roma (sui iuris: Gereja Maronit) |
| Sejarah | |
| Didirikan | 1902 |
| Arsitektur | |
| Status | Katedral |
| Status fungsional | Aktif |
| Administrasi | |
| Keuskupan | Eparki Agung Siprus |
Katedral Nikosia atau yang bernama resmi Katedral Bunda dari Rahmat adalah sebuah gereja katedral Katolik yang terletak di kota Nikosia, ibu kota negara Siprus. Katedaral ini mengikuti ritus Maronit dan merupakan pusat kedudukan dan takhta bagi Eparki Agung Siprus.
Katedral pertama didedikasikan untuk Santo Yohanes, tetapi selama pendudukan Ottoman diubah menjadi masjid. Komunitas Maronit Lebanon mendirikan gereja Santa Croce (Salib Kudus), yang kemudian dipercayakan kepada para Fransiskan, dan gereja Bunda dari Rahmat saat ini dekat dengan gereja Fransiskan. Baru pada tahun 1960 dibangun takhta pastoral dan bangunan sekitarnya.[1]
Pada tanggal 6 Juni 2010 Paus Benediktus XVI, menjadi Paus pertama yang melakukan perjalanan apostolik ke pulau itu, mengunjungi katedral Nikosia.[2]