Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiLemon
Artikel Wikipedia

Lemon

Lemon atau sitrun merupakan sebuah spesies pohon kecil hijau abadi dari genus Citrus dalam famili tumbuhan berbunga Rutaceae. Lemon sejati adalah sebuah hibrida antara sukade dan jeruk pahit. Asal-usulnya belum dapat dipastikan, namun sejumlah bukti mengisyaratkan bahwa lemon bermula pada milenium pertama SM di wilayah yang kini dikenal sebagai timur laut India. Beberapa jenis buah jeruk lainnya juga seringkali disebut sebagai lemon.

Wikipedia article
Diperbarui 7 Maret 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Lemon
Untuk minuman, lihat Limun (minuman).

Lemon
Pohon lemon yang tengah berbuah (tampak bunganya)
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Klad: Rosidae
Ordo: Sapindales
Famili: Rutaceae
Genus: Citrus
Spesies:
C. × limon
Nama binomial
Citrus × limon
(L.) Osbeck
Sinonim[1]
Daftar
  • Citrus × aurantium subsp. bergamia (Risso & Poit.) Engl.
  • Citrus aurantium subsp. bergamia (Risso) Wight & Arn.
  • Citrus aurantium var. bergamia (Risso) Brandis
  • Citrus × aurantium var. mellarosa (Risso) Engl.
  • Citrus × bergamia Risso & Poit.
  • Citrus × bergamia subsp. mellarosa (Risso) D.Rivera & al.
  • Citrus × bergamota Raf.
  • Citrus × limodulcis D.Rivera, Obón & F.Méndez
  • Citrus × limonelloides Hayata
  • Citrus × limonia Osbeck
  • Citrus × limonia var. digitata Risso
  • Citrus × limonum Risso
  • Citrus medica var. limon L.
  • Citrus medica f. limon (L.) M.Hiroe
  • Citrus medica f. limon (L.) Hiroë
  • Citrus medica subsp. limonia (Risso) Hook. f.
  • Citrus × medica var. limonum (Risso) Brandis
  • Citrus × medica subsp. limonum (Risso) Engl.
  • Citrus medica var. limonum (Risso) Brandis
  • Citrus × mellarosa Risso
  • Citrus × meyeri Yu.Tanaka
  • Citrus × vulgaris Ferrarius ex Mill.
  • Limon × vulgaris Ferrarius ex Miller

Lemon atau sitrun (Citrus × limon) merupakan sebuah spesies pohon kecil hijau abadi dari genus Citrus dalam famili tumbuhan berbunga Rutaceae. Lemon sejati adalah sebuah hibrida antara sukade dan jeruk pahit. Asal-usulnya belum dapat dipastikan, namun sejumlah bukti mengisyaratkan bahwa lemon bermula pada milenium pertama SM di wilayah yang kini dikenal sebagai timur laut India. Beberapa jenis buah jeruk lainnya juga seringkali disebut sebagai lemon.

Buah kuning dari pohon lemon ini dimanfaatkan di seluruh penjuru dunia, terutama untuk diambil sarinya. Bulir dan kulitnya banyak digunakan dalam dunia kuliner dan pembuatan kue. Sari buah lemon mengandung sekitar 5–6% asam sitrat, yang memberikan cita rasa masam. Hal ini menjadikannya sebagai bahan utama dalam aneka minuman dan hidangan seperti limun dan pai lemon meringue.

Pada tahun 2024, produksi dunia menyentuh angka 23 juta ton, yang dipelopori oleh India dan Meksiko dengan sumbangsih sebesar 31% dari total keseluruhan.

Deskripsi

Pohon lemon menghasilkan sebuah buah kuning berbentuk oval memanjang. Secara botani, buah ini diklasifikasikan sebagai hesperidium, yakni sebuah buah buni yang termodifikasi dengan kulit yang alot. Kulitnya terbagi ke dalam lapisan luar berwarna atau zest yang sarat akan aroma minyak atsiri, serta lapisan dalam berupa empulur putih yang serupa spons. Di bagian dalamnya terdapat sejumlah karpel yang tertata layaknya segmen-segmen radial. Biji-bijinya bertumbuh kembang di dalam karpel tersebut. Ruang di dalam masing-masing segmen ini merupakan sebuah lokulus yang dipenuhi oleh vesikula jus.[2]

Lemon mengandung ragam senyawa fitokimia, meliputi polifenol, terpena, serta tanin.[3] Sarinya mengandung asam sitrat yang sedikit lebih meruah ketimbang sari buah jeruk nipis (berkisar pada 47 g/L), nyaris dua kali lipat lebih banyak daripada sari jeruk limau gedang, dan sekitar lima kali lebih tinggi dibandingkan sari jeruk manis.[4]

  • Bibit lemon
    Bibit lemon
  • Pohon berukuran penuh
    Pohon berukuran penuh
  • Bunga
    Bunga
  • Lemon yang telah matang
    Lemon yang telah matang

Asal-usul

Lihat pula: Taksonomi jeruk

Sebagaimana sekian banyak spesies Citrus yang dibudidayakan lainnya, lemon merupakan sebuah hibrida, yang dalam hal ini berasal dari persilangan antara jeruk pepaya dan jeruk pahit.[5][6]

Lemon adalah sebuah hibrida antara jeruk sukade dan jeruk pahit.[6]
Ilustrasi taksonomi karya Franz Eugen Köhler, 1897

Lemon sangat mungkin ditanam untuk pertama kalinya di wilayah barat laut India.[7] Akar etimologis dari lema lemon disinyalir kuat bermuara di Timur Tengah.[7] Kata tersebut diserap dari bahasa Prancis Kuno limon, lalu bahasa Italia limone, dari bahasa Arab ليمونcode: ar is deprecated laymūn atau līmūn, serta dari bahasa Persia لیموcode: fa is deprecated līmūn, sebuah istilah generik untuk memadankan buah sitrus, yang mana merangkul kekerabatan kognat dengan bahasa Sanskerta (nimbū, 'limau').[8]

Lemon merambah masuk ke Eropa di sekitar wilayah selatan Italia selambat-lambatnya pada abad kedua Masehi, di masa kejayaan Romawi Kuno.[7] Buah ini kelak diperkenalkan ke Persia lalu menyebar ke Irak dan Mesir pada kisaran tahun 700 M.[7] Lemon untuk pertama kalinya terdokumentasikan secara literatur di dalam sebuah risalah pertanian berbahasa Arab dari abad ke-10; buah ini sebelumnya difungsikan sebagai tanaman hias pada taman-taman Islam era permulaan.[7] Persebarannya meluas membentang ke seluruh penjuru dunia Arab dan kawasan Mediterania di era Revolusi Pertanian Arab antara tahun 1000 hingga 1150.[7] Sebuah uraian mendalam mengenai budidaya pohon lemon dan limau di Andalusia, Spanyol, turut dicantumkan ke dalam mahakarya agrikultur gubahan Ibnu al-Awwam pada abad ke-12, yakni Kitāb al-Filāhacode: ar is deprecated ("Kitab Pertanian").[9] Budidaya lemon dalam skala yang substansial di Eropa pertama kali dipelopori di Genoa pada pertengahan abad ke-15. Kehadirannya diperkenalkan ke Benua Amerika pada tahun 1493, tatkala Kristoforus Kolumbus mengangkut benih-benih lemon ke Hispaniola dalam serangkaian pelayarannya. Penaklukan Spanyol di sepenjuru Dunia Baru memuluskan jalan bagi penyebaran benih lemon, sebagai bagian dari kepingan pertukaran Kolombus atas aneka rupa flora di antara Dunia Lama dan Dunia Baru. Pada mulanya ia jamak difungsikan sebagai tanaman hias maupun diramu sebagai obat-obatan.[7] Memasuki abad ke-19, penanaman lemon kian semarak merambah di seantero Florida dan California.[7] Pada tahun 1747, uji coba yang dilakukan oleh dokter berkebangsaan Inggris, James Lind, terhadap para pelaut yang menderita penyakit kudis menyertakan penambahan sari lemon ke dalam asupan diet mereka, kendatipun vitamin C pada masa itu belum dikenal luas sebagai salah satu komponen nutrisi yang esensial.[7][10]

Budidaya

Penanaman dan pemangkasan

Pohon lemon mendambakan suhu minimum di kisaran 7 °C (45 °F), sehingga mereka tidak tahan banting secara terus-menerus di wilayah beriklim sedang, namun akan tumbuh semakin tangguh seiring dengan kematangannya.[11] Tumbuhan sitrus menuntut pemangkasan minimal dengan merapikan dahan-dahan yang terlampau rimbun, di mana cabang yang menjulang paling tinggi dipangkas guna menstimulasi pertumbuhan yang lebih lebat.[11]

Sepanjang musim panas, memangkas pucuk-pucuk dari tunas yang tumbuh paling pesat akan menjamin perkembangan kanopi yang jauh lebih meruah. Mengingat tanaman yang telah matang kerap memunculkan tunas-tunas tak diundang yang tumbuh melesat (dikenal sebagai "tunas air"), tunas-tunas ini harus disingkirkan dari dahan-dahan utama pada bagian bawah maupun tengah pohon.[11] Terdapat pula mitos manfaat dari sebuah tradisi yakni berkemih di dekat sebatang pohon lemon.[12][13]

Dalam lanskap kultivasi di Britania Raya, kultivar "Meyer"[14] dan "Variegata"[15] telah dianugerahi Award of Garden Merit (dikonfirmasi pada tahun 2017) oleh Royal Horticultural Society.[16]

Produksi

Produksi lemon dan limau
2024, dalam jutaan ton
 India3.8
 Meksiko3.3
 Tiongkok2.3
 Argentina2.2
 Brasil1.7
 Turki1.7
Dunia23.2
Sumber: Basis Data Statistik Organisasi Pangan dan Pertanian (FAOSTAT) Perserikatan Bangsa-Bangsa[17]

Pada kurun tahun 2024, produksi lemon dunia (yang laporannya digabungkan bersama limau) menyentuh angka 23 juta ton, yang dipelopori oleh India dan Meksiko dengan sumbangsih kumulatif sebesar 31% dari total keseluruhan (tabel). Tiongkok dan Argentina menduduki posisi sebagai produsen sekunder.

Varietas

Varietas 'Bonnie Brae' memiliki wujud lonjong, mulus, berkulit tipis, dan nirbiji.[18] Varian ini secara dominan dibudidayakan di kawasan San Diego County, California, Amerika Serikat.[19]

'Eureka' tumbuh dan berbuah lebat sepanjang tahun. Varian ini merupakan lemon yang lazim dijumpai di pasar swalayan, dan kerap dijuluki sebagai "Empat Musim" (Quatre Saisons) berkat kemampuannya dalam memekarkan bunga sekaligus membuahkan hasil secara beriringan di sepanjang tahun. Varietas ini turut ditawarkan sebagai tanaman hias bagi para pelanggan domestik.[20] Terdapat pula sebuah mutasi berupa Lemon Eureka berdaging merah muda yang diselimuti oleh kulit luar yang bervariegasi hijau dan kuning.[21]

Lemon 'Lisbon' memiliki rupa yang teramat identik dengan 'Eureka' dan merupakan varian primadona lain di pasar swalayan. Teksturnya lebih mulus ketimbang 'Eureka', dengan kulit yang lebih tipis, serta mengandung lebih sedikit biji atau bahkan nirbiji. Secara umum, varian ini memproduksi sari yang lebih meruah daripada 'Eureka'.[22][23]

'Femminello St. Teresa', atau 'Sorrento', menelusuri akar asalnya dari bumi Italia. Zest dari buah ini sungguh kaya akan kandungan minyak lemon. Ia merupakan varietas yang secara tradisional diramu dalam meracik limoncello.[24]

'Yen Ben' merupakan sebuah kultivar yang berasal dari kawasan Australasia.[25]

Pemanfaatan

Kandungan nutrisi

Lemon, mentah, tanpa kulit
Nilai nutrisi per 100 g (3,5 oz)
Energi29 kcal (120 kJ)
Karbohidrat
9.32 g
Gula2.5 g
Serat pangan2.8 g
Lemak
0.3 g
Protein
1.1 g
VitaminKuantitas
%AKG†
Tiamina (B1)
3%
0.04 mg
Riboflavin (B2)
2%
0.02 mg
Niasin (B3)
1%
0.1 mg
Asam pantotenat (B5)
4%
0.19 mg
Vitamin B6
6%
0.08 mg
Folat (B9)
3%
11 μg
Vitamin C
64%
53 mg
MineralKuantitas
%AKG†
Kalsium
3%
26 mg
Zat besi
5%
0.6 mg
Magnesium
2%
8 mg
Mangan
1%
0.03 mg
Fosfor
2%
16 mg
Potasium
3%
138 mg
Seng
1%
0.06 mg
Komponen lainnyaKuantitas
Air89 g

Tautan lengkap menuju entri Data Pusat Pangan USDA
  • Satuan
  • μg = mikrogram • mg = miligram
  • SI = Satuan internasional
†Persen AKG berdasarkan rekomendasi Amerika Serikat untuk orang dewasa.

Sebuah lemon mentah (tanpa kulit) berisikan 89% air, 9% karbohidrat, 1% protein, dan mengandung secuil lemak yang dapat diabaikan (tabel). Dalam takaran rujukan sebesar 100 g (3,5 oz), lemon mentah menyuplai 29 kalori dan merupakan sumber vitamin C yang melimpah ruah, menyumbangkan 59% dari Nilai Harian, sementara kandungan mikronutrien lainnya terbilang rendah (tabel).

Kuliner

Lihat pula: Daftar hidangan dan minuman lemon

Sari dan kulit lemon dimanfaatkan dalam beraneka ragam hidangan dan minuman, sarinya dicari akan cita rasanya yang masam, berkat kandungan 5–6% asam sitrat di dalamnya.[26] Lemon utuh dimanfaatkan untuk meramu marmalade,[27] dadih lemon[28] serta likuor lemon semisal Limoncello.[29] Irisan dan kulit lemon difungsikan sebagai hiasan bagi rupa-rupa hidangan dan minuman. Zest lemon, yakni parutan kulit luar buah tersebut, difungsikan untuk memercikkan cita rasa pada aneka kudapan panggang.[30] Sari buahnya diramu untuk meracik limun[31] dan sejumlah koktail.[32]

Sari buah ini turut dimanfaatkan dalam proses marinasi ikan, di mana kandungan asamnya menetralkan amina yang bersarang pada ikan.[33] Pada daging, asam tersebut secara parsial menghidrolisis serat-serat kolagen yang alot, sehingga mengempukkannya.[34] Di penjuru Britania Raya, sari lemon acap kali ditambahkan ke dalam sajian panekuk yang disantap untuk merayakan Hari Selasa Pengakuan Dosa.[35] Sari lemon digunakan sebagai bahan pengawet jangka pendek pada makanan tertentu yang rentan teroksidasi dan berubah warna menjadi kecokelatan seusai diiris (pencokelatan enzimatis), semisal apel, pisang, dan alpukat: tingkat keasamannya menekan laju oksidasi yang dipicu oleh enzim polifenol oksidase.[36]

Kulit lemon difungsikan dalam pabrikasi pektin, sebuah agen pembentuk gel dan penstabil dalam berbagai produk pangan maupun produk lainnya.[37] Di negara-negara kawasan Mediterania meliputi Maroko, lemon diawetkan di dalam stoples atau tong yang sarat akan garam. Garam tersebut meresap ke dalam kulit luarnya, melembutkannya, dan mengawetkannya sedemikian rupa sehingga buah ini mampu bertahan nyaris tanpa batas waktu.[38]

Minyak lemon diekstraksi dari sel-sel penyimpan minyak yang bersarang di kulitnya. Sebuah mesin memecahkan sel-sel tersebut dan menyemburkan air untuk menggelontorkan minyaknya. Campuran antara minyak dan air ini kemudian disaring dan dipisahkan melalui proses sentrifugasi.[39]

Dedaunan dari pohon lemon diseduh untuk meracik teh dan dipergunakan dalam mengolah hidangan daging serta makanan laut.[40]

  • Lemon sebagai sebuah hiasan
    Lemon sebagai sebuah hiasan
  • Tiram berpadu dengan lemon
    Tiram berpadu dengan lemon
  • Ayam lemon
    Ayam lemon
  • Pai lemon meringue
    Pai lemon meringue
  • Limun
    Limun
  • Likuor limoncello
    Likuor limoncello

Pemanfaatan lainnya

Lemon merupakan sumber komersial utama bagi asam sitrat sebelum berkembangnya proses-proses berbasis fermentasi.[41] Minyak lemon lazim digunakan dalam ranah aromaterapi. Aroma minyak lemon sejatinya tidak memengaruhi sistem imun manusia,[42] namun dapat memberikan sumbangsih terhadap relaksasi tubuh.[43] Sebuah eksperimen sains edukasional melibatkan pemasangan elektroda pada sebuah lemon dan memfungsikannya layaknya sebuah baterai guna menghasilkan daya listrik. Kendati dayanya teramat redup, serangkaian baterai lemon sanggup menghidupkan sebuah jam tangan digital mungil.[44]  Sari lemon sanggup menjelma menjadi tinta tak kasatmata yang sederhana, yang dapat disingkapkan melalui paparan panas.[45] Sari lemon kadangkala difungsikan untuk mencerahkan pesona warna pirang pada rambut, bertindak sebagai pencerah alami seusai rambut yang dibasahi tersebut terpapar siraman sinar matahari. Hal ini dapat membuahkan hasil lantaran asam sitrat berperan layaknya zat pemutih.[46][47]

Jeruk lain yang dijuluki 'lemon'

  • Lemon pipih, sebuah hibrida mandarin[48]
  • Lemon Meyer, persilangan antara sitrun dan hibrida mandarin/pomelo yang berlainan dengan jeruk asam maupun jeruk manis[49]
  • Lemon Ponderosa, yang lebih peka terhadap hawa dingin ketimbang lemon sejati, di mana buahnya berkulit tebal dan berukuran teramat bongsor. Analisis genetik mendemonstrasikan bahwa varietas ini merupakan hibrida kompleks dari sitrun dan pomelo.[49]
  • Lemon kasar, sebuah persilangan sitrun-mandarin, tahan banting terhadap cuaca dingin dan acap kali difungsikan sebagai batang bawah jeruk[49]
  • Lemon manis atau limau manis, sebuah kelompok persilangan yang merangkul lumia (lemon pir), limetta, serta Limau manis Palestina. Di antaranya yang masyhur adalah lemon Jaffa, yakni sebuah hibrida pomelo-sitrun.[49]
  • Lemon Volkamer, yang layaknya lemon kasar, merupakan hasil persilangan antara sitrun dan mandarin[49]

Dalam ranah seni dan budaya

Lemon mewujud dalam berbagai lukisan, seni rupa populer, maupun novel.[50] Sebuah lukisan dinding di Makam Nakht peninggalan Mesir abad ke-15 SM melukiskan seorang perempuan di tengah sebuah perayaan yang sedang menggenggam sebutir lemon. Pada abad ke-17, Giovanna Garzoni memoles karya Still Life with Bowl of Citrons (Benda Mati dengan Mangkuk Berisi Sitrun), buah-buahan tersebut masih bertaut pada ranting-ranting rindang yang tengah berbunga, dihiasi seekor tawon yang hinggap pada salah satu buahnya. Seniman impresionis Édouard Manet melukiskan sebuah lemon yang terhidang di atas piringan logam paduan timah. Dalam kancah seni modern, Arshile Gorky merampungkan lukisan Still Life with Lemons pada dekade 1930-an.[50]

Di India, sekepal lemon lazim dikitarkan secara ritual mengelilingi seseorang dengan keyakinan bahwa hal tersebut sanggup menepis energi-energi negatif.[51] Merupakan suatu kelaziman pula bagi pemilik mobil baru yang beragama Hindu untuk melindas empat buah lemon, masing-masing diletakkan di bawah setiap roda, dan melumatnya pada saat perjalanan perdana mereka. Ritual ini dipercaya memayungi sang pengemudi dari marabahaya kecelakaan.[52] Dewa-dewi Hindu kadangkala dilukiskan berdampingan dengan lemon di dalam ikonografi mereka, merepresentasikan atribut kemakmuran atau kelimpahan ruah.[53]

Dalam pusaran budaya pengembangan diri Amerika pada abad ke-20, Dale Carnegie menasihati para pembacanya, "Jika Anda Memiliki Sebuah Lemon, Buatlah Limun" ("If You Have a Lemon, Make a Lemonade"), yang menyiratkan petuah untuk mengoptimalkan apa yang Anda genggam saat ini. Memasuki abad ke-21, sebuah peranti yang cacat layaknya mobil yang bermasalah seringkali dijuluki sebagai sebuah lemon.[54]

  • Lukisan fresko di dalam Makam Nakht, menampakkan seorang perempuan dengan beraneka lemon, peninggalan abad ke-15 SM
    Lukisan fresko di dalam Makam Nakht, menampakkan seorang perempuan dengan beraneka lemon, peninggalan abad ke-15 SM
  • Still life with pitcher, Jacob Foppens van Es, bertarikh antara 1617 hingga 1666
    Still life with pitcher, Jacob Foppens van Es, bertarikh antara 1617 hingga 1666
  • Still Life with Bowl of Citrons, Giovanna Garzoni, kisaran akhir dekade 1640-an
    Still Life with Bowl of Citrons, Giovanna Garzoni, kisaran akhir dekade 1640-an
  • Lemon, Édouard Manet, 1880
    Lemon, Édouard Manet, 1880
  • Still Life with Lemons, Arshile Gorky, kisaran awal dekade 1930-an
    Still Life with Lemons, Arshile Gorky, kisaran awal dekade 1930-an

Referensi

  1. ↑ "Citrus limon (L.) Osbeck". World Flora Online. 2022. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 14 Maret 2024. Diakses tanggal 23 Juli 2022.
  2. ↑ Ortiz, Jesus M. (2002). "Botany: taxonomy, morphology and physiology of fruits, leaves and flowers". Dalam Di Giacomo, Angelo; Dugo, Giovanni (ed.). Citrus: The Genus Citrus. Taylor & Francis. hlm. 25–26, 29–30. ISBN 978-0-2032-1661-3.
  3. ↑ Rauf, Abdur; Uddin, Ghias; Ali, Jawad (2014). "Phytochemical analysis and radical scavenging profile of juices of Citrus sinensis, Citrus aurantifolia, and Citrus limonum". Org Med Chem Lett. 4: 5. doi:10.1186/2191-2858-4-5. PMC 4091952. PMID 25024932.
  4. ↑ Penniston, Kristina L.; Nakada, Stephen Y.; Holmes, Ross P.; Assimos, Dean G. (2008). "Quantitative Assessment of Citric Acid in Lemon Juice, Lime Juice, and Commercially-Available Fruit Juice Products". Journal of Endourology. 22 (3). Mary Ann Liebert: 567–570. doi:10.1089/end.2007.0304. PMC 2637791. PMID 18290732.
  5. ↑ Klein, Joshua D. (2014). "Citron Cultivation, Production and Uses in the Mediterranean Region". Medicinal and Aromatic Plants of the Middle-East. Medicinal and Aromatic Plants of the World. Vol. 2. hlm. 199–214. doi:10.1007/978-94-017-9276-9_10. ISBN 978-94-017-9275-2.
  6. 1 2 Wu, Guohong Albert; Terol, Javier; Ibanez, Victoria; López-García, Antonio; Pérez-Román, Estela; et al. (2018). "Genomics of the origin and evolution of Citrus". Nature. 554 (7692): 311–316. Bibcode:2018Natur.554..311W. doi:10.1038/nature25447. hdl:20.500.11939/5741. PMID 29414943. and Supplement
  7. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Morton, Julia F. (1987). "Lemon in Fruits of Warm Climates". Purdue University. hlm. 160–168. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal November 26, 2019. Diakses tanggal December 18, 2007.
  8. ↑ Harper, Douglas. "Online Etymology Dictionary". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal August 6, 2011. Diakses tanggal May 13, 2012.
  9. ↑ Ibn al-'Awwām, Yaḥyá ibn Muḥammad (1864). "Chapter 7, Article 32". Le livre de l'agriculture d'Ibn-al-Awam (kitab-al-felahah) [The Book of Agriculture by Ibn al-'Awwām] (dalam bahasa Prancis). Diterjemahkan oleh Clément-Mullet, Jean Jacques. Paris: A. Franck. hlm. 300–301. OCLC 780050566 – via University of California library.
  10. ↑ Lind, James (1757). A treatise on the scurvy (Edisi Second). London: A. Millar.
  11. 1 2 3 "Citrus". Royal Horticultural Society. 2017. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal April 20, 2017. Diakses tanggal 19 April 2017.
  12. ↑ Capomolla, Fabian; Pember, Matthew (2011). "Lemon". The Little Veggie Patch Co. Sydney, New South Wales: Plum. hlm. 129. ISBN 9781742628417. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal March 14, 2024. Diakses tanggal 2020-04-27. Berkemih di sekitar pohon lemon menyediakan tonik berupa air, garam, dan mineral, yang amat menyerupai khasiat pupuk organik
  13. ↑ Capomolla, Fabian (2017). Growing Food the Italian Way. The Hungry Gardener. Plum. hlm. 168. ISBN 9781760554903. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal March 14, 2024. Diakses tanggal 2020-04-27. Ya, hal tersebut adalah sebuah kebenaran - berkemih pada tanah di sekitar pohon lemon sungguh membawa manfaat bagi tanaman tersebut. Namun janganlah bertindak melampaui batas, lantaran hal itu dapat membawa petaka.
  14. ↑ "RHS Plantfinder - Citrus × limon 'Meyer'". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 4 Januari 2020. Diakses tanggal 30 Januari 2018.
  15. ↑ "RHS Plantfinder - Citrus × limon 'Variegata'". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 30 Desember 2019. Diakses tanggal 30 Januari 2018.
  16. ↑ "AGM Plants - Ornamental" (PDF). Royal Horticultural Society. Juli 2017. hlm. 20. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 5 Januari 2018. Diakses tanggal 24 Januari 2018.
  17. ↑ "Produksi lemon dan limau dunia pada tahun 2024; Tanaman/Wilayah/Dunia/Kuantitas Produksi/Tahun dari daftar pilihan". Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa, Divisi Statistik (FAOSTAT). 2026. Diakses tanggal 22 Januari 2026.
  18. ↑ Spalding, William A. (1885). The orange: its culture in California. Riverside, California: Press and Horticulturist Steam Print. hlm. 88. Diakses tanggal 2 Maret 2012. Lemon Bonnie Brae.
  19. ↑ Carque, Otto (2006) [1923]. Rational Diet: An Advanced Treatise on the Food Question. Los Angeles, California: Kessinger Publishing. hlm. 195. ISBN 978-1-4286-4244-7. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 14 Maret 2024. Diakses tanggal 2 Maret 2012.
  20. ↑ Buchan, Ursula (22 Januari 2005). "Kitchen garden: lemon tree". The Daily Telegraph. London. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 13 Maret 2014. Diakses tanggal 24 Januari 2014.
  21. ↑ Variegated pink Diarsipkan 1 Desember 2017 di Wayback Machine. pada Koleksi Varietas Sitrus.
  22. ↑ "frostlisbon". citrusvariety.ucr.edu. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 6 November 2020. Diakses tanggal 2020-09-27.
  23. ↑ "Eureka Lemon and Lisbon Lemon: Kitchen Basics". Harvest to Table (dalam bahasa American English). 2007-02-01. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 6 November 2020. Diakses tanggal 2020-09-27.
  24. ↑ "Taste of a thousand lemons". Los Angeles Times. 8 September 2004. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 22 Desember 2013. Diakses tanggal 21 November 2011.
  25. ↑ "New Zealand Citrus". University of California Davis. Diarsipkan dari asli tanggal 10 Juni 2010. Diakses tanggal 13 Juni 2010.
  26. ↑ Comprehensive Natural Products II: Chemistry and Biology. Elsevier. 2010. hlm. 663. ISBN 978-0-08045382-8. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal October 4, 2023. Diakses tanggal August 22, 2023.
  27. ↑ "Lemon marmalade". BBC Good Food - Middle East. Diakses tanggal 26 October 2024.
  28. ↑ "Lemon curd". BBC. Diakses tanggal 2015-01-08.
  29. ↑ Perry, Charles (September 8, 2004). "Taste of a thousand lemons". Los Angeles Times. Diakses tanggal 10 April 2012.
  30. ↑ Arora, Riya (5 August 2024). "10 ways to use lemon zest in cooking". Times of India. Diakses tanggal 26 October 2024.
  31. ↑ "History of Lemonade". Atlas Obscura. April 17, 2023. Diakses tanggal 27 October 2024.
  32. ↑ Nice, Miriam. "Lemon drop". BBC. Diakses tanggal 26 October 2024.
  33. ↑ "Is Fish Smelly?". American Society for Nutrition. 24 August 2021. Diakses tanggal 26 October 2024.
  34. ↑ "Fruit enzymes tenderise meat". Science Learning Hub. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal May 23, 2020. Diakses tanggal 2020-05-14.
  35. ↑ "Mary Berry's three-ingredient pancake recipe for Shrove Tuesday 2023". The Independent. 21 February 2023. Diakses tanggal 26 October 2024.
  36. ↑ "Fruit and vegetables: enzymic browning". Institute of Food Science and Technology. May 15, 2017. Diakses tanggal 21 October 2024.
  37. ↑ Dimopoulou, Maria; Alba, Katerina; Campbell, Grant; Kontogiorgos, Vassilis (2019-11-01). "Pectin recovery and characterization from lemon juice waste streams". Journal of the Science of Food and Agriculture. 99 (14): 6191–6198. Bibcode:2019JSFA...99.6191D. doi:10.1002/jsfa.9891. PMID 31250441. S2CID 195760607.
  38. ↑ Moskin, Julia. "Preserved Lemons Recipe". NYT Cooking. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal May 13, 2020. Diakses tanggal 2020-05-14.
  39. ↑ Tranchida, Peter Quinto (2010). "Advanced Analytical Techniques for the Analysis of Citrus Oils". Citrus Oils. CRC Press. hlm. 482–516. doi:10.1201/b10314-16. ISBN 978-1-4398-0029-4.
  40. ↑ "Lemon leaves and their unique culinary usage". The Times of India. 22 August 2024.
  41. ↑ M. Hofrichter (2010). Industrial Applications. Springer. hlm. 224. ISBN 978-3-642-11458-8.
  42. ↑ Kiecolt-Glaser, J. K.; Graham, J. E.; Malarkey, W. B.; Porter, K.; Lemeshow, S.; Glaser, R (2008). "Olfactory influences on mood and autonomic, endocrine, and immune function". Psychoneuroendocrinology. 33 (3): 328–39. doi:10.1016/j.psyneuen.2007.11.015. PMC 2278291. PMID 18178322.
  43. ↑ Cooke, B.; Ernst, E. (2000). "Aromatherapy: A systematic review". British Journal of General Practice. 50 (455): 493–6. PMC 1313734. PMID 10962794.
  44. ↑ "Lemon Power". California Energy Commission. Diarsipkan dari asli tanggal May 19, 2017. Diakses tanggal December 7, 2014.
  45. ↑ Mirsky, Steve (April 20, 2010). "Invisible Ink and More: The Science of Spying in the Revolutionary War". Scientific American. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal October 21, 2016. Diakses tanggal October 15, 2016.
  46. ↑ "Here's how to lighten your hair at home with lemon juice (it actually works)". Glamour UK. 2020. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal September 28, 2020. Diakses tanggal 16 Sep 2020.
  47. ↑ "Does lemon juice really lighten hair?". Klorane Laboratories. 2020. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal January 22, 2022. Diakses tanggal 18 Sep 2020.
  48. ↑ Yamamoto, Masashi; Takakura, Akiko; Tanabe, Aika; Teramoto, Sayuri; Kita, Masayuki (2017). "Diversity of Citrus depressa Hayata (Shiikuwasha) revealed by DNA analysis". Genetic Resources and Crop Evolution. 64 (4): 805–814. Bibcode:2017GRCEv..64..805Y. doi:10.1007/s10722-016-0403-2. S2CID 35979614.
  49. 1 2 3 4 5 Curk, Franck; Ollitrault, Frédérique; Garcia-Lor, Andres; Luro, François; Navarro, Luis; Ollitrault, Patrick (2016). "Phylogenetic origin of limes and lemons revealed by cytoplasmic and nuclear markers". Annals of Botany. 11 (4): 565–583. doi:10.1093/aob/mcw005. PMC 4817432. PMID 26944784.
  50. 1 2 Reidy, Tess (23 March 2024). "The king of zing: lemons in art – in pictures". The Guardian.
  51. ↑ "The Correct Method of Evil Eye Removal: A Guide to Clearing Negative Vibes". The Times of India. 9 September 2024. Diakses tanggal 29 October 2024.
  52. ↑ Leslie, Julia (1992). Roles and Rituals for Hindu Women. Motilal Banarsidass Publishers. hlm. 116. ISBN 978-81-208-1036-5.
  53. ↑ Pal, Pratapaditya (1997). Divine Images, Human Visions: The Max Tanenbaum Collection of South Asian and Himalayan Art in the National Gallery of Canada. National Gallery of Canada. hlm. 41. ISBN 978-1-896209-05-0.
  54. ↑ Huang, Jean (1 October 2021). "When Life Gives You Lemons, It's a Status Symbol: On the Evolving Literary and Cultural History of Citrus". LitHub. Diakses tanggal 20 October 2024.

Lihat juga

  • "Ketika hidup memberi Anda lemon, buatlah limun"

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Citrus × limon.
  • (Inggris) Brief sketches of the history and botany of lemons and other citrus Diarsipkan 2008-09-16 di Wayback Machine.
  • (Inggris) (Purdue University) Morton, Julia F. 1987. "Lemon". pp. 160–168, in Fruits of warm climates. (Julia F. Morton, Miami)
  • (Inggris) Complete nutritional info
  • Andrew M. Watson, 1983. Agricultural Innovation in the Early Islamic World: The Diffusion of Crops and Farming Techniques, 700-1100. (Cambridge: Cambridge University Press) pp 42–50
  • (Inggris) Clifford A. wright, "Did you know? History of Lemonade"
Pengidentifikasi takson
Citrus × limon
  • Wikidata: Q500
  • Wikispecies: Citrus × limon
  • APDB: 90372
  • APNI: 116458
  • Ecocrop: 714
  • EoL: 582200
  • EPPO: CIDLI
  • EUNIS: 181682
  • FNA: 250084128
  • FoAO2: Citrus x limon
  • FoC: 250084128
  • GBIF: 9198046
  • GRIN: 10732
  • iNaturalist: 331124
  • IPA: 12180
  • IPNI: 60454758-2
  • IRMNG: 10200757
  • ITIS: 825214
  • MoBotPF: 286755
  • NatureServe: 2.136477
  • NBN: NHMSYS0000457360
  • NCBI: 2708
  • NZOR: 4d1191f6-7fb3-49d6-9653-36bb357755a7
  • NZPCN: 4419
  • Observation.org: 132033
  • Open Tree of Life: 3942422
  • PFI: 9509
  • Plant List: tro-28101295
  • PLANTS: CILI5
  • POWO: urn:lsid:ipni.org:names:60454758-2
  • Tropicos: 28101732
Citrus medica var. limon
  • Wikidata: Q50892829
  • APDB: 180941
  • APNI: 216074
  • GBIF: 6711595
  • GRIN: 10749
  • IPNI: 60457216-2
  • POWO: urn:lsid:ipni.org:names:60457216-2
  • Tropicos: 28100580
  • WFO: wfo-0000608149
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • GND
Nasional
  • Prancis
  • Data BnF
  • Jepang

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Deskripsi
  2. Asal-usul
  3. Budidaya
  4. Penanaman dan pemangkasan
  5. Produksi
  6. Varietas
  7. Pemanfaatan
  8. Kandungan nutrisi
  9. Kuliner
  10. Pemanfaatan lainnya
  11. Jeruk lain yang dijuluki 'lemon'
  12. Dalam ranah seni dan budaya
  13. Referensi
  14. Lihat juga
  15. Pranala luar

Artikel Terkait

Lemon Tree's Anno '69

Lemon Tree's Anno '69 adalah grup musik asal Surabaya, Indonesia, yang dalam perkembangannya menjadi wadah bagi Gombloh sebagai penulis lagu, vokalis

Ikan lemon

sebagai ikan lemon. Varian berwarna kuning alami dari Lion's Cove adalah salah satu cichlid paling populer di kalangan penghobi akuarium. Ikan lemon dikenal

Honey Lemon Soda

seri manga Jepang

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026