Hubungan Takhta Suci–Uni Soviet ditandai dengan ketidaksepakatan ideologis yang sudah berlangsung lama antara Gereja Katolik dan Uni Soviet. Takhta Suci berusaha untuk masuk dalam dialog pragmatis dengan para pemimpin Soviet selama kepausan Paus Yohanes XXIII dan Paus Paulus VI. Pada tahun 1990-an, kebijakan diplomatik Paus Yohanes Paulus II disebutkan sebagai salah satu faktor utama yang menyebabkan pembubaran Uni Soviet.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Hubungan Takhta Suci–Uni Soviet ditandai dengan ketidaksepakatan ideologis yang sudah berlangsung lama antara Gereja Katolik dan Uni Soviet. Takhta Suci berusaha untuk masuk dalam dialog pragmatis dengan para pemimpin Soviet selama kepausan Paus Yohanes XXIII dan Paus Paulus VI. Pada tahun 1990-an, kebijakan diplomatik Paus Yohanes Paulus II disebutkan sebagai salah satu faktor utama yang menyebabkan pembubaran Uni Soviet.