Kampanye militer Al-Anfal, juga dikenal dengan nama Genosida Kurdi, Operasi Anfal atau Anfal saja, adalah kampanye genosida terhadap orang-orang Kurdi di Irak utara. Kampanye militer ini dipimpin oleh Ali Hassan al-Majid dan dilancarkan pada tahap akhir Perang Iran-Irak. Nama kampanye militer ini diambil dari Surah al-Anfal di Qur'an, yang digunakan sebagai kode oleh pemerintah Baath Irak. Selain menyasar orang-orang Kurdi, kampanye ini juga menyerang minoritas lain di Irak, termasuk Asiria, Shabak, Turkmen Irak, Yazidi, dan Mandean.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Kampanye militer Al-Anfal | |||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Bagian dari Konflik Irak-Kurdi dan Perang Iran-Irak | |||||||
| |||||||
| Pihak terlibat | |||||||
|
|
| ||||||
| Tokoh dan pemimpin | |||||||
|
|
| ||||||
| Pasukan | |||||||
|
Korps Pertama Korps Kelima[1] Batalion Pertahanan Nasional | |||||||
| Kekuatan | |||||||
| 200.000 | 3.500 | ||||||
| Korban | |||||||
| 150.000 – 350.000 warga tewas[2][3] | |||||||
Kampanye militer Al-Anfal (Harakat al-Anfal/Homleh al-Anfal) (bahasa Kurdi: پڕۆسەی ئەنفالcode: ku is deprecated ) (bahasa Arab: حملة الأنفالcode: ar is deprecated ), juga dikenal dengan nama Genosida Kurdi,[4] Operasi Anfal atau Anfal saja, adalah kampanye genosida[5] terhadap orang-orang Kurdi (dan populasi non-Arab lainnya) di Irak utara. Kampanye militer ini dipimpin oleh Ali Hassan al-Majid dan dilancarkan pada tahap akhir Perang Iran-Irak. Nama kampanye militer ini diambil dari Surah al-Anfal di Qur'an, yang digunakan sebagai kode oleh pemerintah Baath Irak. Selain menyasar orang-orang Kurdi, kampanye ini juga menyerang minoritas lain di Irak, termasuk Asiria, Shabak, Turkmen Irak, Yazidi, dan Mandean.[6]
Swedia, Norwegia dan Britania Raya secara resmi mengakui kampanye militer Anfal sebagai genosida.[7]