Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Fūrinkazan

Fūrinkazan , secara harfiah berarti "Angin, Hutan, Api, Gunung", adalah strategi perang yang digunakan Takeda Shingen, seorang daimyo zaman Sengoku. Nama strategi perang ini diambil dari kutipan Seni Perang karya ahli strategi perang asal Cina, Sun Tzu: Secepat angin, setenang hutan, seganas api, dan sekokoh gunung

Wikipedia article
Diperbarui 1 Januari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Fūrinkazan

Fūrinkazan (風林火山code: ja is deprecated ), secara harfiah berarti "Angin, Hutan, Api, Gunung", adalah strategi perang yang digunakan Takeda Shingen, seorang daimyo zaman Sengoku. Nama strategi perang ini diambil dari kutipan Seni Perang karya ahli strategi perang asal Cina, Sun Tzu: Secepat angin, setenang hutan, seganas api, dan sekokoh gunung

Maksud strategi perang ini adalah:

  • Secepat angin: Saat melakukan pergerakan, pasukannya bergerak secepat angin.
  • Setenang hutan: Saat mereka tinggal di suatu tempat, maka mereka akan menyembunyikan keberadaan setenang hutan.
  • Seganas api: Saat menyerang, pasukannya akan mengganas bak api yang membara.
  • Sekokoh gunung: Saat mereka mendapat serangan, maka mereka akan bertahan sekokoh gunung.


Jepang

Artikel bertopik Jepang ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Artikel Terkait

Takeda Shingen

merupakan seorang daimyo zaman Sengoku dari provinsi Kai

Daftar karakter Detektif Conan

artikel daftar Wikimedia

Yamagata Masakage

Shingen yang menyebabkan "unit api merah" (berasal dari slogan Shingen Fūrinkazan) yang terkenal. Setelah saudaranya melakukan seppuku untuk menutupi kegagalan

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026