Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Johannes de Britto

Santo Johannes De Britto adalah seorang misionaris dan martir Yesuit dari Portugis, sering dipanggil sebagai Francis Xavier Portugis. Dia dikanonisasi oleh Paus Pius XII pada tanggal 22 Juni 1947. Britto bergabung dengan Yesuit pada tahun 1662, dan mengambil studi di Kolese Coimbra. Ia pergi ke Madure yang terletak di India selatan, yang sekarang lebih dikenal dengan Tamil Nadu, pada tahun 1673. Ia menamai dirinya sebagai Arulanadar in Tamil. Ia kembali ke Eropa sebagai misionaris, dan mendarat di Lisboa. Raja Pedro II menginginkan ia untuk tinggal di Eropa, tetapi ia tetap kembali ke India, dengan 24 misionaris baru pada tanggal 1690.

Wikipedia article
Diperbarui 12 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Johannes de Britto
Santo Johannes de Britto
Martir
Lahir(1647-03-01)1 Maret 1647

Lisboa, Portugal
Meninggal11 Februari 1693(1693-02-11) (umur 45)

Oriyur, Tamil Nadu, India
Dihormati diGereja Katolik Roma
Beatifikasi21 Agustus 1853, Roma oleh Paus Pius IX
Kanonisasi22 Juni 1947, Roma oleh Paus Pius XII
Pesta4 Februari
PelindungPortugal, Keuskupan Sivagangai

Santo Johannes De Britto (1 Maret 1647 – 4 Februari 1693) adalah seorang misionaris dan martir Yesuit dari Portugis, sering dipanggil sebagai Francis Xavier Portugis. Dia dikanonisasi oleh Paus Pius XII pada tanggal 22 Juni 1947. Britto bergabung dengan Yesuit pada tahun 1662, dan mengambil studi di Kolese Coimbra. Ia pergi ke Madure yang terletak di India selatan, yang sekarang lebih dikenal dengan Tamil Nadu, pada tahun 1673. Ia menamai dirinya sebagai Arulanadar in Tamil. Ia kembali ke Eropa sebagai misionaris, dan mendarat di Lisboa. Raja Pedro II menginginkan ia untuk tinggal di Eropa, tetapi ia tetap kembali ke India, dengan 24 misionaris baru pada tanggal 1690.

The Maduré Mission adalah sebuah usaha keras untuk mendirikan Gererja Katolik India yang secara relatif bebas dari kultur Eropa. Maka dari itu, Britto mempelajari bahasa asli India, berpakaian menyerupai orang suci Hindu, dan mencoba untuk mengajarkan Katolik secara konsep yang akan masuk akal ke pada penduduk sekitar. Metode yang ditawarkan Roberto de Nobili ini, termasuk sukses.

Johannes De Britto dihukum mati oleh Raja India, Setupai dari Maraya, pada 28 Januari 1693, karena usahanya untuk menyebarluaskan agama Katolik. Ia dieksekusi pada tanggal 4 Februari 1693. Dalam surat yang disampaikan kepada Father Francisco Laynes, ia menyatakan "When guilt is virtue, to suffer is its glory."[1]

Referensi

  1. ↑ "St. Arul Anandar Church (Madurai)". WikiMapia (dalam bahasa English). 2011. Diakses tanggal 2016-08-09. In a letter he wrote to his superior, Father Francisco Laynes, he stated that 'When guilt is virtue, to suffer is its glory.' Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)

Pranala luar

  • Woods, Henry (1910). "Blessed John de Britto". Catholic Encyclopedia (dalam bahasa English). New York City: Robert Appleton Company. Diakses tanggal 2016-08-09. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • ISNI
  • VIAF
  • GND
  • FAST
  • WorldCat
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Italia
  • Republik Ceko
  • Spanyol
  • Portugal
  • Belanda
Orang
  • Deutsche Biographie
  • DDB
Lain-lain
  • IdRef


Ikon rintisan

Artikel bertopik Santo dan Santa ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi
  2. Pranala luar

Artikel Terkait

Basilika Santo Johannes de Britto, Oriyur

Gereja di Tamil Nadu, India

Gereja Santo Johannes de Britto, Liquiçá

Gereja Santo Johannes de Britto (bahasa Portugis: Iglesia de São João de Britocode: pt is deprecated ) adalah sebuah gereja paroki Katolik yang terletak

Daftar misionaris Katolik di India

Xavier (1506–52) Matheus de Castro (1594–1677) Thomas de Castro (wafat 1684) Ephrem de Nevers (wafat 1695) Johannes de Britto (wafat 1647–1693) Joseph

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026