Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Kapal selam kelas Barracuda (Prancis)

Kelas Barracuda (atau Kelas Suffren) adalah kapal selam serangan nuklir baru, didesain oleh shipbuilder Prancis DCNS untuk French Navy, menggantikan kapal selam kelas Rubis. Konstruksi dimulai pada 2007 dan unit pertama bertugas pada2017.

Wikipedia article
Diperbarui 2 Januari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kelas Barracuda (atau Kelas Suffren) adalah kapal selam serangan nuklir baru, didesain oleh shipbuilder Prancis DCNS untuk French Navy, menggantikan kapal selam kelas Rubis. Konstruksi dimulai pada 2007 dan unit pertama bertugas pada2017.

Barracudas akan menggunakan teknologi dari kelas Triomphant, termasuk pompa jet. Kelas ini dilaporkan menghasilkan sekitar 1/1000 dari kebisingan terdeteksi kapal kelas Redoutable (kapal selam), dan mereka sepuluh kali lebih sensitif dalam mendeteksi kapal selam lainnya.

Misi mereka akan mencakup anti-permukaan dan anti-kapal selam, serangan darat, pengumpulan intelijen, manajemen krisis dan operasi khusus. Barracuda jenis akan menggunakan buritan berbentuk X.

Referensi

  • DCN official site Diarsipkan 2016-04-10 di Wayback Machine.[dead link]
  • France unveils plans for new Barracuda SSNs Diarsipkan 2002-11-07 di Wayback Machine.
  • France’s Future SSNs: The Barracuda Class at Defense Industry Daily.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi

Artikel Terkait

Kapal selam kelas Walrus

Kapal selam kelas Walrus adalah kelas kapal selam serbu yang saat ini beroperasi di Angkatan Laut Kerajaan Belanda. Kapal selam ini telah beroperasi sejak

Operasi Cockpit

tanggal 19 April, dengan kekuatan 17 pesawat pembom Barracuda dan 13 pesawat pemburu Corsair kapal induk HMS Illustrious dan 29 pesawat pembom Dauntless

Naval Group

berisi perjanjian pendesainan dan pembangunan sebanyak 12 unit kapal selam kelas barracuda. Latar belakang Australia membatalkan kontrak perjanjian pertahanan

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026