Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Hutan sekunder

Hutan sekunder adalah hutan yang tumbuh dan berkembang secara alami sesudah terjadi kerusakan/perubahan pada hutan yang pertama. Hutan sekunder merupakan fase pertumbuhan hutan dari keadaan tapak gundul, karena alam ataupun antropogen, sampai menjadi klimaks kembali. Ciri-ciri dari hutan sekunder meliputi:Komposisi dan struktur tidak saja tergantung tapak namun juga tergantung pada umur. Tegakan muda berkomposisi dan struktur lebih seragam dibandingkan hutan aslinya. Tak berisi jenis niagawi. Jenis-jenis yang lunak dan ringan, tidak awet, kurus, tidak laku. Persaingan ruangan dan sinar yang intensif sering membuat batang bengkok. Jenis-jenis cepat gerowong. Riap awal besar, lambat laun mengecil. Karena struktur, komposisi dan riapnya tidak akan pernah stabil, sulit merencanakan pemasaran hasilnya

Wikipedia article
Diperbarui 4 Januari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Hutan sekunder
Hutan sekunder yang didominasi mahang (Macaranga spp.) di Musi Rawas

Hutan sekunder adalah hutan yang tumbuh dan berkembang secara alami sesudah terjadi kerusakan/perubahan pada hutan yang pertama. Hutan sekunder merupakan fase pertumbuhan hutan dari keadaan tapak gundul, karena alam ataupun antropogen, sampai menjadi klimaks kembali. Ciri-ciri dari hutan sekunder meliputi:

  • Komposisi dan struktur tidak saja tergantung tapak namun juga tergantung pada umur.
  • Tegakan muda berkomposisi dan struktur lebih seragam dibandingkan hutan aslinya.
  • Tak berisi jenis niagawi. Jenis-jenis yang lunak dan ringan, tidak awet, kurus, tidak laku.
  • Persaingan ruangan dan sinar yang intensif sering membuat batang bengkok.
  • Jenis-jenis cepat gerowong. Riap awal besar, lambat laun mengecil.
  • Karena struktur, komposisi dan riapnya tidak akan pernah stabil, sulit merencanakan pemasaran hasilnya

Jenis-jenis penyusun hutan sekunder

Jenis-jenis penyusun hutan sekunder umumnya adalah jenis-jenis pohon yang cepat tumbuh, tetapi berusia tidak seberapa panjang. Banyak di antaranya berasal dari famili Euphorbiaceae, Rubiaceae, Moraceae. Beberapa contohnya, di antaranya:

  • Artocarpus elasticus
    Artocarpus elasticus
  • Bellucia pentamera
    Bellucia pentamera
  • Campnosperma auriculatum
    Campnosperma auriculatum
  • Caryota mitis
    Caryota mitis
  • Commersonia bartramia
    Commersonia bartramia
  • Dillenia suffruticosa
    Dillenia suffruticosa
  • Ficus septica
    Ficus septica
  • Macaranga gigantea
    Macaranga gigantea
  • Macaranga tanarius
    Macaranga tanarius
  • Macaranga triloba
    Macaranga triloba
  • Mallotus paniculatus
    Mallotus paniculatus
  • Neolamarckia cadamba
    Neolamarckia cadamba
  • Schima wallichii
    Schima wallichii
  • Trema orientalis
    Trema orientalis

Referensi

  • CIFOR Secondary Forest
  • FAO Forestry
  • World Resource Institute Diarsipkan 2006-09-08 di Wayback Machine.

Pranala luar

  • M. van Breugel, 2007, Dynamics of secondary forests. PhD Thesis Wageningen University. ISBN 978-90-8504-693-6
  • Uzay. U Sezen, 2007, Parentage analysis of a regenerating palm tree in a tropical second-growth forest. Ecological Society of America, Ecology 88: 3065-3075.
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
  • GND

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Jenis-jenis penyusun hutan sekunder
  2. Referensi
  3. Pranala luar

Artikel Terkait

Kucica hutan

spesies burung

Hutan

kawasan pepohonan dan tumbuhan

Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda

taman hutan raya di Indonesia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026