Igor Fyodorovich Stravinsky adalah seorang komposer dan konduktor asal Rusia. Ia kemudian menjadi warga negara Prancis dan Amerika Serikat. Ia dianggap sebagai salah satu komposer paling penting dan berpengaruh di abad ke-20, serta tokoh utama dalam musik modernis.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Igor Stravinsky | |
|---|---|
Stravinsky pada awal tahun 1920-an | |
| Lahir | (1882-06-17)17 Juni 1882 Oranienbaum, Rusia |
| Meninggal | 6 April 1971(1971-04-06) (umur 88) New York City, Amerika Serikat |
Igor Fyodorovich Stravinsky (Rusia: Игорь Фёдорович Стравинский) (17 Juni [K.L. 5 Juni] 1882 – 6 April 1971) adalah seorang komposer dan konduktor asal Rusia. Ia kemudian menjadi warga negara Prancis (sejak 1934) dan Amerika Serikat (sejak 1945). Ia dianggap sebagai salah satu komposer paling penting dan berpengaruh di abad ke-20, serta tokoh utama dalam musik modernis.
Lahir di Saint Petersburg, Rusia, Stravinsky berasal dari keluarga musisi dan tumbuh dengan belajar piano serta teori musik. Saat kuliah hukum di Universitas Saint Petersburg, ia bertemu Nikolai Rimsky-Korsakov dan berguru musik padanya hingga Rimsky-Korsakov wafat pada 1908. Tak lama kemudian, Stravinsky bertemu dengan impresario (produser seni) Sergei Diaghilev. Diaghilev memesan tiga karya balet darinya untuk musim pertunjukan Ballets Russes di Paris: The Firebird (1910), Petrushka (1911), dan The Rite of Spring (1913). Karya yang terakhir disebut menimbulkan keributan besar saat pemutaran perdananya karena sifatnya yang avant-garde (sangat modern dan eksperimental). Karya ini kemudian mengubah cara pandang komposer terhadap struktur ritme.
Karier Stravinsky sebagai komposer sering dibagi menjadi tiga periode utama: periode Rusia (1913–1920), periode neoklasik (1920–1951), dan periode serial (1954–1968). Selama periode Rusia, ia sangat dipengaruhi oleh gaya dan cerita rakyat (folklor) Rusia. Karya seperti Renard (1916) dan Les noces (1923) mengambil inspirasi dari puisi rakyat Rusia. Karya lainnya, L'Histoire du soldat (1918), menggabungkan unsur-unsur rakyat ini dengan bentuk musik populer, seperti tango, waltz, ragtime, dan chorale (himne). Periode neoklasiknya memakai tema dan teknik dari era Klasik. Contohnya adalah penggunaan bentuk sonata dalam Octet (1923) dan tema mitologi Yunani dalam karya-karya seperti Apollon musagète (1927), Oedipus rex (1927), dan Persephone (1935). Pada periode serial, Stravinsky beralih ke teknik komposisi dari "Mazhab Wina Kedua" (Second Viennese School), seperti teknik dua belas nada (twelve-tone technique) dari Arnold Schoenberg. In Memoriam Dylan Thomas (1954) adalah karya pertamanya yang sepenuhnya memakai teknik itu. Canticum Sacrum (1956) adalah karya pertamanya yang memakai tone row (baris nada). Karya besar terakhir Stravinsky adalah Requiem Canticles (1966), yang dimainkan saat pemakamannya.
Meskipun banyak pendukungnya bingung dengan perubahan gaya musik Stravinsky yang terus-menerus, para penulis di kemudian hari mengakui gayanya yang serbaguna itu sebagai hal penting dalam perkembangan musik modernis. Ide-ide revolusioner Stravinsky memengaruhi berbagai komposer seperti Aaron Copland, Philip Glass, Béla Bartók, dan Pierre Boulez. Mereka semua tertantang untuk menciptakan musik baru (berinovasi) di luar sistem tonalitas, terutama dalam hal ritme dan bentuk musik. Pada tahun 1998, majalah Time memasukkan Stravinsky sebagai salah satu dari 100 orang paling berpengaruh abad itu. Stravinsky meninggal karena edema paru pada 6 April 1971 di New York City. Ia meninggalkan enam memoar yang ditulis bersama teman dan asistennya, Robert Craft, serta sebuah otobiografi dan kumpulan materi kuliah.