Karangmulya merupakan salah satu desa yang berada di kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Indonesia.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia. |
Karangmulya | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Jawa Tengah | ||||
| Kabupaten | Tegal | ||||
| Kecamatan | Suradadi | ||||
| Kode pos | 52182 | ||||
| Kode Kemendagri | 33.28.16.2003 | ||||
| Jumlah penduduk | 12.000-an | ||||
| |||||
Karangmulya merupakan salah satu desa yang berada di kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Indonesia.

Desa Karangmulya terletak di Kecamatan Suradadi. Desa ini terletak di dataran rendah pulau Jawa, Provinsi Jawa Tengah.
Telah masyhur di kalangan masyarakat bahwa julukan Desa Karangmulya adalah nyawakan. Kata nyawakan berasal dari nama jenis hewan reptil biawak atau akrab disebut dengan menyawak (Jawa). Sampai saat ini belum diketahui kebenarannya tentang hubungan hewan tersebut dengan terbentuknya Desa Nyawakan karena belum adanya riset yang valid mengenai hal tersebut.
Desa Karangmulya terdiri dari dusun:
Sebagian penduduk bekerja sebagai petani, wiraswasta, pedagang, dan sebagian lainnya berprofesi sebagai PNS, TNI atau Polri, serta karyawan swasta. Ada sebagian penduduk yang merantau ke kota-kota besar di Indonesia bahkan ke luar negeri dan bekerja di berbagai sektor industri dan sektor informal.
Jalan yang telah diaspal membuat perekonomian desa tumbuh dengan pesat, diantaranya transportasi umum. Sejak tahun 2004 terdapat angkutan umum yang melintasi desa dari jurusan Balamoa ke Purwahamba. Selain itu angkutan umum becak juga masih menjadi mode transportasi utama.[3]