Paus Gregorius XV, lahir Alessandro Ludovisi, adalah kepala Gereja Katolik dan penguasa Negara Kepausan sejak 9 Februari 1621 hingga kematiannya pada tahun 1623. Ia terkenal karena mendirikan Kongregasi untuk Penyebaran Iman, sebuah organisasi yang bertugas mengawasi penyebaran agama Katolik dan pekerjaan misionaris. Gregorius XV juga bertanggung jawab atas kanonisasi para Santo Ignatius dari Loyola, Fransiskus Xaverius, Teresa dari Ávila, dan Filipus Neri, yang memperkuat komitmennya terhadap Kontra-Reformasi.↑ Baynes 1878, hlm. 178–179.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Gregorius XV | |
|---|---|
| Uskup Roma | |
| Gereja | Gereja Katolik |
Awal masa kepausan | 9 Februari 1621 |
Akhir masa kepausan | 8 Juli 1623 |
| Pendahulu | Paulus V |
| Penerus | Urbanus VIII |
| Imamat | |
Tahbisan uskup | 1 Mei 1612 oleh Scipione Cardinal Caffarelli-Borghese |
Pelantikan kardinal | 19 September 1616 oleh Paulus V |
| Informasi pribadi | |
| Nama lahir | Alessandro Ludovisi |
| Lahir | 9 Januari 1554 Bologna, Negara Kepausan |
| Meninggal | 8 Juli 1623(1623-07-08) (umur 69) Roma, Negara Kepausan |
Jabatan sebelumnya |
|
| Almamater | Universitas Bologna |
| Tanda tangan | |
| Lambang | |
| Paus lainnya yang bernama Gregorius | |
Paus Gregorius XV (Latin: Gregorius XVcode: la is deprecated ; Italia: Gregorio XVcode: it is deprecated ; 9 Januari 1554 – 8 Juli 1623), lahir Alessandro Ludovisi, adalah kepala Gereja Katolik dan penguasa Negara Kepausan sejak 9 Februari 1621 hingga kematiannya pada tahun 1623. Ia terkenal karena mendirikan Kongregasi untuk Penyebaran Iman, sebuah organisasi yang bertugas mengawasi penyebaran agama Katolik dan pekerjaan misionaris. Gregorius XV juga bertanggung jawab atas kanonisasi para Santo Ignatius dari Loyola, Fransiskus Xaverius, Teresa dari Ávila, dan Filipus Neri, yang memperkuat komitmennya terhadap Kontra-Reformasi.[1]