Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Lembah Celah Besar

Lembah Celah Besar adalah sebuah fitur geografi dan geologi, yang panjangnya kira-kira 6.000 kilometer, yang terbentang dari Suriah utara sampai Mozambik tengah di Afrika Timur. Lokasinya berada di dekat pesisir pantai Samudera Hindia. Nama lembah ini diberikan salah seorang pengelananya, John Walter Gregory. Jika dilihat dari satelit, lembah ini seperti "merobek" Tanduk Benua Afrika menjadi dua.

lembah di Suriah dan Mozambik
Diperbarui 21 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Lembah Celah Besar
Bagian utara Lembah Celah Besar.

Lembah Celah Besar (bahasa Inggris: Great Rift Valleycode: en is deprecated ) adalah sebuah fitur geografi dan geologi, yang panjangnya kira-kira 6.000 kilometer (3.700 mil), yang terbentang dari Suriah utara sampai Mozambik tengah di Afrika Timur. Lokasinya berada di dekat pesisir pantai Samudera Hindia. Nama lembah ini diberikan salah seorang pengelananya, John Walter Gregory. Jika dilihat dari satelit, lembah ini seperti "merobek" Tanduk Benua Afrika menjadi dua.

Peta Lembah Celah Besar

Lembah Celah Besar merupakan sumber fosil-fosil[1] yang telah membantu penelitian mengenai evolusi manusia, khususnya di daerah bernama Piedmont.[2] Dataran tinggi yang semakin cepat tergerus telah menyebabkan lembah tersebut dipenuhi sedimen, sehingga tercipta lingkungan yang melestarikan sisa-sisa peninggalan sejarah dengan baik. Tulang-tulang beberapa nenek moyang hominid manusia modern telah ditemukan di sana, termasuk "Lucy",[3] tulang-belulang australopithecine berusia lebih dari 3 juta tahun yang ditemukan ahli antropologi Donald Johanson. Richard dan Mary Leakey juga telah melakukan penelitian yang signifikan di kawasan ini.

Beberapa waktu lalu dua nenek moyang hominid lainnya juga ditemukan di sana: Chororapithecus abyssinicus, seekor kera berusia 10 juta tahun yang ditemukan di celah Afar, di sebelah timur Etiopia,[4] dan Nakalipithecus nakayamai, yang juga berusia 10 juta tahun.[4]

Lembah Celah Besar di Afrika Timur terbentuk akibat pergerakan Lempeng Tektonik Indo-Australia Yang "Merobek" Lempeng Tektonik Arab Dari Lempeng Tektonik Afrika Melalui Punggung Samudera Hindia Termasuk Punggungan Teluk Aden yang Menyebar, Akibatnya Mendorong Tanduk Afrika ke Selatan yang membuat retakan celah di Benua Afrika.

Referensi

  1. ↑ "Great Rift Valley Ecosystem - UNESCO World Heritage Centre". whc.unesco.org. Diakses tanggal 2008-03-14.
  2. ↑ "Great Rift Valley - Everything on Great Rift Valley (information, latest news, articles,...)". www.spiritus-temporis.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2011-08-13. Diakses tanggal 2008-03-14.
  3. ↑ "Ethiopian Rift Valley Safaris - Homepage". www.ethiopianriftvalleysafaris.com. Diakses tanggal 2008-03-14.
  4. 1 2 Seward, Liz (2007-08-22). "Fossils belong to new great ape". BBC News. London. Diakses tanggal 2008-03-14.

Daftar pustaka

  • Africa's Great Rift Valley, 2001, ISBN 0-8109-0602-3
  • Tribes of the Great Rift Valley, 2007, ISBN 978-0-8109-9411-9
  • East African Rift Valley lakes, 2006, OCLC 76876862
  • Photographic atlas of the Mid-Atlantic Ridge Rift Valley, 1977, ISBN 0-387-90247-3
  • Rift Valley fever: an emerging human and animal problem, 1982, ISBN 92-4-170063-7

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Great Rift Valley.
  • Small simple-coloured map Diarsipkan 2009-09-20 di Wayback Machine.
  • Maps from the Albertine Rift Programme Diarsipkan 2005-10-26 di Wayback Machine.
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • VIAF
  • GND
  • FAST
Nasional
  • Prancis
  • Data BnF
  • Swedia
  • Israel
Lain-lain
  • IdRef
  • Yale LUX


Ikon rintisan

Artikel bertopik geografi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi
  2. Daftar pustaka
  3. Pranala luar

Artikel Terkait

Sumer

peradaban kuno dan kawasan bersejarah di kawasan selatan Mesopotamia

Perang Enam Hari

perang tahun 1967 antara Israel dengan Mesir, Yordania, dan Suriah

Deforestasi

kegiatan penebangan hutan sehingga lahannya dapat dialihkan untuk penggunaan selain hutan seperti pertanian, peternakan, atau permukiman

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026