Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiBaron von Overbeck
Artikel Wikipedia

Baron von Overbeck

Gustav Overbeck adalah seorang pengusaha, petualang dan diplomat Jerman.

Wikipedia article
Diperbarui 21 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Baron von Overbeck
Infobox orangBaron von Overbeck
Biografi
Kelahiran4 Maret 1830 Suntingan nilai di Wikidata
Lemgo Suntingan nilai di Wikidata
Kematian8 April 1894 Suntingan nilai di Wikidata (64 tahun)
London Suntingan nilai di Wikidata
Konsul
Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
Pekerjaandiplomat, pedagang Suntingan nilai di Wikidata
Keluarga
Pasangan nikahRomaine Vinton Goddard (1870–) Suntingan nilai di Wikidata
Penghargaan
  • (1877)  Raja (penguasa)
  • (1873)  Freiherr (en) Terjemahkan
  • (1867)  ennoblement (en) Terjemahkan
  •  Order of Franz Joseph (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata

Gustav Overbeck (4 Maret 1830 – 8 April 1894; dari 1867 Overbeck, pada 1873 Baron von Overbeck) adalah seorang pengusaha, petualang dan diplomat Jerman.

Baron de Overbeck dilantik sebagai Maharaja Sabah, Rajah Gaya dan Sandakan dalam sebuah traktat yang ditandatangani oleh Sultan Abdul Momin dari Brunei pada 29 December 1877. Pada 1877, Kesultanan Brunei masih memercayai dan mengutamakan bahwa teritorial Borneo Utara pada kenyataannya masih berada di bawah kendali Kesultanan Brunei. Baron de Overbeck juga dilantik menjadi Dato Bendahara dan Raja Sandakan dalam sebuah traktat kedua yang ditandatangani oleh Sultan Jamalalulazam dari Sulu yang melantik Baron de Overbeck pada 22 Januari 1878.[1]

Dent & Co. in Hong Kong, 1858.
Kesepakatan dari Sultan Brunei (kiri) dan Sulu (kanan), 1877 dan 1878.[1][2]

[3][4][5][6][7]

Bacaan tambahan

  • Rainer Pape: Gustav Freiherr von Overbeck (1830–1894). Eine biographische Skizze, in: Lippische Mitteilungen aus Geschichte und Landeskultur 28 (1959) 163-217
  • Volker Schult: Wunsch und Wirklichkeit: deutsch-philippinische Beziehungen im Kontext globaler Verflechtungen 1860–1945. Berlin: Logos 2008 (Berliner Südostasien-Studien 8) ISBN 978-3-8325-1898-1, S. 51–53

Referensi

  1. 1 2 Rozan Yunos (7 Maret 2013). "Sabah and the Sulu claims". The Brunei Times. Diarsipkan dari asli tanggal 17 Juni 2014. Diakses tanggal 20 September 2013.
  2. ↑ Rozan Yunos (21 September 2008). "How Brunei lost its northern province". The Brunei Times. Diarsipkan dari asli tanggal 17 Juni 2014. Diakses tanggal 28 Oktober 2013.
  3. ↑ Siehe hier (PDF; 312 kB) für die offizielle englische Übersetzung
  4. ↑ “…this cession is one of the greatest secured by a commercial company since the days of the famous East India Company…” (Washington Post, April 12, 1878), zitiert nach den Madeleine Vinton Dahlgren Papers Diarsipkan 1999-09-03 di Wayback Machine. (Gustav Overbecks Schwiegermutter) in der Georgetown University Library
  5. ↑ Wortlaut des Charter-Vertrags der British Nord Borneo Company
  6. ↑ Madeleine Vinton Dahlgren: Memoir of John A. Dahlgren, rear-admiral United States navy. Boston: J. R. Osgood and company 1882, S. 644
  7. ↑ Siehe Alan Walker: Hans von Bülow: a life and times. New York: Oxford University Press US 2010 ISBN 978-0-19-536868-0, S. 227ff.
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • ISNI
  • VIAF
  • GND
  • WorldCat
Orang
  • Deutsche Biographie
Lain-lain
  • IdRef


Flag of JermanBiography icon

Artikel bertopik biografi Jerman ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Bacaan tambahan
  2. Referensi

Artikel Terkait

Hubungan Austria dengan Malaysia

di pulau Borneo ketika Konsul Austria-Jerman di Hong Kong bernama Baron von Overbeck menerima sebidang wilayah di pantai barat utara Borneo setelah dipromosikan

Kesultanan Sulu

kerajaan di Asia Tenggara

Alfred Dent

atas Borneo Utara untuk sebuah sindikat yang dibuat oleh Dent dan Baron von Overbeck, promotor-promotor utamanya adalah Sir Rutherford Alcock, Sir Harry

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026