Daryl Hall & John Oates adalah duet musik rok berkebangsaan Amerika Serikat yang didirikan di Philadelphia, Pennsylvania, pada tahun 1970. Daryl Hall umumnya ialah vokalis utama, sementara John Oates terutama mengisi gitar listrik dan vokal latar, serta sesekali vokal utama. Keduanya mencipta sebagian besar lagu yang mereka bawakan, baik secara terpisah maupun berkolaborasi. Mereka mencapai ketenaran terbesar mereka dari pertengahan 1970-an sampai dengan tahun 1980-an dengan sebuah perpaduan antara musik R&B, rok, dan Soul.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Daryl Hall & John Oates | |
|---|---|
Daryl Hall & John Oates pada tahun 2017 | |
| Informasi latar belakang | |
| Nama lain | Whole Oats[1] |
| Asal | Philadelphia, Pennsylvania, Amerika Serikat |
| Genre | |
| Tahun aktif | 1970–2024 |
| Label | |
| Situs web | www |
| Mantan anggota | Daryl Hall John Oates |
Daryl Hall & John Oates adalah duet musik rok berkebangsaan Amerika Serikat yang didirikan di Philadelphia, Pennsylvania, pada tahun 1970. Daryl Hall umumnya ialah vokalis utama, sementara John Oates terutama mengisi gitar listrik dan vokal latar, serta sesekali vokal utama. Keduanya mencipta sebagian besar lagu yang mereka bawakan, baik secara terpisah maupun berkolaborasi. Mereka mencapai ketenaran terbesar mereka dari pertengahan 1970-an sampai dengan tahun 1980-an dengan sebuah perpaduan antara musik R&B, rok, dan Soul.[3]
Walaupun gelar resmi dan pilihan mereka mencakup nama depan para anggota, duet musik ini selalu dicantumkan dalam album-album musik mereka sebagai Daryl Hall John Oates di semua rilisan mereka di Amerika Serikat. Duet musik ini mencapai Top 40 dengan 29 dari 33 single mereka yang masuk tangga lagu Billboard Hot 100 dari tahun 1974 sampai dengan tahun 1991. Enam di antaranya memuncaki posisi jawara: "Rich Girl" (1977), "Kiss on My List" (1980), dua rilisan tahun 1981: "I Can't Go for That (No Can Do)" (juga jawara R&B) dan "Private Eyes," "Maneater" (1982), dan "Out of Touch" (1984). Secara keseluruhan, 16 Top Ten Daryl Hall & John Oates juga termasuk "Family Man," "Method of Modern Love," "Sara Smile," "Say It isn't So," "She's Gone," dan "You Make My Dreams (Come True.)" Tujuh album Daryl Hall & John Oates telah disertifikasi Platinum RIAA dan enam di antaranya Emas.[4] Di Belanda, mereka telah mencapai kesuksesan dengan lima single Top 40, tapi hanya single "Adult Education" yang mencapai Top Ten, dan telah menghabiskan 29 pekan di Dutch Top 40 Chart.[5] Di Belgia, Daryl Hall & John Oates mempunyai enam single Top 40, dua di antaranya – "Adult Education" dan "Maneater" – mencapai Top Ten, dan telah menghabiskan 39 pekan di Top 40 Chart.[6] Di Inggris, Daryl Hall & John Oates mempunyai dua album Top Ten dan telah menghabiskan 120 pekan di tangga album Top 75 Inggris.[7]

Walaupun duet musik ini telah menggunakan beragam musisi sesi dalam rekaman mereka, beberapa musisi khususnya muncul di banyak karya mereka dan telah melakukan tur bersama mereka, termasuk Charles DeChant, G. E. Smith pada gitar, Mickey Curry pada drum, Tom "T-Bone" Wolk pada gitar bas. Selain itu, Daryl Hall & John Oates berkolaborasi dengan Allen bersaudari, Janna dan Sara, dalam penciptaan dan penggubahan lagu.
Pada bulan Agustus 2018, dalam sebuah perayaan ulang tahun ke-60 Hot 100, Daryl Hall & John Oates berada di posisi ke-18 di sebuah daftar seniman Hot 100 teratas sepanjang masa dan posisi keenam di sebuah daftar duet/grup musik Hot 100 teratas. Mereka tetap menjadi duet musik paling sukses sepanjang masa, di depan Simon and Garfunkel, The Carpenters, dan The Everly Brothers.[8] Pada bulan September 2010, VH1 menempatkan Daryl Hall & John Oates di posisi ke-99 di antara 100 seniman terhebat sepanjang masa. Pada bulan April 2014, mereka dimasukkan ke dalam Rock and Roll Hall of Fame,[9] dan pada tanggal 2 September 2016, mereka menerima sebuah bintang di Hollywood Walk of Fame.[10]
Daryl Hall (lahir di Pottstown, Pennsylvania, pada tanggal 11 Oktober 1946)[11] & John Oates (lahir di New York City pada tanggal 7 April 1948)[12] pertama kali bertemu di Adelphi Ballroom di Philadelphia pada tahun 1967. Masing-masing memimpin grup musiknya sendiri, Hall bersama The Temptones dan Oates bersama The Masters. Sebelumnya, pada umur lima tahun, dia melihat Bill Haley & His Comets tampil di tempat khas di sebuah taman hiburan, yang memicu minat Oates pada musik. Saat sekolah menengah, dia bergabung dengan band amatir, memainkan musik Soul oleh berbagai seniman seperti, antara lain, James Brown dan Wilson Pickett.[13] Namun, Oates juga mendengarkan musik Folk oleh Bob Dylan, bersama Joan Baez.[13] Daryl Hall & John Oates menghadiri sebuah kompetisi band, apabila mereka menemukan bahwa mereka tertarik pada musik yang sama dan keduanya kuliah di Universitas Temple. Mereka mulai menghabiskan waktu bersama dan akhirnya berbagi sejumlah apartemen di kota itu.[14] Salah satu apartemen yang mereka tinggali memiliki Hall & Oates di kotak suratnya, menjadi nama panggilan umum duet musik itu.[15] Butuh waktu dua tahun lagi bagi mereka untuk mendirikan sebuah duet musik.[16] Keduanya tidak mulai bekerja sama secara serius sampai dengan tahun 1970 selepas Oates kembali dari tinggal lama di Eropa.[11]
Di awal karier rekaman mereka, Daryl Hall & John Oates mengalami kesukaran untuk mendefinisikan suara mereka dengan jelas, bergantian antara Folk, Pop, rok dan Soul. Tiada satupun album-album studio awal mereka— Abandoned Luncheonette, War Babies, dan Whole Oats — sangat sukses pada perilisan awal.[17] Walaupun diproduseri oleh produser-produser besar seperti Arif Mardin dan Todd Rundgren, Daryl Hall & John Oates tidak mempunyai single andalan. Namun, selepas single "She's Gone " dari album, Abandoned Luncheonette, dikover oleh Lou Rawls dan Tavares, versi terakhir mencapai #1 di tangga lagu R&B pada tahun 1974.[18][17] Dicipta untuk istri pertama Hall, Bryna Lublin (Hall), lagu "She's Gone" terinspirasi oleh Oates yang ditinggalkan saat berkencan di Malam Tahun Baru. Single lain dari album, Abandoned Luncheonette, adalah "Las Vegas Turnaround."
Selepas merilis album War Babies pada tahun 1974, Daryl Hall & John Oates meninggalkan Atlantic Records untuk bergabung dengan RCA Records.[17] Album studio pertama mereka untuk RCA, Daryl Hall & John Oates (kerap disebut oleh penggemar mereka sebagai "album perak" karena bahan foil perak pada sampul album ori), dirilis pada tahun 1975 dan merupakan kesuksesan penting pertama mereka. Album studio tersebut berisi balada, "Sara Smile,"[17] sebuah lagu yang dicipta Hall untuk Sara Allen. Sampul album tersebut dirancang oleh Pierre LaRoche, pencipta sampul untuk Ziggy Stardust untuk David Bowie.[19]

Lagu "Sara Smile" menjadi Top Ten hit pertama Daryl Hall & John Oates, berada di posisi ke-4 di Billboard Hot 100 pada bulan Juni 1976. Kemudian, Atlantic Records merilis ulang single "She's Gone," berada di posisi ke-7 pada bulan Oktober 1976, dan album Abandoned Luncheonette, berada di posisi ke-33 di tangga album pada tanggal 20 November 1976, dan bertahan selama 38 pekan.[20]
Disusul dengan album studio yang lebih berorientasi Pop, Bigger than Both of Us, pada tahun yang sama. Walaupun single pertama album studio tersebut — balada Philadelphia Soul, "Do What You Want, Be What You Are" — hampir tidak masuk 40 besar, single kedua Daryl Hall & John Oates, "Rich Girl," sukses besar.[17] Lagu tersebut merupakan lagu jawara pertama Daryl Hall & John Oates,[17] berada di posisi jawara pada tanggal 26 Maret 1977.[21]
Selepas rentetan hits ini, Daryl Hall & John Oates masih kesukaran mendapatkan kesempatan untuk diputar di radio. Walaupun turnya rutin dan rekaman albumnya efisien, duet musik ini tidak berhasil meraih kesuksesan musik Pop karena sejumlah sebab, terutama popularitas jenis disko. Saat mereka merilis album-album studio bernuansa rok: Beauty on a Back Street pada tahun 1977 dan Along the Red Ledge pada tahun 1978, musik disko lagi viral dan mendominasi industri musik Pop.
Daryl Hall & John Oates mengeluarkan beberapa hits selama periode ini: follow-up dari lagu "Rich Girl," "Back Together Again," mencapai Top 40, dan lagu "It's a Laugh" (dari album, Along the Red Ledge) mencapai 20 besar pada tahun 1978. Pada tahun 1977, RCA mencoba mendorong Hall ke depan dengan album studio solo pertamanya, Sacred Songs. Namun, selepas ditawari rekaman yang sangat eksperimental, diproduseri oleh Robert Fripp dari King Crimson, RCA enggan merilis album yang, menurut mereka, merupakan album non-komersial. Akhirnya, album Sacred Songs dirilis pada tahun 1980.
Pada tahun 1979, Daryl Hall & John Oates mengeluarkan album, X-Static – diproduseri oleh David Foster, menggabungkan antara musik disko dengan rok.[17] Album ini tidak terlalu sukses, walaupun lagu "Wait for Me" berhasil mencapai 20 besar. Tahun 1980-an membawa perubahan bagi Daryl Hall & John Oates. Pasangan ini merasa bahwa hambatan terbesar bagi kesuksesan mereka adalah musik mereka ditapis melalui produser luar, dan musisi studio tidak familiar dengan selera dan pemikiran mereka sendiri. Pada tahun 1979, mereka merekrut G. E. Smith (yang pernah bekerja dengan Dan Hartman dan David Bowie) sebagai gitaris utama, Mickey Curry sebagai pemain drum, dan Tom "T-Bone" Wolk bergabung sebagai bassis pada tahun 1981. Daryl Hall & John Oates juga mulai bekerja dengan Neil Kernon, seorang teknisi di album Voices yang bekerja sebagai produser bersama di dua album studio Daryl Hall & John Oates seterusnya.

Band ini juga ingin menangkap suara New York City yang saat itu telah menjadi rumah mereka. Akibatnya, daripada melakukan rekaman di Los Angeles, seperti yang telah mereka lakukan sebelumnya, mereka memutuskan untuk merekam di Electric Lady Studios di New York City, hanya lima menit dari apartemen mereka, dan mulai memproduseri rekaman mereka sendiri bersama band tur mereka yang mendukung mereka di studio.
Album yang dihasilkan, Voices, diaransemen, dicipta, dan diproduseri oleh Daryl Hall & John Oates, dalam satu bulan, menurut biografi resmi mereka karya Nick Tosches. Dua single pertama dari album, Voices, cukup sukses di tangga lagu, dengan single "How Does It Feel to Be Back?" berada di posisi ke-30. Versi kover dari The Righteous Brothers, "You've Lost That Lovin' Feelin'," mendapat sambutan baik,[17] hampir mencapai 10 besar, berada di posisi ke-12, tetapi bertahan selama 14 pekan di 40 besar. Selepas perilisan lagu tersebut, kontribusi John sebagai vokalis utama berkurang pada perilisan-perilisan seterusnya. Single "Kiss on My List," berada di posisi jawara pada bulan April 1981. Single follow-up, "You Make My Dreams (Come True,)" berada di posisi ke-5 pada bulan Juli tahun yang sama.
Lagu terkenal lainnya dari album Voices adalah balada emotif, "Everytime You Go Away," dengan vokal utama yang kuat oleh Hall, menciptanya.[17] Penyanyi berkebangsaan Inggris, Paul Young, memiliki sebuah Billboard #1 hit dengan sebuah kover dari lagu itu pada tahun 1985.[17] Walaupun versi ori Daryl Hall & John Oates (direkam dalam gaya Memphis Soul) tak pernah dirilis sebagai single, lagu itu tetap menjadi favorit penggemar di album-album hit terbaik duet musik itu, dan ditampilkan di album rekaman langsung di Apollo Theater mereka pada tahun 1985.
Pada saat single "You Make My Dreams" mulai menurun dari tangga lagu tersebut, Daryl Hall & John Oates telah merilis album studio follow-up mereka, Private Eyes. Selepas bekerja di studio tersebut apabila album Voices berada di puncak popularitasnya, Daryl Hall & John Oates telah merekam sebagian besar materi mereka dan menyempurnakan sebuah perpaduan antara akar Doo-Wop dan Soul mereka dengan energi New Wave dan Hard Rock.[22] Hasilnya adalah sebuah album Pop klasik yang kerap dianggap sebagai salah satu album terhebat tahun 1980-an,[22] dan merupakan album studio pertama mereka yang mencapai Top 10 di tangga album, Billboard 200, sementara empat single dari album, Private Eyes, semuanya mencapai Top 40.
Dua lagu: "I Can't Go for That (No Can Do)" dan "Private Eyes," merupakan lagu jawara, hanya dipisahkan oleh lagu "Physical" oleh Olivia Newton-John, bertahan di posisi jawara selama sepuluh pekan. Kemudian, lagu yang pertama dicontoh oleh De La Soul, bagian melodi dari lagu "Say No Go," dan Simply Red, bagian melodi dan tengah dari lagu "Sunrise."[23] Lagu "Did It in a Minute" berada di posisi ke-9 pada musim semi tahun 1982, dan lagu "Your Imagination" berada di posisi ke-33.[24]
Album Daryl Hall & John Oates seterusnya, H2O, sebuah karya yang sangat apik dan sarat dengan synthesizer, menjadi album milik duet musik ini yang paling sukses, dengan penjualan di Amerika Serikat yang mendekati empat juta kopi. Album H2O masuk Big Four di tangga album Billboard (bertahan selama 15 pekan) dan menghasilkan beberapa single Top 10. "Maneater," single andalan dalam karier Daryl Hall & John Oates, berada di posisi jawara pada tanggal 18 Desember 1982, dan bertahan di sana selama empat pekan.
Balada penuh perasaan, "One on One," berada di posisi ketujuh pada bulan Maret 1983 dan lagu kover dari Mike Oldfield, "Family Man," berada di posisi keenam pada bulan Juni.
Kami mencoba dan mengambil risiko. Single baru kami, "Maneater," tidak seperti lagu-lagu lain di radio. Tujuannya adalah untuk membuat segalanya lebih baik.
Menurut John O., mereka merekam sekitar dua puluh lagu untuk album, H2O, sembilan di antaranya tak masuk di versi final. John menambahkan bahwa mereka biasanya memiliki lima atau enam lagu tersisa per album.[26]
Untuk album H2O, Daryl Hall & John Oates membuat beberapa perubahan permanen pada band mereka saat ini. Pemain drum, Mickey Curry, pernah tampil di beberapa lagu dari album, Private Eyes, termasuk lagu "Private Eyes," menggantikan Jerry Marotta secara permanen. Bassis, Tom Wolk, pernah menirukan alunan gitar bas John Siegler di video lagu "Private Eyes," menggantikan John S. secara permanen. Daryl Hall & John Oates bergabung dengan anggota band yang tersisa — G. E. Smith pada gitar, dan Charles DeChant pada saksofon. Tom masih tampil bersama duet musik ini sehingga kematiannya pada awal tahun 2010, sementara Mickey kembali untuk sesi dua album: Do It for Love dan Laughing Down Crying.
Pada musim gugur tahun 1983, Daryl Hall & John Oates menjadi salah satu musisi Pop terbesar di Amerika Serikat. Mereka memiliki lima single #1, dua album studio Top Ten, dan menjadi salah satu nama terbesar di MTV. Dua lagu kover dari lagu klasik, "Jingle Bell Rock" (1957) oleh Bobby Helms, direkam — satu dengan Hall sebagai vokalis utama, dan yang lainnya dengan Oates sebagai vokalis utama — dan dirilis tepat waktu untuk Natal 1983, lengkap dengan sebuah video musik dari band tersebut yang lucu, diputar secara luas di MTV. Pada tahun 1983, mereka merilis album hit terbaik pertama mereka yang bertajuk Rock 'n Soul Part 1. Album hit terbaik ini berada di posisi ketujuh, dan dua lagu baru yang dicipta dan direkam untuk album tersebut juga menjadi Top Ten.
Single pertama yang dirilis dari album ini, "Say It isn't So," bersaing selama enam pekan untuk posisi jawara dengan "Say Say Say" milik Paul McCartney dan Michael Jackson yang sedang berada di puncak popularitas album Thriller. "Say It isn't So" tetap berada di posisi runner-up selama empat pekan dari tanggal 10 sampai dengan tanggal 31 Desember 1983.[27]
Single follow-up Daryl Hall & John Oates, "Adult Education," berada di posisi kedelapan di Billboard Hot 100 pada April 1984. Single ini disertai dengan sebuah video klip bertema gelap New York City yang berlatar di sebuah gua. Kemudian, John mengatakan kepada VH1 bahwa klip tersebut mirip dengan acara Survivor yang menggunakan obat-obatan.
Daryl Hall & John Oates kembali ke studio pada tahun 1984 selepas sebuah masa rehat untuk mulai mengerjakan album, Big Bam Boom. Bahkan, album ini memiliki sebuah nuansa elektronik dan urban yang lebih kental daripada album, H2O, menggabungkan struktur lagu dan vokalisasi Daryl Hall & John Oates dengan kemajuan teknis terkini dalam permainan dan rekaman. Album Big Bam Boom menggunakan beberapa peralatan tercanggih yang pernah digunakan dalam industri rekaman pada saat itu (terutama Synclavier II, salah satu stasiun kerja synthesizer terkomputerisasi pertama, serta Fairlight CMI). Ikon Hip Hop dan padu ulang ternama, Arthur Baker, bekerja sangat erat dengan duet musik ini sebagai seorang konsultan, dan menghasilkan versi dansa dari empat single album itu.
Dirilis pada tahun 1984, single pertama dari LP, Big Bam Boom: "Out of Touch," menjadi single jawara keenam Daryl Hall & John Oates pada tanggal 8 Desember 1984. Single "Method of Modern Love," memulai debutnya di tangga lagu Pop saat single "Out of Touch" berada di posisi jawara, berada di posisi ke-5 pada bulan Februari 1985. Single "Some Things Are Better Left Unsaid" berada di posisi ke-18, dan single "Possession Obsession" (sebuah lagu di mana John bernyanyi sebagai vokalis utama) berada di posisi ke-30 pada tahun 1985 pula. Tur "Live Thru '85" milik Daryl Hall & John Oates untuk mempromosikan album Big Bam Boom bermula pada bulan November 1984, disponsori oleh mobil olahraga terbaru milik Pontiac, Fiero. Selain itu, merek mobil itu mengizinkan John, seorang pembalap amatir yang terampil, untuk mengendarai mobil balap IMSA GTU. Pada bulan April 1984, ARIA menobatkan duet musik itu sebagai duet musik paling sukses dalam sejarah musik rok.[11]
Daryl Hall & John Oates hampir selalu melakukan tur secara ekstensif untuk setiap perilisan album. Namun, pada tahun 1985, duet musik ini berehat selepas merilis album mereka Live at the Apollo, bersama David Ruffin dan Eddie Kendricks — pengisi suara The Temptations dan dua pahlawan mereka.[17] Ini merupakan upaya kedua RCA untuk merilis sebuah album rekaman langsung milik Daryl Hall & John Oates, selepas perilisan album Livetime pada tahun 1978. Terutama, album Live at the Apollo dikeluarkan untuk memenuhi kontrak duet musik ini dengan RCA, dan berisi sebuah nominasi Grammy dengan sebuah medley dari dua lagu: "My Girl" dan "The Way You Do, the Things You Do."[28]
Daryl Hall & John Oates tampil di lagu, "We Are the World" oleh USA for Africa, dengan Hall sebagai salah satu solois dan Oates sebagai seorang anggota paduan suara, dan tampil di konser Live Aid di Philadelphia, bersama Ruffin dan Kendricks. Daryl Hall & John Oates Band juga menjadi pengiring penampilan Mick Jagger dari The Rolling Stones di acara ini.
Hall, Kendricks, Oates, dan Ruffin, tampil lagi di MTV Video Music Awards di New York pada tahun itu, lengkap dengan sebuah tenda bergaya Apollo Theater yang turun di atas panggung selama penampilan mereka.
Pada tahun 1986, Hall mempunyai sebuah Billboard Top 5 hit dengan lagu "Dreamtime," dari album studio solo Hall, Three Hearts in the Happy Ending Machine, yang diproduseri bersama Dave Stewart dari Eurythmics. Album studio itu juga mencakup Top 100 hit: "Someone like You," kemudian dibawakan langsung oleh Daryl Hall & John Oates di album kompilasi, VH1 Behind the Music. Walaupun Oates tidak mempunyai sebuah lagu andalan solo sebagai seorang penyanyi utama, dia menyumbangkan sebuah lagu solo untuk film About Last Night dan ikut mencipta (bersama Iva Davies) serta menjadi vokal latar untuk Billboard Top 10 hit, "Electric Blue" (1987) dari Icehouse. Oates juga bekerja sebagai pencipta lagu, produser, dan vokalis utama untuk single "Love is Fire" oleh The Parachute Club, sebuah Top 40 hit di Kanada pada tahun 1987.
Daryl Hall & John Oates menandatangani kontrak dengan Arista Records, pada tahun 1987, tak lama sebelum serangkaian Top 10 hit berakhir, dalam upaya Tommy Mottola untuk mempertahankan Daryl Hall & John Oates di bawah kontrak apabila kewajiban RCA mereka habis. Album pertama mereka untuk perusahaan rekaman tersebut, Ooh Yeah!, termasuk hits: "Downtown Life," "Everything Your Heart Desires"[17] (single terakhir yang masuk Top Ten pada tahun 1988), dan "Missed Opportunity." Bermula dengan Ooh Yeah!, rilisan album dan single dikreditkan sebagai Daryl Hall John Oates, dengan '&' atau 'and' hilang di antara nama duet musik itu. Itu merupakan album Daryl Hall & John Oates terakhir yang menikmati kesuksesan platinum, selain paket hits terbaik. Mereka merekam satu album studio lagi untuk Arista Records yang disebut Change of Season. Single pertama album itu, "So Close" (diproduseri bersama oleh Jon Bon Jovi) berada di posisi ke-11 dan merupakan single andalan terakhir Daryl Hall & John Oates.[17]
Lagu lain dari album, Change of Season: "Don't Hold Back Your Love," dinobatkan oleh SOCAN sebagai lagu kedua yang paling banyak ditampilkan di Kanada pada tahun 1992;[29] lagu ini menjadi andalan bagi vokalis Sherbet asal Australia, Daryl Braithwaite, selama masa solonya, dan telah menjadi andalan Daryl Hall & John Oates di konser. Change of Season merupakan sebuah album yang lebih Mainstream Rock daripada karya-karya Daryl Hall & John Oates sebelumnya. Walaupun, masing-masing, Ooh Yeah! dan Change of Season meraih status Platinum dan Emas, album-album tersebut dianggap sebagai kekecewaan. Pada tahun 1989, mereka mengkover dan menampilkan versi mereka sendiri dari lagu "Love Train" oleh The O'Jays, untuk film, Earth Girls Are Easy.
Kolaborator pencipta lagu Daryl Hall & John Oates, Janna Allen, wafat karena leukemia pada tahun 1993. Daryl Hall & John Oates mengeluarkan album studio, Marigold Sky pada tahun 1997 (album studio baru pertama Daryl Hall & John Oates dalam tujuh tahun), menampilkan sebuah lagu andalan Adult Contemporary, "Promise Ain't Enough." Mereka juga merilis sebuah paket Greatest Hits, VH1 Behind the Music, tak lama selepas tampil di acara tersebut pada tahun 2002. Daryl Hall & John Oates mengeluarkan album studio, Do It for Love pada tahun 2003, menampilkan sebuah lagu jawara Adult Contemporary dengan nama yang sama. Mereka juga merilis Hall & Oates Live dari acara spesial A&E, Live by Request. Album ini merupakan rilisan pertama (dan kesuksesan pertama) untuk perusahaan rekaman patungan terbaru mereka, U-Watch Records. Hall juga telah merilis album solo: Soul Alone (1993) dan Can't Stop Dreaming (asalnya dirilis di Jepang pada tahun 1996), serta sebuah album rekaman langsung solo dua cakram bertajuk Live in Philadelphia (2004).
Daryl Hall & John Oates mengkover lagu "Philadelphia Freedom," diciptakan oleh Elton John, bersama Bernie Taupin, di album tribut, Two Rooms.
Kami memilih [lagu] "Philadelphia Freedom" karena musiknya begitu dekat di hati kami, dan liriknya mewakili perasaan kami terhadap Philadelphia.
— Daryl Hall & John Oates
John merilis album studio solonya sendiri pada tahun 2002 bertajuk Phunk Shui dan sebuah DVD rekaman langsung. Daryl Hall & John Oates juga mengeluarkan CD pertama mereka yang (kebanyakan) berisi lagu-lagu kover, Our Kind of Soul, pada tahun 2004. CD itu menampilkan beberapa lagu R&B favorit Daryl Hall & John Oates: "I Can Dream About You" oleh Dan Hartman, "I'll Be Around" (lagu Hot 100 pertama Daryl Hall & John Oates dalam satu dasawarsa lebih), dan "Love TKO," di antara lagu-lagu lainnya. Daryl Hall & John Oates tetap berada di sirkuit tur, melakukan perjalanan hampir sama seringnya dengan tahun-tahun sebelumnya. Selain itu, sebuah DVD berisi pertunjukan langsung lagu-lagu dari album, Our Kind of Soul, dirilis pada bulan November 2005.
Daryl Hall & John Oates mengeluarkan sebuah album musik Natal, Home for Christmas, pada tanggal 3 Oktober 2006, menampilkan lagu-lagu Natal kover dan dua lagu ori, termasuk sebuah versi dari lagu "It Came Upon a Midnight Clear," menjadi lagu Adult Contemporary andalan kedua Daryl Hall & John Oates.[30]
Memang, idola Chromeo, Hall and Oates, telah meminta mereka untuk berkolaborasi dengan mereka pada rekaman mendatang mereka! Tak perlu dikatakan, para cowok itu pusing seperti anak sekolah diberi kesempatan ini.
— Perwakilan dari Chromeo yang berasal dari Montreal seperti yang dilaporkan oleh Pitchfork Media.[31]
Kolaborasi dengan Chromeo ini diharapkan akan dirilis pada tahun 2008 atau tahun 2009, dan dirilis sebagai Live from Daryl's House. Pada tanggal 20 Mei 2008, Daryl Hall & John Oates dihormati sebagai BMI Icons di BMI Pop Awards ke-56. Pada tahun 2008, penciptaan lagu mereka telah mengumpulkan 24 BMI Pop Awards dan 14 penghargaan BMI Million-Air.[32]
Pada tanggal 11 Desember 2008, Daryl Hall & John Oates tampil di episode dari The Daily Show bersama Jon Stewart. Mereka menyanyikan sebuah penghormatan satir untuk Alan Colmes, saat dia meninggalkan acara Hannity & Colmes di Fox News sebulan kemudian.[33][34] Pada tanggal 24 Maret 2009, Daryl Hall & John Oates tampil bersama di acara televisi, Dancing with the Stars.[35] Selama tahun 2009, duet musik ini merekam sebuah kameo untuk film, You Again, membawakan single "Kiss On My List."
Pada tanggal 22 dan 23 Mei 2008, Daryl Hall & John Oates tampil di Troubadour, 35 tahun selepas pertama kali tampil di sana sebagai pembuka. Mereka memainkan banyak pilihan populer, termasuk lagu "Cab Driver" dari album studio solo Hall serta beberapa lagu dari album, Abandoned Luncheonette, termasuk lagu yang belum pernah dilakukan secara langsung sebelumnya, "Had I Known You Better Then." Penampilan itu direkam sebagai sebuah film konser dan kemudian dirilis di Amerika Serikat sebagai sebuah CD ganda dengan Blu-Ray Combo & DVD pada tanggal 25 November 2008. Pada tahun 2009, pertunjukan langsung dari lagu "Sara Smile" dari album ini dinominasikan untuk sebuah Grammy Award untuk Best Pop Performance by a Duo or Group with Vocals, 33 tahun yang luar biasa selepas lagu orinya dirilis. Bon Jovi, The Black Eyed Peas dan The Fray juga dinominasikan untuk kategori yang sama.[36] Mengenai nominasi tersebut, Hall menganggapnya betul-betul sebuah kejutan.[37] Nominasi Grammy lainnya adalah pada tahun 1981 untuk lagu "Private Eyes" dan pada tahun 1983 untuk lagu "Maneater."
Pada tanggal 13 Oktober 2009, sebuah box set 4 CD dirilis, bertajuk Do What You Want, Be What You Are: The Music of Daryl Hall and John Oates. Box set ini mewakili koleksi hits terlengkap oleh duet musik itu karena mencakup lagu-lagu dari berbagai perusahaan rekaman. Juga termasuk beberapa lagu yang direkam oleh Daryl Hall & John Oates bersama band-band mereka sebelumnya sebelum mendirikan Daryl Hall & John Oates sebagai sebuah duet musik. Box set itu terjual 5.000 kopi pada jam pertama dan, secara total, telah terjual 15.000 kopi, menurut Nielsen SoundScan, memuncak di posisi ke-89 di Billboard 200 pada tanggal 23 Oktober 2009.[38] Di konser Spectrum, Daryl Hall & John Oates dan seniman asal Philadelphia: The Hooters dan Todd Rundgren menjadi bintang utama sebuah konser bertajuk "Last Call." Pada tahun 2010, Daryl Hall & John Oates memulai tur mereka, "Do What You Want, Be What You Are," di Amerika Serikat. Mereka tampil di episode American Idol pada tanggal 26 Mei 2010, membawakan lagu "You Make My Dreams (Come True.)"
Pada tanggal 8 Mei 2012, Daryl Hall & John Oates tampil di The Voice.
Pada tanggal 16 Oktober 2013, Daryl Hall & John Oates diumumkan sebagai nominasi tahun 2014 untuk Rock and Roll Hall of Fame, juga bersama Cat Stevens dan Linda Ronstadt.[9] Mereka diumumkan sebagai penerima penghargaan untuk Kelas 2014 Rock Hall of Fame pada tanggal 16 Desember 2013.
Hall memulai serial web bulanannya, Live from Daryl's House,[39] pada tahun 2007 selepas memiliki ide untuk "bermain bersama teman-teman saya dan memuat naiknya di Internet."[40] Serial ini menampilkan dia bermain musik bersama berbagai musisi tamu di rumahnya di hutan. Seniman tamu di acara itu telah menjalankan keseluruhan gaya dan inspirasi musik, termasuk seniman-seniman seperti Cee Lo Green, Chromeo, Darius Rucker, KT Tunstall, Nick Lowe, Robby Krieger dari The Doors, Rumer, Smokey Robinson, Todd Rundgren.[41] Pada tahun 2010, Live From Daryl's House memenangkan Webby Awards dalam kategori varietas.[42]
Pada bulan Mei 2014, program renovasi rumah milik Hall, Daryl's Restoration Over-Hall, ditayangkan perdana di DIY Network.[43] Pada tanggal 15 Juli 2014, Daryl Hall & John Oates tampil di Irlandia sebagai sebuah duet musik untuk pertama kalinya (masing-masing, mereka tampil secara indi sebagai seniman-seniman utama sebelumnya) di Olympia Theatre, Dublin. Acara itu direkam, dikemas sebagai dua CD/DVD dan dirilis sebagai Live in Dublin di Jerman pada tanggal 27 Maret 2015, dan di Amerika Serikat pada tanggal 30 Maret 2015.[44] Daryl Hall & John Oates mengindikasikan bahwa konser yang direkam juga dirilis di bioskop-bioskop nasional hanya untuk satu hari.[45]
Duet musik ini membuat sebuah penampilan singkat di film Happy Madison, Pixels (2015). Pada tanggal 2 September 2016, Daryl Hall & John Oates menerima sebuah bintang di Hollywood Walk of Fame atas karya mereka di industri musik, terletak di 6752 Hollywood Boulevard.[10]
Pada bulan Maret 2017, diumumkan bahwa mereka akan melakukan tur di Amerika Serikat dari bulan Mei sampai dengan bulan Juli 2017. Tur arena yang berlangsung selama 29 hari tersebut menampilkan Tears for Fears sebagai penampil utama. Tur ini juga mencakup festival HoagieNation di Philadelphia, didirikan oleh Daryl Hall & John Oates. Daryl Hall & John Oates juga menjadi penampil utama BluesFest 2017 di The O2 Arena, London pada 28 Oktober 2017, didukung oleh Chris Isaak. Mereka menggelar sebuah konser di Dublin pada malam berikutnya.
Pada bulan April 2018, bersama dengan Train, Daryl Hall & John Oates mengeluarkan single pertama mereka sejak tahun 2003, "Philly Forget Me Not."[23]
Dari bulan Mei sampai dengan bulan Juni 2019, mereka melakukan tur pertama mereka di tempat-tempat Latin, mengunjungi Argentina, Brazil, dan Chili. Kemudian, mereka tampil untuk pertama kalinya di Spanyol.
Pada tanggal 17 April 2023, kibordis lama, Eliot Lewis, mengumumkan di media sosial bahwa dia akan meninggalkan band milik Daryl Hall & John Oates, band milik Daryl Hall, dan band Live from Daryl's House, untuk "berfokus pada musiknya sendiri."[46]
Pada bulan November 2023, Daryl Hall menggugat John Oates karena dia ingin menjual bagiannya dari hak penciptaan lagu milik grup musik tersebut seperti yang dilakukan seniman-seniman lainnya (Bruce Springsteen & Paul McCartney.) Di saat hal ini, pada bulan April 2024, Oates mengindikasikan bahwa mereka berdua tidak akan tampil bersama lagi. Pada bulan Agustus 2025, Hall and Oates menyelesaikan sengketa hukum mereka, selepas berpartisipasi dalam arbitrase. Rincian penyelesaian tersebut tidak diungkapkan.[47]
Kami memiliki perbedaan kreatif, tetapi kami boleh mengatasinya.
— John Oates menjawab pertanyaan Juke Magazine edisi 1983 tentang adakah pertengkaran yang muncul[26]
John mengatakan bahwa sekiranya mereka berdua menemukan sebuah cara yang berbeda dalam melakukan sesuatu, mereka akan mencoba kedua cara tersebut, dan cara mana pun yang terdengar lebih baik akan mereka gunakan.
Mereka lebih suka disebut dengan nama depan dan belakang mereka.
{{cite magazine|url=http://www.esquire.com/features/what-ive-learned/meaning-of-life-2012/john-oates-quotes-0112|title=John Oates: What I've Learned|magazine=[[Esquire (majalah)|Esquire]]|date=9 Januari 2012|last=McCammon|first=Ross|access-date=25 September 2025}}</ref>\n"}},"i":0}}]}' id="mwArQ"/>{{cite news|url=https://vanyaland.com/2015/04/14/interview-john-oates-on-a-hall-of-fame-career-protecting-his-name-and-hall-oates-having-the-worst-name-in-rock-and-roll-history/2/|title=Interview: John Oates on a Hall of Fame career, protecting his brand, and Hall & Oates having 'the worst name in rock and roll history'|date=14 April 2015|last=Marotta|first=Michael|work=Vanyaland|access-date=25 September 2025}}</ref>\n"}},"i":0}}]}' id="mwAro"/>Tiada satu album pun yang menyebut Hall and Oates. Selalu Daryl Hall and John Oates, sejak awal. Orang-orang tidak pernah memperhatikan itu. Ide 'Hall and Oates,' monster berkepala dua ini, hal ini, bukanlah sesuatu yang pernah kami inginkan atau sukai.
Itu merupakan sebuah keputusan yang sepenuhnya sadar. Daryl membuat lelucon tentang hal itu apabila pertama kali bersama. Dia berkata, "Saya benci dipanggil dengan nama belakang saya, itu mengingatkan saya pada kelas olahraga: 'Hai Hall.'" Jadi kami berkata, kami adalah dua individu yang bekerja bersama, karena kami sebenarnya memulai seperti itu — apabila kami pertama kali bermain bersama, kami belum mencipta lagu bersama. Saya telah mencipta banyak lagu dan dia telah mencipta banyak lagu dan dia berkata, "Lihat, Anda mainkan lagu-lagu Anda dan saya akan bermain di belakang Anda," dan Daryl akan memainkan lagu-lagunya dan saya akan bermain gitar. Dan itulah hubungan kerja kami — dua cowok, dua pencipta lagu bekerja sama. Dan kami bahkan tidak bernyanyi bersama dan kami sebetulnya masih jarang bernyanyi bersama, itu tidak pernah menjadi sesuatu yang ingin kami lakukan. Kami tidak ingin menjadi The Everly Brothers, atau [Kenny] Loggins & Messina, atau apa pun.
— John Oates diwawancarai pada tahun 2015[49]
Sebab kami selalu bersikeras pada nama lengkap kami adalah karena kami menganggap diri kami sebagai dua seniman individu. Kami sebetulnya bukan sebuah duo klasik dalam hal itu.
— Daryl Hall diwawancarai oleh The Mercury News pada tahun 2017
Walaupun mereka menyatakan tidak menyukai nama Hall & Oates, grup musik itu menggugat sebuah perusahaan granola yang berbasis di Brooklyn pada tahun 2015 karena menamai salah satu produk mereka "Haulin' Oats," mengklaim itu merupakan sebuah "merek terkenal" dari grup tersebut.

