Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Ibnul Qayyim al-Jauziyyah

Abu Abdullah Syamsuddin Muhammad bin Abi Bakar bin Ayyub bin Sa'ad bin Hariz az-Zur'i ad-Dimasyqi al-Hanbali ; atau lebih dikenal dengan nama Ibnu Qayyim al-Jauziyyah adalah seorang ulama Islam berpengaruh dari abad ke-13. Ia dikenal dengan Ibnu Qayyim karena ayahnya, Abu Bakar bin Ayyub az-Zur'i, adalah pengawas (qayyim) di sebuah sekolah hukum lokal Hambali di Damaskus yang bernama Madrasah al-Jauziyyah.

ahli fiqih, ahli tafsir, ahli hadits, ahli ilmu nahwu, ahli ushul, ahli ilmu kalam bermazhab Hambali
Diperbarui 26 Maret 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Ibnul Qayyim al-Jauziyyah
Artikel ini membutuhkan rujukan tambahan agar kualitasnya dapat dipastikan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Ibnul Qayyim al-Jauziyyah" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
Artikel ini bukan mengenai Ibnul Jauzi.
Infobox orangimam Suntingan nilai di Wikidata
Ibnul Qayyim al-Jauziyyah
rahimahullah Suntingan nilai di Wikidata

Suntingan nilai di Wikidata
Nama dalam bahasa asli(ar) ابن قيم الجوزية Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kelahiran29 Januari 1292 (Kalender Masehi Gregorius) Suntingan nilai di Wikidata
Damaskus Suntingan nilai di Wikidata
Kematian16 September 1350 (Kalender Masehi Gregorius) Suntingan nilai di Wikidata (58 tahun)
Damaskus Suntingan nilai di Wikidata
Tempat pemakamanBab as-Saghir Suntingan nilai di Wikidata
Data pribadi
AgamaIslam dan Islam Sunni Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
SpesialisasiUlum hadis, Fikih dan tafsir al quran Suntingan nilai di Wikidata
Pekerjaanteolog, penyair, muhaddits, Faqih, pengarang Suntingan nilai di Wikidata
Murid dariIbnu Taimiyah Suntingan nilai di Wikidata
MuridIbnu Rajab, Ibnu Katsir, Fairuzabadi, Ahmad ibn Naqib al-Misri (en) Terjemahkan dan Baʻlī, Muḥammad ibn ʻAlī (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Karya kreatif
Karya terkenal
  • Q50146953 Terjemahkan../... 30+ Suntingan nilai di Wikidata
Keluarga
AnakBurhanuddin Ibnul Qayyim Suntingan nilai di Wikidata
AyahAbu Bakar Qayyim al-Jauziyyah Suntingan nilai di Wikidata

Abu Abdullah Syamsuddin Muhammad bin Abi Bakar bin Ayyub bin Sa'ad bin Hariz az-Zur'i ad-Dimasyqi al-Hanbali (bahasa Arab: أَبُو عَبْدِ ٱللَّٰهِ شَمْسُ ٱلدِّينِ مُحَمَّدُ بْنُ أَبِي بَكْرِ بْنِ أَيُّوبَ بْنِ سَعْدِ بْنِ حَرِيزٍ ٱلزُّرْعِيُّ ٱلدِّمَشْقِيُّ ٱلْحَنْبَلِيُّcode: ar is deprecated );[1] (29 Januari 1292 – 23 Agustus 1350) atau lebih dikenal dengan nama Ibnu Qayyim al-Jauziyyah (bahasa Arab: ابنِ قَيِّمِ الجَوْزِيَّةcode: ar is deprecated ) adalah seorang ulama Islam berpengaruh dari abad ke-13. Ia dikenal dengan Ibnu Qayyim (putra Qayyim) karena ayahnya, Abu Bakar bin Ayyub az-Zur'i, adalah pengawas (qayyim) di sebuah sekolah hukum lokal Hambali di Damaskus yang bernama Madrasah al-Jauziyyah.[2]

Dilahirkan di Damaskus, Suriah pada tanggal 29 Januari 1292 dan meninggal pada 23 September 1350). Ia merupakan seorang imam sunni, cendekiawan, dan ahli fikih yang hidup pada abad ke-13. Ia dikenal sebagai ahli fikih bermazhab Hambali. Di samping itu juga seorang ahli tafsir, ahli hadis, penghafal Al-Quran, ahli ilmu nahwu, ahli ushul, ahli ilmu kalam, dan seorang mujtahid.

Kelahiran dan Nasab

Nasabnya dari pihak ayah adalah Syamsuddin Abu 'Abdillah Muhammad bin Abubakar bin Ayyub bin Su'ad bin Hariz az-Zar'i ad-Dimasyqi, dikenal dengan sebutan Ibnul Qayyim Al-Jauziyah. Ia lahir pada tanggal 17 Safar 691 H.

Pendidikan

Ibnu Qayyim berguru ilmu hadis pada Syihab an-Nablusi dan Qadi Taqiyyuddin bin Sulaiman; berguru tentang fikih kepada syekh Safiyyuddin al-Hindi dan Isma'il bin Muhammad al-Harrani; berguru tentang ilmu waris (fara'idh) kepada bapaknya; dan juga berguru selama 16 tahun kepada Ibnu Taimiyyah.

Dia mempelajari ilmu faraidh dari ayahnya, karena ayahnya memiliki pemahaman baik dalam bidang ilmu tersebut. Ia mendalami bahasa Arab dari Ibnu Abi al-Fath al-Baththiy dengan membaca kitab-kitab: (al-Mulakhkhas li Abil Balqa’ kemudian kitab al-Jurjaniyah, kemudian Alfiyah Ibnu Malik, juga sebagian besar Kitab al-kafiyah was Syafiyah dan sebagian at-Tas-hil). Di samping itu belajar dari syekh Majduddin at-Tunisi satu bagian dari kitab al-Muqarrib li Ibni Ushfur.

Belajar ilmu Ushul dari syekh Shafiyuddin al-Hindi, ilmu fikih dari Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dan syekh Isma’il bin Muhammad al-Harraniy.

Ibnul Qayyim pernah dipenjara, dihina dan diarak berkeliling bersama Ibnu Taimiyah sambil didera dengan cambuk di atas seekor unta. Setelah Ibnu Taimiyah wafat, Ibnul Qayyim pun dilepaskan dari penjara. Hal itu disebabkan karena dia menentang adanya anjuran agar orang pergi berziarah ke kuburan para wali.

Dia peringatkan kaum muslimin dari adanya khurafat kaum sufi, logika kaum filsuf dan zuhud model orang-orang hindu ke dalam firkah Islamiyah.

Penguasaannya terhadap ilmu tafsir tiada bandingnya, pemahamannya terhadap ushuluddin mencapai puncaknya dan pengetahuannya mengenai hadis, makna hadis, pemahaman serta istinbath-istinbath rumitnya, sulit ditemukan tandingannya.

Begitu pula, pengetahuan dia rahimahullah tentang ilmu suluk dan ilmu kalam-nya ahli tasawuf, isyarat-isyarat mereka serta detail-detail mereka. Ia memang amat menguasai terhadap berbagai bidang ilmu ini.

Karena itulah banyak manusia-manusia pilihan dari kalangan para pemerhati yang menempatkan ilmu sebagai puncak perhatiannya, telah benar-benar menjadi murid dia. Mereka itu adalah para Ulama terbaik yang telah terbukti keutamaannya, di antaranya ialah:

  1. Anak dia sendiri bernama Syarafuddin Abdullah
  2. Anaknya yang lain bernama Ibrahim,
  3. Ibnu Katsir ad-Dimasyqiy penyusun kitab al-Bidayah wan Nihayah
  4. Al-Imam al-Hafizh Abdurrahman bin Rajab al-Hambali al-Baghdadi penyusun kitab Thabaqat al-Hanabilah
  5. Ibnu Abdil Hadi al-Maqdisi
  6. Syamsuddin Muhammad bin Abdil Qadir an-Nablisiy
  7. Ibnu Abdirrahman an-Nablisiy
  8. Muhammad bin Ahmad bin Utsman bin Qaimaz adz-Dzhahabi at-Turkumaniy asy-Syafi’i
  9. Ali bin Abdil Kafi bin Ali bin Taman As Subky
  10. Taqiyuddin Abu ath-Thahir al-Fairuz asy-Syafi’i

Manhaj serta hadaf Ibnul Qayyim rahimahullah ialah kembali kepada sumber-sumber dinul Islam yang suci dan murni, tidak terkotori oleh ra’yu-ra’yu (pendapat-pendapat) Ahlul Ahwa’ wal bida’ (Ahli bid’ah) serta helat-helat (tipu daya) orang-orang yang suka mempermainkan agama.

Oleh sebab itulah dia rahimahullah mengajak kembali kepada mazhab salaf; orang-orang yang telah mengaji langsung dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Merekalah sesungguhnya yang dikatakan sebagai ulama pewaris Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Di samping itu, Ibnul Qayyim juga mengumandangkan batilnya mazhab taklid. (Pendapat wahhabism).

Kendatipun dia adalah pengikut mazhab Hambali, tetapi dia sering keluar dari pendapatnya kaum Hanabilah, dengan mencetuskan pendapat baru setelah melakukan kajian tentang perbandingan mazhab-mazhab yang masyhur.

Akhir Hayat

Ibnu Qayyim al-Jauziyah, wafat pada malam Kamis, tanggal 13 Rajab tahun 751 Hijriyah dalam usia 60 tahun. Ia dishalatkan di Masjid Jami' Al-Umawi dan setelah itu di Masjid Jami' Jarrah. Ribuan pelayat berdesakan mengantar kepergian Ibnul Qayyim ke makamnya. Ibnul Qayyim dikuburkan di Pekuburan Babush Shagir.

Referensi

  1. ↑ Adel Nuwayhed (1988), مُعجم المُفسِّرين (dalam bahasa Arab), vol. 2 (Edisi 3), Beirut: Q121003654, hlm. 503, OCLC 235971276, Wikidata Q122197128
  2. ↑ Holtzman, Livnat (January 2009). "Ibn Qayyim al-Jawziyyah". Essays in Arabic Literary Biography: 208.

Bibliografi

  • Ijtimā' al-Juyūsy al-Islāmiyyah 'ala al-Mu'aththilah wa al-Jahmiyyah
  • Ahkām Ahli adz-Dzimmah
  • I'lān al-Muwaqi'īn 'an Rabb al-'Ālamin
  • Ighātsatu al-Lahfān min Mashāyidi asy-Syaithān
  • Ighātsatu al-Lahfan fī Hukmi Thalāqi al-Ghadbān
  • Badāi' al-Fawā'id
  • At-Tibyān fī Aqsāmi al-Qur'ān
  • Tuhfatu al-Maudūd bi Ahkāmi al-Maulūd
  • Jalāu al-Afhām fī ash-Shālāti wa as-Salāmi 'ala khairi al-Anām
  • Al-Jawāb al-Kāfi liman sa ala 'an ad-Dawā asy-Syāfi au Ad-Dā wa ad-Dawā'
  • Hādi al-Arwāh ila bilādi al-Afrāh
  • Raudhatu al-Muhibīn wa Nuzhatu al-Musytāqqīn
  • Ar-Rūh
  • Zādu al-Ma'ād fī Hadyi Khairi al-'Ibād
  • Syifā'u al-'Alil fi Masā'ili al-Qadhā' wa al-Qadar wa al-Hikmatu wa at-Ta'līl
  • Ash-Shawā'iq al-Mursilah 'ala al-Jahmiyyah wa al-Mu'aththilah
  • Ath-Thibb an-Nabawī (Bagian dari Kitab Zādu al-Ma'ād)
  • Ath-Thuruq al-Hukmiyyah
  • 'Iddatu ash-Shābirīn wa Dzukhriyyaty asy-Syākirīn
  • Al-Farusiyah
  • Al-Fawā id
  • Al-Kāfiyah asy-Syāfiyah fi an-Nahwi
  • Al-Kāfiyah asy-Syāfiyah fi al-Intishari lilfirqati an-Nājiyah
  • Al-Kalām 'ala mas'alati as-Simāi
  • Kitāb ash-Shalāti wa Ahkāmu Tārikuhā
  • Madāriju as-Sālikīn baina Manāzili Iyyāka Na'budu wa Iyyaka Nasta'īn
  • Miftāhu Dāri as-Sa'ādah wa Mansyur Wilāyati al-'Ilmi wa al-Irādah
  • Al-Manār al-Munīf fī ash-Shahīh wa adh-Dha'īf
  • Hidāyatu al-Hiyāri fī Ajwibati al-Yahūd wa an-Nashāra
  • Al-Wābil ash-Shayyib min al-Kalimi ath-Thayyib

Pranala luar

Wikisource Arab memiliki teks asli yang berkaitan dengan artikel ini:
Ibn Qayyim
  • (Inggris) Sampel biografi Ibnul Qayyim Diarsipkan 2013-01-21 di Wayback Machine.
  • (Indonesia) Menyambut Buah Hati Ibnu Qoyyim Al Jauziyyah Diarsipkan 2014-12-04 di Wayback Machine.
  • Biodata at MuslimScholars.info
  • Who is Ibn Qayyim al-Jawziyya? - Hidaya Research
  • "Islamic Universalism : Ibn Qayyim al-Jawziyya's Salafi Deliberations on the Duration of Hellfire". Diarsipkan dari asli tanggal 2012-01-08. Diakses tanggal 2012-01-05.
  • "Short Biography of Ibn Qayyim Al-Jawziyya". Bysiness.co.uk. Diakses tanggal 2010-04-12.
  • "Ibn Qayyim Al-Jawziyyah". Sunnah.org. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-06-25. Diakses tanggal 2010-04-12.
  • Articles and Book Collection
  • Quotes by Ibn al-Qayyim Diarsipkan 2020-03-11 di Wayback Machine.
  • Books
  • https://web.archive.org/web/20061107120050/http://mac.abc.se/home/onesr/h/105.html
  • "IslamWeb". IslamWeb. Diakses tanggal 2010-04-12.
  • "The Hardness of The Heart". Angelfire.com. Diakses tanggal 2010-04-12.
  • l
  • b
  • s
Ulama-Ulama Ahli Fiqih Mazhab Hambali
Abad ke-3 H
Ahmad bin Hambal · Abu Dawud
Abad ke-4 H
Al-Ajurri · Abu Bakr al-Khallal · Al-Barbahari · Ibnu Baththah al-Ukbari · Ibn Manda · Abu Muzahim al-Khaqani
Abad ke-5 H
Abu Saeed Mubarak Makhzoomi · Al-Qadi Abu Ya'la · Ibnu Aqil · Khwaja Abdullah Ansari
Abad ke-6 H
Abdul-Razzaq Gilani · Abdul Qadir al-Jailani · Awn al-Din ibn Hubayra · Hammad al-Harrani · Ibnu al-Jauzi
Abad ke-7 H
Zayn al-Din al-Amidi · Diya al-Din al-Maqdisi · Ibnu Qudamah · Abdul Ghani al-Maqdisi
Abad ke-8 H
Ibnu Abdul Hadi · Ibnu Muflih · Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah · Ibnu Rajab · Ibnu Taimiyyah
Abad ke-11 H
Al-Bahūtī · Ibnu al-Imad al-Hanbali
Abad ke-12 H
Muhammad bin Abdul Wahhab
Abad ke-14 H
Abdul Aziz bin Baz · Abul Kalam Azad · Ibn Humaid · Muhammad bin Shalih al-Utsaimin · Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di
Abad ke-15 H
Abdullah bin Abdul Rahman bin Jibreen · Abdul Rahman Al-Sudais · Hatim al-Awni · Saeed Abubakr Zakaria · Shalih bin Fauzan al-Fauzan · Saud asy-Syuraim · Omar Suleiman (Imam) · Mufti Menk
Metode penentuan abad seorang ulama dengan tahun kematiannya, Lihat Panduan Penggunaan
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • ISNI
  • VIAF
  • GND
  • FAST
  • WorldCat
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Jepang
  • Australia
  • Republik Ceko
  • Belanda
  • Norwegia
  • Swedia
  • Polandia
  • Vatikan
  • Israel
  • Belgia
Akademik
  • CiNii
Orang
  • Trove
  • Deutsche Biographie
  • DDB
Lain-lain
  • IdRef
  • SNAC
  • İslâm Ansiklopedisi
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Kelahiran dan Nasab
  2. Pendidikan
  3. Akhir Hayat
  4. Referensi
  5. Bibliografi
  6. Pranala luar

Artikel Terkait

Muhammad bin Abdul Wahhab

ulama dan reformis Islam dari Arab Saudi

Ibnu Taimiyah

Ilmuwan Muslim di bidang analogi, bahasa, hadis, khat, matematika, tafsir, dan tauhid

Muhammad bin Shalih al-Utsaimin

Ulama Arab Saudi

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026