Hipotoni adalah merendahnya tegangan (tonus) otot pada waktu istirahat, yang terjadi bila jalan yang menyampaikan rangsang dan kumparan otot ke alfa motoneuron rusak atau putus; dapat terjadi juga bila otot sendiri rusak, misalnya pada penyakit otot atau penyakit yang mengenai saraf tepi. sumber lain menjelaskan bahwa hipotonia adalah suatu kondisi yang terjadi ketika berkurang nada otot rangka, dan juga berkurang ketahanan otot passive peregangan.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia


Hipotoni adalah merendahnya tegangan (tonus) otot pada waktu istirahat, yang terjadi bila jalan yang menyampaikan rangsang dan kumparan otot ke alfa motoneuron rusak atau putus; dapat terjadi juga bila otot sendiri rusak, misalnya pada penyakit otot atau penyakit yang mengenai saraf tepi.[1] sumber lain menjelaskan bahwa hipotonia adalah suatu kondisi yang terjadi ketika berkurang nada otot rangka, dan juga berkurang ketahanan otot passive peregangan.[2]
Hipotonia biasanya terjadi pada saat kelahiran dan sering terlihat pada saat anak berusia enam bulan, jika tidak sebelumnya.[3] Bayi yang baru lahir dan anak-anak muda yang menginap penyakit hipotonia parah sering digambarkan sebagai "floppy" atau seperti "boneka kain".[3] Tanda-tanda spesifik dari hipotonia pada anak adalah sebagai berikut: