Jalan Tol Pelabuhan 2, atau disebut juga sebagai (Tol Harbour Road 2), adalah ruas tol layang bertingkat sepanjang ± 9.6 km yang dibangun untuk melengkapi Tol Pelabuhan 1 dan Tol Akses Tanjung Priok, sekaligus memperkuat lingkar penuh JORR 1 serta akses langsung ke Pelabuhan Tanjung Priok.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Jalan Tol Pelabuhan 2 | |
|---|---|
| Harbour Road 2 | |
| Informasi rute | |
| Dikelola oleh PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) | |
| Panjang | 9,6 km (6,0 mi) |
| Berdiri | Sejak Juni 1, 2023 (2023-06-01) |
| Sejarah | Elevated dibangun sejak 2020, mulai beroperasi parsial tahun 2023 |
| Persimpangan besar | |
| Ujung Barat | Junction Pluit |
| Ujung Timur | Ancol Timur: |
| Lokasi | |
| Negara | Indonesia |
| Kota | Jakarta Utara |
| Sistem jalan | |
| AH 2 | |
Jalan Tol Pelabuhan 2, atau disebut juga sebagai (Tol Harbour Road 2), adalah ruas tol layang bertingkat sepanjang ± 9.6 km yang dibangun untuk melengkapi Tol Pelabuhan 1 dan Tol Akses Tanjung Priok, sekaligus memperkuat lingkar penuh JORR 1 serta akses langsung ke Pelabuhan Tanjung Priok.[1][2]
Tol ini juga merupakan keseluruhan bagian dari Jalan Lingkar Luar 1 sisi Utara (JORR N) yang diharapkan ketika sudah beroperasi penuh, akan melengkapi lingkar penuh dari jaringan tol JORR 1.
Pengerjaan fisik ruas ini dimulai sejak 4 Oktober 2019 dengan pengeboran pertama pada 17 Agustus 2021.[1] Secara teknologi konstruksi, tol ini mengadopsi konstruksi mekanisme bertingkat, yaitu jalur atas yang diatas jalur layang eksisting, sehingga dalam ekskusinya dapat memudahkan pelaksanaan serta mengoptimalkan ruang terbatas di Jakarta Utara.[3]
Awalnya ditargetkan selesai pada 2022–2024, namun terhitung mundur ke 2025, disebabkan hambatan pembebasan lahan dan pembiayaan. Suntikan pembiayaan Rp 600 miliar dari CMNP pada akhir 2023 mempercepat konstruksi dan diharapkan dapat rampung pada akhir 2025 mendatang.[4]
Ruas tol ini membentang dan menjadi penghubung kawasan Ancol Timur hingga Pluit maupun sebaliknya, yang melewati Jalan RE Martadinata hingga Jalan Lodan Raya.[3][4][8] Tol ini juga akan tersambung langsung dengan:
Karena sistem GTO yang digunakan dalam tol ini adalah sistem transaksi terbuka atau open-toll, berikut adalah lokasi gerbang termasuk junction menuju tol lain:
| Lokasi | KM tol | Arah masuk | Arah keluar | Keterangan |
|---|---|---|---|---|
| Ancol Timur | 0 | Barat & Timur | Barat & Timur | Start/finish Harbour Road 1 |
| Gedong Panjang | 3,5 | — | Barat & Timur | Akses kawasan pelabuhan Sunda Kelapa dan Kelapa Gading |
| Jembatan Tiga | 6 | Barat & Timur | Barat & Timur | Junction ke kawasan Pluit dan Kemayoran |
| Angke Interchange (Pluit) | 9,6 | Barat & Timur | Barat & Timur | Terhubung ke ATP & JORR 1 |
BUJT : PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) – operator tol pelabuhan 1 & 2M[1][3][4][5]
Model pendanaan : turnkey swasta dan suntikan dana dari bank seperti Bank Capital (Rp 600 miliar di Des 2023)[4][9]