Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Relativitas linguistik

Relativitas linguistik atau hipotesis Sapir-Whorf adalah sebuah prinsip dan teori yang menyatakan bahwa ada hubungan kuat antara bahasa, budaya, dan pikiran seorang penutur. Lalu, dalam proses berbahasa, terbukti bahwa kondisi dan kebudayaan seseorang sangat memengaruhi bahasa yang digunakan dalam komunikasi sehari-hari. Pola budaya suatu masyarakat, menurut hipotesis ini, mampu mengkonstruksi klausa sehingga memberikan variasi informasi dan kesantunan suatu bahasa. Hipotesis ini didasari oleh penelitian Edward Sapir dan Benjamin Lee Whorf terhadap suku Hopi di Afrika.

Wikipedia article
Diperbarui 17 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Relativitas linguistik atau hipotesis Sapir-Whorf adalah sebuah prinsip dan teori yang menyatakan bahwa ada hubungan kuat antara bahasa, budaya, dan pikiran seorang penutur. Lalu, dalam proses berbahasa, terbukti bahwa kondisi dan kebudayaan seseorang sangat memengaruhi bahasa yang digunakan dalam komunikasi sehari-hari.[1] Pola budaya suatu masyarakat, menurut hipotesis ini, mampu mengkonstruksi klausa sehingga memberikan variasi informasi dan kesantunan suatu bahasa.[1] Hipotesis ini didasari oleh penelitian Edward Sapir dan Benjamin Lee Whorf terhadap suku Hopi di Afrika.[2]

Rujukan

  1. 1 2 Jufrizal, Zul Amri, Renaldi. Hipotesis Sapir-Whorf dan Struktur Informasi Klausa Pentopikalan Bahasa Minangkabau. Universitas Negeri Padang.
  2. ↑ Kramsch,Claire. 1998. Language and Culture. Oxford University Press.
Ikon rintisan

Artikel bertopik linguistik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • GND
  • FAST
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Israel
Lain-lain
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Rujukan

Artikel Terkait

Benjamin Lee Whorf

kemudian mulai belajar linguistik di Universitas Yale. Whorf dikenal luas karena ide-idenya tentang relativitas linguistik, hipotesis bahwa bahasa memengaruhi

Antropologi linguistik

terselesaikan dari relativitas linguistik (terkait dengan Edward Sapir dan Benjamin Lee Whorf, tapi sesungguhnya dibawa ke penelitian linguistik di Amerika oleh

Edward Sapir

pemikirannya dikembangkan oleh muridnya Benjamin Lee Whorf dalam prinsip relativitas linguistik atau hipotesis "Sapir-Whorf" . Dalam dunia antropologi Sapir dikenal

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026