Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Hegemoni kawasan

Hegemoni kawasan dalam hubungan internasional adalah pengaruh yang dimiliki sebuah negara atas negara-negara tetangganya. Negara merdeka itu disebut hegemon kawasan. Hubungan antara hegemon kawasan dan negara lain dalam lingkup pengaruhnya sejalan dengan hubungan antara hegemon global dan negara lain dalam sistem internasional.

Wikipedia article
Diperbarui 17 Agustus 2023

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Hegemoni kawasan dalam hubungan internasional adalah pengaruh yang dimiliki sebuah negara atas negara-negara tetangganya. Negara merdeka itu disebut hegemon kawasan. Hubungan antara hegemon kawasan dan negara lain dalam lingkup pengaruhnya sejalan dengan hubungan antara hegemon global dan negara lain dalam sistem internasional.

Ilmuwan hubungan internasional John Mearsheimer menulis tentang usaha mencapai status hegemoni kawasan dalam bukunya, The Tragedy of Great Power Politics. Menurut teori realisme ofensif yang dicetuskannya, sistem internasional yang anarkis, keinginan untuk bertahan hidup, dan ketidakpastian niat negara lain akan membuat semua negara mengejar status hegemoni kawasan. Menurut Mearsheimer, hegemoni global adalah tujuan akhir yang tak dapat dicapai; negara yang telah meraih status hegemon global akan berusaha mencegah perkembangan para pesaingnya di kawasan lain.

Contoh modern

Informasi lebih lanjut: Penguasa regional

Contoh hegemon kawasan saat ini cenderung sensitif dan dapat dipertentangkan. Penilaian hegemon regional didasarkan pada konteks atau sudut pandang tertentu yang membuat statusnya subjektif. Amerika Serikat adalah contoh hegemon kawasan yang tak terbantahkan lagi di benua Amerika.[1]

Hegemon kawasan lainnya adalah:

  • India[2] dan Pakistan[3] di Asia Selatan.
  • Tiongkok di Asia.
  • Brasil,[4][5][6][7] Meksiko,[8][9] dan Argentina [10][11][12] Amerika Latin.
  • Ethiopia dan Kenya di Tanduk Afrika dan Afrika Timur;[13] dan Tanzania di Afrika Timur.[14][15]
  • Indonesia di Asia Tenggara.
  • Afrika Selatan di Afrika bagian selatan.[16]
  • Turki, Arab Saudi, Israel, dan Iran di Asia Barat.[1][17]

Lihat pula

  • Penguasa menengah
  • Penguasa regional
  • Penguasa besar
  • Hegemoni
  • Lingkup pengaruh

Referensi

  1. 1 2 David J. Myers. 1991. Regional Hegemons: Threat Perception and Strategic Response. ISBN 978-0-8133-8155-8
  2. ↑ Regional Hegemony and Its Discontents: India and South Africa Compared By Stephen F. Burgess
  3. ↑ "The United States and the Great Powers:world politics in the twenty-first century". Diarsipkan dari asli tanggal 2023-08-17. Diakses tanggal 2015-05-10.
  4. ↑ "www.fntg.org" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2007-07-02. Diakses tanggal 2015-05-10.
  5. ↑ "http://doi.org". Diarsipkan dari asli tanggal 2023-07-05. Diakses tanggal 2019-10-24. ;
  6. ↑ "lap.sagepub.com". Diarsipkan dari asli tanggal 2009-06-30. Diakses tanggal 2015-05-10.
  7. ↑ "www.brazzilmag.com". Diarsipkan dari asli tanggal 2006-12-11. Diakses tanggal 2015-05-10.
  8. ↑ "Ministry of Foreign Affairs of Japan" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2018-11-13. Diakses tanggal 2015-05-10.
  9. ↑ "Oxford Analytica". Diarsipkan dari asli tanggal 2007-10-24. Diakses tanggal 2015-05-10.
  10. ↑ "Salinan arsip" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2012-09-13. Diakses tanggal 2015-05-10.
  11. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2011-11-20. Diakses tanggal 2015-05-10.
  12. ↑ "Salinan arsip" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2016-03-04. Diakses tanggal 2015-05-10.
  13. ↑ Ethiopia regional powerhouse
  14. ↑ Frank N. Magill (1999). The 20th Century Go-N: Dictionary of World Biography. Routledge. hlm. 2775–. ISBN 978-1-317-74060-5.
  15. ↑ Ladislas Bizimana (1999). Conflict in the African Great Lakes Region: A critical analysis of regional and international involvement. Universidad de Deusto. hlm. 55–. ISBN 978-84-9830-536-4.
  16. ↑ Prys, Miriam (August 2009). "Regional Hegemon or Regional Bystander: South Africa's Zimbabwe Policy 2000-2005". Politikon. 36 (2): 193–218. doi:10.1080/02589340903240138.
  17. ↑ M. A. Muqtedar Khan. Jihad for Jerusalem: Identity and Strategy in International Relations. p131-135. Preager/Greenwood Press.

Bacaan lanjutan

  • David J. Myers. 1991. Regional Hegemons: Threat Perception and Strategic Response. ISBN 978-0-8133-8155-8
  • David R. Mares. 1988. "Middle Powers under Regional Hegemony: To Challenge or Acquiesce in Hegemonic Enforcement." International Studies Quarterly. 32(4):453-471.
  • William Zimmerman. 1978. "Hierarchical Regional Systems and the Politics of System Boundaries." International Organization. 26(1):18-36.

Pranala luar

  • Challenges to U.S. Global and Regional Hegemony and Implications for the Post-Cold War International System (University of Illinois Conference) Diarsipkan 2010-07-03 di Wayback Machine.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Contoh modern
  2. Lihat pula
  3. Referensi
  4. Bacaan lanjutan
  5. Pranala luar

Artikel Terkait

Kesultanan Banten

kesultanan yang berlokasi di Jawa barat laut, yang berfungsi sebagai salah satu pusat perdagangan rempah-rempah modern awal

Pasang Surut Dinasti Mataram

tersendiri sebagai suatu strategi bangsa Indonesia di wilayah jawa menghadapi hegemoni kekuasaan Belanda sekaligus benteng budaya dengan corak dasar sama (Jawa)

Sejarah Batak

dari identitas "Melayu" di kawasan pesisir, yang sangat erat kaitannya dengan dinamika perdagangan hulu-hilir di kawasan Selat Malaka. Identitas etno-geografis

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026