Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiMenjilat mineral
Artikel Wikipedia

Menjilat mineral

Menjilat mineral adalah cara memperoleh garam-garam dengan cara memakan gumpalan tanah yang mengandung garam, menggemburkan tanah tebing yang keras dengan kaki depan dan gadingnya, dan makan pada saat hari hujan atau setelah hujan. Garam-garam mineral tersebut antara lain adalah kalsium (Ca), magnesium (Mg), sulfur (S) fosforus (P), potassium (K), dan sodium (Na).

Wikipedia article
Diperbarui 13 Mei 2021

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Menjilat mineral
Gaur sedang menjilat mineral

Menjilat mineral (dikenal juga sebagai menjilat garam atau menjilat tanah) adalah cara memperoleh garam-garam dengan cara memakan gumpalan tanah yang mengandung garam, menggemburkan tanah tebing yang keras dengan kaki depan dan gadingnya, dan makan pada saat hari hujan atau setelah hujan.[1] Garam-garam mineral tersebut antara lain adalah kalsium (Ca), magnesium (Mg), sulfur (S) fosforus (P), potassium (K), dan sodium (Na).[2][3][4][5]

Referensi

  1. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-07-15. Diakses tanggal 2014-07-07.
  2. ↑ Emmons, L. H.; Stark, N. M. (1979). "Elemental composition of a natural mineral lick in Amazonia". Biotropica. 11 (4): 311–313. JSTOR 2387925.
  3. ↑ Black, J. G.; Mosquera, D.; Guerra, J.; Loiselle, B. A.; Romo, D.; Swing, K. (2011). "Mineral licks as diversity hotspots in lowland forest of eastern Ecuador". Diversity. 3 (2): 217–234. doi:10.3390/d3020217. Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  4. ↑ Ayotte, J. B.; Parker, K. L.; Gillingham, M. P. (2008). "Use of natural licks by four species of ungulates in northern British Columbia". Journal of Mammalogy. 89 (4): 1041–1050. doi:10.1644/07-MAMM-A-345.1.
  5. ↑ Atwood, T. C.; Weeks, H. P. (2003). "Sex-specific patterns of mineral lick preference in white-tailed deer". Northeastern Naturalist. 10 (4): 409–414. JSTOR 3858657.

Bacaan tambahan

  • Kurlansky, Mark (2002). Salt: A World History.Walker and Co. ISBN 0-8027-1373-4.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi
  2. Bacaan tambahan

Artikel Terkait

Anoa

Kerbau endemik yang hidup di daratan Pulau Sulawesi dan Pulau Buton

Prabowo Subianto

Presiden Indonesia ke-8 (sejak 2024)

Orang utan

genus mamalia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026