Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiPulau Hashima
Artikel Wikipedia

Pulau Hashima

Pulau Hashima, umumnya disebut Gunkanjima adalah salah satu dari 505 pulau tak berpenghuni di Prefektur Nagasaki, sekitar 15 kilometer dari kota Nagasaki. Pulau ini berpenghuni antara tahun 1887 hingga 1974 sebagai fasilitas penambangan batu bara. Pulau ini memiliki bangunan beton besar yang masih kokoh dan tembok laut di sekitarnya. Walaupun pulau ini merupakan simbol pesatnya industri Jepang, pulau ini juga merupakan pengingat kejahatan perang Jepang sebagai tempat kerja paksa sebelum dan selama Perang Dunia Kedua.

pulau di Jepang
Diperbarui 17 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Pulau Hashima
Pemandangan Gunkanjima dari laut
Bangunan dan "Tangga menuju Neraka", di dalam Pulau Hashima

Pulau Hashima (端島; berarti "Pulau Perbatasan"), umumnya disebut Gunkanjima (軍艦島; berarti "Pulau Kapal Perang") adalah salah satu dari 505 pulau tak berpenghuni di Prefektur Nagasaki, sekitar 15 kilometer dari kota Nagasaki. Pulau ini berpenghuni antara tahun 1887 hingga 1974 sebagai fasilitas penambangan batu bara. Pulau ini memiliki bangunan beton besar yang masih kokoh dan tembok laut di sekitarnya. Walaupun pulau ini merupakan simbol pesatnya industri Jepang, pulau ini juga merupakan pengingat kejahatan perang Jepang sebagai tempat kerja paksa sebelum dan selama Perang Dunia Kedua.[1]

Sejarah

Pada sekitar tahun 1810 batu bara ditemukan di pulau ini. Sehingga sebagai fasilitas penambangan batubara di dasar laut, pulau ini mulai dihuni sejak tahun 1887 sampai 1974. Pulau ini dibeli oleh Mitshubishi Goshi Kaisha pada 1890 untuk kemudian mengekstraksi batu bara dari tambang yang ada di dasar laut sambil membangun tembok laut dan reklamasi tanah dengan ukuran tiga kali lipat dari ukuran pulau. Empat poros tambang utama (mencapai kedalaman hingga 1 kilometer) dibangun, dengan satu poros tambang yang menghubungkannya dengan pulau tetangga. Antara tahun 1891 dan 1974, sekitar 15,7 juta ton batu bara digali di tambang dengan suhu 30°C dan kelembapan 95%.[2]

Pada tahun 1916 mereka membangun beton besar setinggi 9 lantai yang pertama di pulau tersebut, sebuah blok apartemen dibangun untuk para pekerja dan juga berfungsi untuk melindungi mereka dari angin topan. Selama 55 tahun semakin banyak bangunan yang dibangun, termasuk apartemen, balai kota, pusat komunitas, sekolah, dan taman kanak-kanak, serta rumah sakit. Mereka juga membangun tempat hiburan seperti biskop, clubhouse, tempat pemandian umum, toko, dan sebagainya untuk para pekerja tambang dan keluarganya.[2]

Pada masa perang Jepang, mulai tahun 1930-an sampai akhir Perang Dunia Kedua, warga sipil Korea yang wajib militer dan tawanan perang Tiongkok lainnya dipaksa bekerja dan diperlakukan secara kasar di fasilitas Mushubishi ini. Karena berbagai bahaya seperti kecelakaan bawah tanah, kekurangan gizi dan kelelahan akibat kerja paksa, banyak pekerja yang meninggal di pulai ini.[3] Sebanyak 600-800 orang buruh paksa bangsa Korea bekerja sebagai pekerja tambang di pulau Hashima. 122 orang di antaranya meninggal dunia akibat kehabisan nafas, penyakit, kelaparan, bunuh diri dan lain-lain.[4] Hingga zaman kini, pulau ini disebut sebagai 'pulau neraka' oleh orang Korea.

Jumlah penduduk pulau ini membengkak pada tahun 1959. Kepadatan penduduk waktu itu mencapai 835 orang per hektare untuk keseluruhan pulau (1.391 per hektare untuk daerah pusat pemukiman), sebuah populasi penduduk terpadat yang pernah terjadi di seluruh dunia. Ketika minyak bumi menggantikan batubara tahun 1960, tambang batu bara mulai ditutup, tidak terkecuali tambang di Pulau Hashima. Pada tahun 1974, Mitsubishi secara resmi mengumumkan penutupan tambang tersebut, dan akhirnya tepat pada 20 April 1974 penduduk mengosongkan pulau tersebut.[5]

Pada tahun 2003 pulau ini diambil sebagai setting film Battle Royale II: Requiem dan mengilhami sebuah permainan populer killer7. Pulau ini juga dipakai sebagai latar tempat dalam permainan video Forbidden Siren 2 dengan perubahan nama dan desain tempat. Saat ini, fitur yang paling menonjol adalah bangunan apartemen beton yang ditinggalkan dan sebagian besar masih utuh, tembok laut di sekitarnya, dan bentuk profilnya yang khas. Pulau ini telah dikelola sebagai bagian dari kota Nagasaki sejak penggabungan dengan bekas kota Takashima pada tahun 2005. Perjalanan ke Hashima dibuka kembali pada 22 April 2009, setelah 35 tahun ditutup.[6]

Referensi

  1. ↑ "Battleship island – a symbol of Japan's progress or reminder of its dark history?". the Guardian (dalam bahasa Inggris). 2015-07-03. Diakses tanggal 2022-09-08.
  2. 1 2 Yulianingsih, Tanti (2015-02-16). Yulianingsih, Tanti (ed.). "Penampakan Pulau 'Hantu' Hashima di Jepang". Liputan6.com. Diakses tanggal 2022-09-08.
  3. ↑ Magnay, Diana (2013-06-11). "Japan's 007 island still carries scars of wartime past". CNN (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-09-08.
  4. ↑ "Jalan Bagi Kompromi dan Kerja Sama". world.kbs.co.kr. Diakses tanggal 2019-07-29.
  5. ↑ Laras, Anggita Sembiring (2020). "KERJA PAKSA WARGA KOREA DI PULAU HASHIMA PADA TAHUN 1940-1945" (dalam bahasa Inggris). Universitas Darma Persada.
  6. ↑ "Abandoned 'Battleship Island' to reopen to public in Nagasaki - The Mainichi Daily News". web.archive.org. 2009-04-22. Diarsipkan dari asli tanggal 2009-04-22. Diakses tanggal 2022-09-08.

Pranala luar

  • Photographer SAIGA yuji's Gunkanjima Photos and Info
  • Photos at Picasa Web Albums[pranala nonaktif permanen]
  • Thoughts on "Gukanjima - View of an Abandoned Island" (essay)
  • Photography of Gunkanjima from an American Photographer-Ross McDermott Diarsipkan 2007-12-09 di Wayback Machine.
  • Battle Royale locations Diarsipkan 2008-03-23 di Wayback Machine.
  • Gunkanjima Photo Gallery Diarsipkan 2008-03-23 di Wayback Machine.
  • A project with the goal of a virtually accessible Gunkanjima Diarsipkan 2008-09-18 di Wayback Machine.
  • Archibase photo tour Diarsipkan 2008-09-20 di Wayback Machine.
  • Documentary video of a local returning
  • (Prancis) pictures of gunkanjima in May 2007 Diarsipkan 2007-12-15 di Wayback Machine.

32°37′40″N 129°44′19″E / 32.6277°N 129.7385°E / 32.6277; 129.7385[[Sistem koordinat geografis|Koordinat]]: <templatestyles src=\"Module:Coordinates/styles.css\"></templatestyles><span class=\"plainlinks nourlexpansion\">[https://geohack.toolforge.org/geohack.php?language=id&pagename=Pulau_Hashima&params=32.6277_N_129.7385_E_region:JP_type:isle <span class=\"geo-nondefault\"><span class=\"geo-dms\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\"><span class=\"latitude\">32°37′40″N</span> <span class=\"longitude\">129°44′19″E</span></span></span><span class=\"geo-multi-punct\">&#xfeff; / &#xfeff;</span><span class=\"geo-default\"><span class=\"geo-dec\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\">32.6277°N 129.7385°E</span><span style=\"display:none\">&#xfeff; / <span class=\"geo\">32.6277; 129.7385</span></span></span>]</span>[[Category:Pages using gadget WikiMiniAtlas]]</span>"},"html":"<span id=\"coordinates\"><a rel=\"mw:WikiLink\" href=\"./Sistem_koordinat_geografis\" title=\"Sistem koordinat geografis\" id=\"mwsQ\">Koordinat</a>: <link rel=\"mw-deduplicated-inline-style\" href=\"mw-data:TemplateStyles:r28112010\" about=\"#mwt33\" typeof=\"mw:Extension/templatestyles\" data-mw='{\"name\":\"templatestyles\",\"attrs\":{\"src\":\"Module:Coordinates/styles.css\"},\"body\":{\"extsrc\":\"\"}}' id=\"mwsg\"/><span class=\"plainlinks nourlexpansion\" id=\"mwsw\"><a rel=\"mw:ExtLink\" href=\"https://geohack.toolforge.org/geohack.php?language=id&amp;pagename=Pulau_Hashima&amp;params=32.6277_N_129.7385_E_region:JP_type:isle\" class=\"external text\" id=\"mwtA\"><span class=\"geo-nondefault\" id=\"mwtQ\"><span class=\"geo-dms\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\" id=\"mwtg\"><span class=\"latitude\" id=\"mwtw\">32°37′40″N</span> <span class=\"longitude\" id=\"mwuA\">129°44′19″E</span></span></span><span class=\"geo-multi-punct\" id=\"mwuQ\"><span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwug\"></span> / <span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwuw\"></span></span><span class=\"geo-default\" id=\"mwvA\"><span class=\"geo-dec\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\" id=\"mwvQ\">32.6277°N 129.7385°E</span><span style=\"display:none\" id=\"mwvg\"><span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwvw\"></span> / <span class=\"geo\" id=\"mwwA\">32.6277; 129.7385</span></span></span></a></span><link rel=\"mw:PageProp/Category\" href=\"./Kategori:Pages_using_gadget_WikiMiniAtlas\" id=\"mwwQ\"/></span>"}' id="mwwg"/>

Jepang

Artikel bertopik geografi atau tempat Jepang ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Nasional
  • Jepang
Lain-lain
  • IdRef
  • Kulturenvanteri monument
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah
  2. Referensi
  3. Pranala luar

Artikel Terkait

Daftar pulau di Jepang

artikel daftar Wikimedia

Jepang

negara di Asia Timur

Kepulauan Jepang

kepulauan Asia Timur di Samudra Pasifik Utara

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026