Kampanye militer Suriah-Lebanon, juga disebut Operasi Exporter, adalah serangan Sekutu ke jajahan Prancis di Suriah dan Lebanon pada Juni-Juli 1941 selama berlangsungnya Perang Dunia II. Suriah dan Lebanon pada saat itu berada di bawah kendali pemerintahan Vichy. Saat kampanye militer ini berlangsung, kejadiannya tidak banyak diketahui oleh masyarakat di negara-negara yang terlibat. Terdapat bukti bahwa Sekutu menyensor penyebaran berita terkait kampanye militer ini. Komandan dan politikus Sekutu merasa bahwa kabar mengenai perang melawan pasukan Prancis dapat memberikan dampak buruk terhadap pendapat publik di negara-negara Sekutu.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kampanye militer Suriah-Lebanon, juga disebut Operasi Exporter, adalah serangan Sekutu ke jajahan Prancis di Suriah dan Lebanon pada Juni-Juli 1941 selama berlangsungnya Perang Dunia II. Suriah dan Lebanon pada saat itu berada di bawah kendali pemerintahan Vichy. Saat kampanye militer ini berlangsung, kejadiannya tidak banyak diketahui oleh masyarakat di negara-negara yang terlibat. Terdapat bukti bahwa Sekutu menyensor penyebaran berita terkait kampanye militer ini. Komandan dan politikus Sekutu merasa bahwa kabar mengenai perang melawan pasukan Prancis dapat memberikan dampak buruk terhadap pendapat publik di negara-negara Sekutu.