Andi Ina Kartika Sari adalah politikus Partai Golongan Karya yang menjabat sebagai Bupati Barru masa jabatan 2025–2030. Ia menjabat sejak 20 Februari 2025 setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan periode 2019-2024. Ia merupakan perempuan pertama yang menduduki posisi tersebut. Ia menjadi satu dari tiga perempuan yang menjabat sebagai Ketua DPRD Provinsi di wilayah Sulawesi Selatan pada periode tersebut. Andi Ina telah menjadi anggota DPRD Sulawesi Selatan tiga periode sejak tahun 2009-2024. Ia juga menjabat sebagai Ketua KPPG Sulawesi Selatan dan Bendahara DPD Tingkat I Partai Golkar Sulawesi Selatan.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Ina Kartika Sari | |
|---|---|
| Bupati Barru ke-9 | |
| Mulai menjabat 20 Februari 2025 | |
| Presiden | Prabowo Subianto |
| Gubernur | Andi Sudirman Sulaiman |
| Wakil | Abustan Andi Bintang |
| Ketua DPRD Sulawesi Selatan ke-12 | |
| Masa jabatan 21 Oktober 2019 – 24 September 2024 Ketua Sementara: 24 Sep. – 21 Okt. 2019 | |
| Presiden | Joko Widodo Prabowo Subianto |
| Gubernur | Nurdin Abdullah Andi Sudirman Sulaiman Bahtiar Baharuddin (Pj.) Zudan Arif Fakrulloh (Pj.) |
| Wakil | Syaharuddin Alrif Darmawangsyah Muin Ni'matullah Muzayyin Arif |
| Anggota DPRD Sulawesi Selatan | |
| Masa jabatan 24 Mei 2018 – 24 September 2024 | |
| Daerah pemilihan | Sulawesi Selatan VI (Maros, Pangkajene dan Kepulauan, Barru, Kota Parepare) |
| Mayoritas | 19.625 suara (2019) |
| Masa jabatan September 2009 – September 2014 | |
| Daerah pemilihan | Sulawesi Selatan VI (Maros, Pangkajene dan Kepulauan, Barru, Kota Parepare) |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | Ina Kartika Sari 7 Mei 1975 Ujung Pandang, Sulawesi Selatan, Indonesia |
| Partai politik | Golkar |
| Suami/istri | Muh. Yulianto Badwi |
| Anak | 2 |
| Almamater | Universitas Hasanuddin |
| Profesi | Notaris |
Andi Ina Kartika Sari (lahir 7 Mei 1975) adalah politikus Partai Golongan Karya yang menjabat sebagai Bupati Barru masa jabatan 2025–2030. Ia menjabat sejak 20 Februari 2025 setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta.[1] Sebelumnya, ia menjabat sebagai Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan periode 2019-2024. Ia merupakan perempuan pertama yang menduduki posisi tersebut.[2][3][4] Ia menjadi satu dari tiga perempuan yang menjabat sebagai Ketua DPRD Provinsi di wilayah Sulawesi Selatan pada periode tersebut. Andi Ina telah menjadi anggota DPRD Sulawesi Selatan tiga periode sejak tahun 2009-2024.[5] Ia juga menjabat sebagai Ketua KPPG Sulawesi Selatan dan Bendahara DPD Tingkat I Partai Golkar Sulawesi Selatan.[6]
Ia merupakan putri dari politikus perempuan senior Partai Golkar Sulawesi Selatan, Andi Tja Tjambolang. Ibunya pernah merupakan anggota DPRD Sulawesi Selatan tiga periode pada masa orde baru. Andi Ina menikah pada usia 28 tahun dengan Muhammad Yulianto Badwi dan dikaruniai 2 orang anak. Sebelum terjun ke dunia politik, ia adalah seorang notaris pada Kantor Notaris/PPAT di wilayah Kota Makassar.[7] Ia memantapkan hati terjun ke dunia politik setelah hadir dalam sebuah acara Partai Golkar di Kabupaten Barru di mana ia menemani ibunya yang saat itu masih duduk sebagai anggota DPRD Sulawesi Selatan.[6] Andi Ina merupakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin Makassar.[8]
Andi Ina Kartika Sari merupakan Bupati perempuan ke 2 di Provinsi Sulawesi Selatan bersama Sitti Husniah Talenrang (Bupati Kabupaten Gowa) dan Ratnawati Arif (Bupati Kabupaten Sinjai).
Andi Ina telah menjabat sebagai anggota DPRD Sulawesi Selatan sebanyak tiga periode, yaitu periode 2009-2014, periode 2014-2019 (menjabat sejak tahun 2018), dan periode 2019-2024. Sebelum menjadi anggota DPRD Sulawesi Selatan periode 2019-2024, Andi Ina adalah anggota DPRD Sulawesi Selatan periode 2014-2019. Pada periode 2014-2019, ia dilantik pada 24 Mei 2018 melalui mekanisme penggantian antarwaktu (PAW) menggantikan Pangerang Rahim yang mengundurkan diri karena berkompetisi dalam Pilwali Parepare 2018. Pada pemilu 2019, ia kemudian terpilih melalui Daerah Pemiliha Sulawesi VI yang meliputi Kabupaten Maros, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Kabupaten Barru, dan Kota Parepare setelah berhasil meraih 19.695 suara.[7]
Andi Ina resmi menjabat sebagai Ketua DPRD Sulawesi Selatan periode 2019-2024 didampingi oleh Syaharuddin Alrif dari Partai NasDem, Darmawangsyah Muin dari Partai Gerindra, Ni'matullah dari Partai Demokrat, dan Muzayyin Alrif dari Partai Keadilan Sejahtera. Mereka dilantik pada 21 Oktober 2019.[9][10] Ia mencatatkan diri sebagai perempuan pertama yang berhasil menduduki posisi tersebut.[2] Sebelumnya, ia juga dipercaya sebagai Ketua Sementara DPRD Sulawesi Selatan didampingi oleh Syaharuddin Alrif dari Partai NasDem sebagai Wakil Ketua Sementara.[11]
Ketika Provinsi Sulawesi Selatan ditetapkan sebagai daerah dengan status siaga darurat setelah dua orang warganya positif terinfeksi virus covid-19, Andi Ina segera mengambil peran. Ia menghimbau kepada masyarakat Sulawesi Selatan untuk mematuhi instruksi pemerintah, teturama terkait social distancing. Menurutnya, saat masyarakat memilih untuk tidak keluar rumah maka telah membantu sesama, terutama pemerintah di Sulawesi Selatan dalam menangani penyebaran wabah tersebut.[12] Andi Ina kemudian juga mengeluarkan surat edaran untuk menunda seluruh agenda kegiatan dewan yang bersifat kunjungan kerja, baik dalam maupun luar daerah, serta membatasi penerimaan tamu yang berkunjung ke DPRD Provinsi Sulawesi Selatan selama 14 hari terhitung sejak 16 Maret 2020. Hal tersebut kemudian dapat menjadi contoh bagi instansi lainnya juga masyarakat di Sulawesi Selatan dalam hal pencegahan penyebaran virus covid-19.[13]
Pelantikan Andi Ina sebagai Ketua DPRD Sulawesi Selatan ditanggapi positif oleh beberapa pihak, terutama dari kalangan aktivis perempuan. Putri Utami Muis, aktivis perempuan Sulawesi Selatan, mengharapkan hal tersebut akan mendorong peran perempuan dalam mengambil kebijakan pemerintahan yang sedang berjalan serta mengawal pelaksanaannya untuk memastikan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, secara khusus mendorong kemajuan demokrasi serta membuktikan bahwa perempuan mampu dan dapat diandalkan. Anggota Kaukus Parlemen Perempuan, Sugiarti Mangun Karim, berkeyakinan bahwa pelantikan Andi Ina sebagai Ketua DPRD Sulawesi Selatan akan membawa perubahan, khususnya bagi institusi yang dipimpinnya, dan dapat mengangkat derajat kaum hawa.[14]
Bupati Barru, Suardi Saleh, yang turut hadir dalam pelantikan anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan periode 2019-2024 menyampaikan bahwa penunjukan Andi Ina menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Barru. Hal tersebut dikarenakan Andi Ina merupakan putri daerah tersebut dan dipandang mampu memimpin sebuah lembaga pemerintahan ditingkat Provinsi Sulawesi Selatan.[15] Andi Ina dalam kunjungan masa resesnya di Kabupaten Barru menyampaikan terima kasih dan tidak akan melupakan sumbangsih masyarakat Kabupaten Barru terkait keterpilihannya di Pemilu 2019. Hal itu dikarenakan Kabupaten Barru menyumbang hampir 50% dari total suara sah yang diraih olehnya.[16]
Setelah menuntaskan jabatannya sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, ia mencalonkan diri sebagai Bupati Barru berpasangan dengan Sekretaris Daerah Kabupaten Barru periode 2020–2024, Abustan Andi Bintang dalam Pilbup Barru 2024. Pasangan calon ini berhasil unggul dengan meraih 47.765 suara atau 44,86% dari total suara sah.[17]
| Jabatan politik | ||
|---|---|---|
| Didahului oleh: Suardi Saleh |
Bupati Barru 2025–sekarang |
Petahana |