Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Ikan asam pedas

Ikan asam pedas adalah salah satu hidangan tradisional Melayu dan Minangkabau yang populer di Indonesia dan Malaysia. Hidangan ini memiliki ciri khas kuah berwarna merah menyala dengan cita rasa pedas dan asam yang kuat tanpa menggunakan santan.

Wikipedia article
Diperbarui 23 April 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Ikan asam pedas
Nama lainAsam padeh
JenisSup ikan
SajianHidangan utama
Tempat asalIndonesia, Malaysia
DaerahSumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Melaka
Suhu penyajianHangat
Bahan utamaIkan, cabai, asam jawa atau asam kandis
AnekaAsam padeh daging, asam pedas Melaka
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini
  • Buku resep: Ikan asam pedas

Ikan asam pedas (dalam bahasa Minang: asam padeh) adalah salah satu hidangan tradisional Melayu dan Minangkabau yang populer di Indonesia dan Malaysia. Hidangan ini memiliki ciri khas kuah berwarna merah menyala dengan cita rasa pedas dan asam yang kuat tanpa menggunakan santan.[1]

Sejarah dan Karakteristik

Hidangan ini mencerminkan budaya masyarakat pesisir di Selat Malaka dan Sumatra yang mengandalkan hasil laut. Berbeda dengan gulai yang umumnya menggunakan santan, ikan asam pedas menggunakan teknik merebus ikan bersama bumbu halus dan agen pengasam alami. Hal ini membuat rasa masakan lebih segar dan tidak cepat basi (lebih awet).[2]

Bahan-Bahan

Komposisi bumbu yang tepat adalah kunci utama dari kelezatan hidangan ini:

  • Ikan: Biasanya menggunakan ikan tongkol, tenggiri, kakap, atau ikan sungai seperti baung dan patin.
  • Bumbu Halus: Terdiri dari cabai merah, bawang merah, bawang putih, jahe, kunyit, dan lengkuas.
  • Agen Pengasam: Menggunakan asam kandis (khas Minang), asam jawa, atau asam gelugur. Di beberapa daerah, ditambahkan belimbing wuluh atau tomat.
  • Aroma: Menggunakan serai, daun jeruk, dan daun kesum (khas Melayu) untuk memberikan aroma wangi yang unik.[3]

Variasi Regional

1. Asam Padeh (Sumatra Barat): Cenderung memiliki kuah yang lebih kental dan sangat merah karena penggunaan cabai yang berlimpah.

2. Asam Pedas Melayu (Riau & Malaysia): Kuahnya lebih encer dan aromatik dengan tambahan bunga kantan atau daun kesum.

3. Asam Pedas Pontianak: Menggunakan ikan air tawar dengan rasa asam yang sangat menonjol dari asam jawa.

Referensi

  1. ↑ "Apa Itu Asam Padeh? Kuliner Minang yang Tidak Pakai Santan". Kompas.com. 2020-08-13. Diakses tanggal 2026-04-23.
  2. ↑ Gardjito, Murdijati (2018). Kuliner Nusantara: Profil Struktur Bumbu dan Bahan. Gramedia Pustaka Utama. ISBN 9786020613208.
  3. ↑ "Resep Ikan Asam Pedas Khas Melayu yang Segar". Detik.com. 2023-08-24. Diakses tanggal 2026-04-23.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah dan Karakteristik
  2. Bahan-Bahan
  3. Variasi Regional
  4. Referensi

Artikel Terkait

Asam pedas

variasi makanan khas Indonesia

Sayur asam

variasi makanan khas Indonesia

Pempek

olahan dari ikan. Namun, alih-alih disajikan dalam sup atau digoreng saja, pempek terkenal akan cuko, yaitu saus dengan rasa manis, asam, dan pedas. Pada awalnya

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026