Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiGupi
Artikel Wikipedia

Gupi

Gupi, ikan seribu, ikan cere, ikan celdung, atau suwadakar, adalah salah satu spesies ikan hias air tawar yang paling populer di dunia. Karena mudahnya menyesuaikan diri dan beranak-pinak, di banyak tempat di Indonesia ikan ini telah menjadi ikan liar yang memenuhi parit-parit dan selokan. Dalam perdagangan ikan hias dikenal sebagai guppy atau juga millionfish, di berbagai daerah lokal seperti gepi (Btw.), bungkreung, serewu, atau sarewu (Sd.), cethul atau cithul (Jw.), klataw (Bjn.), dan lain-lain.

jenis ikan hias air tawar
Diperbarui 4 Januari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Gupi
Gupi
Guppies salvajes hembras (abajo) y machos (arriba)
Status konservasi
Aman
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Animalia
Filum:
Chordata
Kelas:
Actinopterygii
Ordo:
Cyprinodontiformes
Famili:
Poeciliidae
Genus:
Poecilia
Spesies:
P. reticulata
Nama binomial
Poecilia reticulata
Peters, 1859
Sinonim

[Acanthocephalus guppii] Galat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan)
[A. reticulatus] Galat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan)
[Girardinus guppii] Galat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan)
[G. petersi] Galat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan)
[G. poeciloides] Galat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan)
[G. reticulatus] Galat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan)
[Haridichthys reticulatus] Galat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan)
[Heterandria guppyi] Galat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan)
[Lebistes poecilioides] Galat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan)
[L. reticulatus] Galat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan)
[Poecilia poeciloides] Galat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan)
[Poecilioides reticulatus] Galat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan)

Artikel takson sembarang

Gupi, ikan seribu, ikan cere, ikan celdung, atau suwadakar ([Poecilia reticulata] Galat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan)), adalah salah satu spesies ikan hias air tawar yang paling populer di dunia. Karena mudahnya menyesuaikan diri dan beranak-pinak, di banyak tempat di Indonesia ikan ini telah menjadi ikan liar yang memenuhi parit-parit dan selokan. Dalam perdagangan ikan hias dikenal sebagai guppy atau juga millionfish,[1] di berbagai daerah lokal seperti gepi (Btw.), bungkreung, serewu, atau sarewu (Sd.), cethul atau cithul (Jw.), klataw (Bjn.), dan lain-lain.

Pemerian

pria Guppy

Gupi merupakan anggota famili Poecilidae yang berukuran kecil. Jantan dan betina dewasa mudah dibedakan baik dari ukuran dan bentuk tubuhnya, maupun dari warnanya (dimorfisme seksual). Panjang total tubuh ikan betina antara 4–7 cm (1,6–2,8 in), sedangkan jantannya lebih kecil, sekitar 2–4 cm (0,8–1,6 in). membentuk pola seperti jala (reticulata = dengan pola jaring atau jala), dan perut gendut berwarna putih.

Ekologi dan reproduksi

Gupi liar dari Ciliwung. Jantan diapit oleh dua betina
Gupi liar. Jantan berada di sebelah kiri

Gupi adalah ikan yang sangat mudah berkembang biak.[2] Masa kehamilan ikan ini berkisar antara 21–30 hari (rata-rata 28 hari) bergantung pada suhu airnya. Suhu air yang paling cocok untuk berbiak adalah sekitar 27 °C (72 °F).

Alih-alih bertelur, ikan gupi mengandung dan melahirkan anaknya (livebearers). Setelah ikan betina dibuahi, daerah berwarna gelap di sekitar anus yang dikenal sebagai ‘bercak kehamilan’ (gravid spot) akan meluas dan bertambah gelap warnanya. Menjelang saat-saat kelahirannya, bintik-bintik mata anak-anak ikan dapat terlihat dari kulit perut induknya yang tipis dan menerawang. Seekor induk gupi dapat melahirkan burayak (anak ikan) antara 2–100 ekor pada setiap kelahiran, tetapi kebanyakan antara 5–30 ekor saja. Beberapa jam setelah persalinan, induk gupi telah siap untuk dibuahi lagi.

Begitu keluar dari perut induknya, anak-anak gupi telah mampu hidup sendiri. Berenang, mencari makanan, dan menghindari musuh-musuhnya. Anak-anak gupi ini umumnya akan terus bergabung dengan kelompoknya, dan dengan ikan-ikan lain yang lebih besar. Namun gupi yang telah dewasa tidak akan segan-segan memangsa burayak yang berukuran jauh lebih kecil; sehingga apabila dipelihara di akuarium, anak-anak ikan ini perlu dipisahkan dari ikan-ikan dewasa. Burayak-burayak ini, apabila selamat, akan mencapai kedewasaan pada umur satu atau dua bulan saja. Itulah sebabnya ikan ini dengan segera dapat melipat-gandakan jumlah anggota kelompoknya, sehingga dinamai juga ikan seribu.

Sirip dubur pada ikan jantan mengalami perubahan menjadi gonopodium, yang berfungsi untuk mengeluarkan sperma yang akan masuk pada tubuh ikan betina.[3] Gupi betina memiliki kemampuan untuk untuk menyimpan sperma, sehingga dapat hamil berulang kali dengan hanya satu kali kawin.

Faktor kunci keberhasilan yang lainnya adalah kemampuannya untuk menyesuaikan hidup dengan pelbagai kondisi perairan, dengan variasi makanan yang beragam. Analisis terhadap isi perut gupi yang hidup di Danau Buyan, Bali, menunjukkan bahwa ikan ini terutama memakan zooplankton yang melimpah di sana. Sementara gupi yang hidup di Danau Bratan dan Batur kebanyakan mengandalkan bahan-bahan organik yang berada di dasar danau.[4]

Gupi bahkan dapat hidup pada perairan dengan salinitas tinggi (air asin), hingga 150% salinitas normal air laut[5]

Penyebaran

Burayak gupi berumur seminggu di akuarium

Ikan guppy adalah ikan asli Amerika Tengah dan Selatan, menyebar di Kep. Barbados, Trinidad dan Tobago, Guyana, Antillen Belanda, Kep. Virgin, Brazilia, dan Venezuela.[6] Melalui jalur perdagangan dan lain-lain, ikan ini telah dibawa ke berbagai tempat di semua benua di dunia kecuali Antarktika, dan kemudian meliar di perairan-perairan bebas.

Gupi dimasukkan ke Indonesia sebagai ikan akuarium pada sekitar tahun 1920an, tetapi kemudian terlepas atau dilepaskan ke perairan bebas. Agaknya ikan ini semula diharapkan dapat membasmi larva nyamuk di alam untuk mengendalikan penyakit malaria, akan tetapi tidak berhasil. Ikan gupi di akuarium dapat mencapai panjang 60 mm, tetapi di alam kebanyakan hanya tumbuh hingga sekitar 35 mm saja; dan ukuran ini terlalu kecil untuk memangsa jentik-jentik nyamuk.[3]

Karena keperidiannya, gupi lekas membiak dan merambah aneka perairan bebas. Pada tahun 1929 tercatat bahwa ikan ini dapat ditemukan di hampir semua kolam dan parit di Jawa Barat.[3] Sekarang ikan ini telah meluas ke pelbagai tempat di Nusantara, dan mungkin telah menjadi ikan yang paling melimpah di Jawa dan Bali.[7]

Taksonomi

Warna-warni enam varietas gupi

Ikan kecil ini semula ditemukan oleh Robert John Lechmere Guppy di Trinidad pada 1866. Albert C. L. G. Gunther belakangan pada tahun itu juga, menamai ikan ini dengan sebutan Girardinus guppii untuk menghormati sang penemu. Namun ternyata ikan ini telah dideskripsi terlebih dulu dengan nama sah Poecilia reticulata oleh Wilhelm Peters pada 1859, sehingga nama Girardinus guppii hanya mendapatkan status sebagai sinonim (junior synonym). Meski demikian, nama umum gupi (guppy) bagi ikan ini telah telanjur tenar dan digunakan di mana-mana.[8]

Kerabat dekat

Ikan seribu berkerabat dekat dengan ikan moli (Poecilia latipinna), ikan moli hitam (Poecilia sphenops), ikan ekor-pedang (Xiphophorus helleri), serta ikan platis (Xiphophorus maculatus).

Jenis Ikan Guppy Diarsipkan 2023-03-25 di Wayback Machine. yang dapat berkawin silang dengan beberapa jenis moli seperti P. latipinna dan P. velifera, yakni gupi jantan dengan moli betina. Namun anak hasil persilangan ini selalu berkelamin jantan dan cenderung mandul.[9] Sementara persilangan dengan Poecilia wingei dapat menghasilkan anak yang subur.


Referensi

  1. ↑ Eli Agbayani. "Common Names of Poecilia reticulata". Diarsipkan dari asli tanggal 2008-02-04. Diakses tanggal 2007-04-24.
  2. ↑ Guppy. Encyclopaedia Britannica. 2007. Encyclopaedia Britannica Online Diarsipkan 2008-05-13 di Wayback Machine.. Retrieved on 2007-05-07.
  3. 1 2 3 Kottelat, M., A.J. Whitten, S.N. Kartikasari, S. Wirjoatmodjo. 1993. Ikan Air Tawar Indonesia Bagian Barat dan Sulawesi. Periplus Edition (HK) Ltd. dan Proyek EMDI KMNKLH Jakarta. hal 126-127.
  4. ↑ Green, J., S.A. Corbett, E. Watts, and B.L. Oey. 1978. Ecological studies on Indonesian lakes: The montane lakes of Bali. J. Zool. 186:15-38
  5. ↑ Chervinski, J. (1984) Salinity tolerance of the guppy, Poecilia reticulata Peters. Journal of Fish Biology 24: 449-452.
  6. ↑ Eli Agbayani. "Countries where Poecilia reticulata is found". Diarsipkan dari asli tanggal 2009-08-12. Diakses tanggal 2007-04-24.
  7. ↑ Whitten, T., R.E. Soeriaatmadja dan S.A. Afiff. 1999. Ekologi Jawa dan Bali. Prenhallindo – Jakarta. Hal. 439
  8. ↑ Eli Agbayani. "Synonyms of Poecilia reticulata". Diarsipkan dari asli tanggal 2009-08-12. Diakses tanggal 2007-04-24.
  9. ↑ Ghadially, F. N. (1956-12-29). "A Localized Melanoma in a Hybrid Fish Lebistes x Mollienesia" (PDF). Cancer Research: 597–599. Diarsipkan dari asli (pdf) tanggal 2009-08-16. Diakses tanggal 2008-05-05. ;

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Poecilia reticulata.
  • "Poecilia reticulata". Integrated Taxonomic Information System.
  • "Poecilia reticulata". FishBase. Ed. Ranier Froese and Daniel Pauly. April 2004 version. N.p.: FishBase, 2004.
  • Poecilia reticulata Diarsipkan 2009-05-02 di Wayback Machine. - Atlas Acuavida.com
  • Club Live World. Diarsipkan 2010-01-30 di Wayback Machine. - Guppy's standards (400 photos Diarsipkan 2009-06-21 di Wayback Machine.)
  • l
  • b
  • s
Kelompok-kelompok sumberdaya perikanan utama
Perairan bebas
Pelagis besar
  • Aneka Hiu dan pari
  • Setuhuk
    • Jangilus
    • Layaran
    • Todak
  • Tenggiri
  • Tuna
    • Albakora
    • Cakalang
    • Madidihang
    • Mata besar
    • Tongkol
Pelagis kecil
  • Bonito
  • Japuh
  • Kembung
  • Layang
  • Lemuru
  • Makerel
  • Selar
  • Sarden
  • Tembang
  • Teri
  • Torani
Demersal
  • Alu-alu
  • Ayam-ayam
  • Bawal
  • Belanak
  • Baronang
  • Kakap
  • Kerapu
  • Kuro
  • Layur
  • Manyung
  • Peperek
  • Sebelah
Biota laut lain
  • Cumi-cumi
    • Cumi-cumi
    • Gurita
    • Sotong
  • Kepiting
    • Bakau
    • Rajungan
  • Tiram
    • Darah
  • Teripang
  • Udang
    • Geragau
    • Lobster
    • Laut
    • Ronggeng
    • Windu
Ikan air tawar
  • Baung
  • Belida
  • Betik
  • Gabus
    • Gabus
    • Kehung
    • Kerandang
    • Toman
  • Lele
    • Kampung
    • Limbat
  • Lundu
  • Putihan
    • Hampal
    • Tengadak
    • Seluang
    • Semah
    • Tambra
    • Tawes
  • Sepat
    • Rawa
    • Siam
  • Sidat
  • selanjutnya...
Atlantic cod

Lobster

Pacific oysters
Budi daya
Laut
  • Agar-agar
  • Bandeng
  • Kakap
    • Merah
    • Putih
  • Kerapu
  • Tiram
    • Abalon
    • Hijau
    • Mutiara
Air tawar
  • Belut sawah
  • Gurami
  • Lele dumbo
  • Mas
  • Mujair
  • Nila
  • Patin
  • Ikan hias
    • Arwana
    • Cupang
    • Gupi
    • Maskoki
    • Sepat
  • selanjutnya...)
Kategori:Ikan
Pengidentifikasi takson
Poecilia reticulata
  • Wikidata: Q178202
  • Wikispecies: Poecilia reticulata
  • ADW: Poecilia_reticulata
  • AFD: Poecilia_reticulata
  • BioLib: 15976
  • BOLD: 89419
  • CoL: 9KCT3
  • EoL: 208520
  • EPPO: POCIRE
  • EUNIS: 10056
  • Fauna Europaea: 304808
  • Fauna Europaea (new): b16d647a-a58c-41f7-982d-64f3e0629aab
  • FishBase: 3228
  • GBIF: 2350050
  • GISD: 683
  • iNaturalist: 173412
  • IRMNG: 11093437
  • ISC: 68208
  • ITIS: 165903
  • IUCN: 60444
  • NAS: 863
  • NatureServe: 2.104127
  • NBN: NHMSYS0021109773
  • NCBI: 8081
  • NZOR: e1bd81e1-e049-4e98-a018-aa9d3128e234
  • OBIS: 154400
  • Open Tree of Life: 312452
  • Plazi: 284E04CB-5F93-87AB-567F-4FE7074F94B8
  • WoRMS: 154400
  • ZooBank: D37558B5-5F0E-4DE7-B10A-282FAF084D6E
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Jepang
  • Israel
Lain-lain
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Pemerian
  2. Ekologi dan reproduksi
  3. Penyebaran
  4. Taksonomi
  5. Kerabat dekat
  6. Referensi
  7. Pranala luar

Artikel Terkait

Ikan hias

Ikan hias adalah jenis ikan baik yang berhabitat di air tawar maupun di laut yang dipelihara untuk memperindah taman atau ruang tamu. Panorama bawah laut

Ikan mas hias

ikan mas

Cupang (ikan)

genus ikan dalam famili Osphronemidae

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026