Henry Lincoln Duarte alias Hendro Sudarto adalah seorang penulis dan sutradara film pada tahun 50-an dari Indonesia. Ia lahir pada tanggal 02 September 1909 di Agana, Guam, Amerika Serikat.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel ini memiliki beberapa masalah. Tolong bantu memperbaikinya atau diskusikan masalah-masalah ini di halaman pembicaraannya. (Pelajari bagaimana dan kapan saat yang tepat untuk menghapus templat pesan ini)
|
Artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia. |

Henry Lincoln Duarte alias Hendro Sudarto adalah seorang penulis dan sutradara film pada tahun 50-an dari Indonesia. Ia lahir pada tanggal 02 September 1909 di Agana, Guam, Amerika Serikat.
Henry ikut serta dalam sebuah group opera yang didirikan di Sidoarjo oleh A. Piedro. Group opera ini dinamakan Dardanella. Dardanella sendiri merupakan rombongan teater besar yang punya nama saat masa kolonial.
Henry juga pernah melakukan perjalanan ke Siam, Burma, Sri Lanka, India dan Tibet yang di sebut Tour d'Orient bersama group operanya Dardanella. dalam perjalanan itu Dardanella menampilkan Tarian-tarian Indonesia seperti Serimpi, Budoyo, Golek, Jangger, Durga, Penca Minangkabau, Penca Sunda, tari-tarian Papua, Nyanyian Ambon dan Keroncong. Namun, dalam tour d'Orient mereka tidak menggunakan nama Dardanella melainkan The Royal Balinese Dancers.
Saat mengadakan pertunjukan di India, Sin Po edisi 23 Desember 1939 menulis kalau mereka mendapat pujian dari orang-orang terkenal di sana, seperti Rabindranath Tagore, Maharaja Baroda,Maharaja Patiala, Profesor Chaterjee, Jawaharlal Nehru, sampai di Mahatma Gandhi. Surat kabar amarita Bazar Patrika di Kalkuta, India, menulis: “Supple passionate and warm….which words are to poor express.” Surat kabar Madras Mail menulis: “An Excellent performance…”.
Setelah sukses melakukan tour di beberapa Negara.Henry dan beberapa anggota Dardanella tidak mengikuti Piedro melanjutkan tour ke Eropa, tetapi Henry berhenti dari Dardanella dan kembali ke Jawa.
Di Jawa Henry L. Duarte membantu Njoo Cheong Seng dan Fifi Young mendirikan Fifi Young's Pagoda