Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Frustrasi

Frustrasi, berasal dari bahasa Latin frustratio, adalah perasaan kecewa akibat terhalang dalam pencapaian tujuan. Makin penting tujuannya, makin besar frustrasi dirasakan.

Wikipedia article
Diperbarui 16 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Frustrasi
Bagian dari seri tentang
Emosi
  • Afeksi
  • Kemarahan
  • Kecemasan
  • Derita
  • Jengkel
  • Pengharapan
  • Kegelisahan
  • Ketakacuhan
  • Kegairahan
  • Kekaguman
  • Kebosanan
  • Kepercayaan
  • Kejijikan
  • Kepuasan
  • Keberanian
  • Keingintahuan
  • Depresi
  • Hasrat
  • Keputus asaan
  • Kekecewaan
  • Kemuakan
  • Ketidakpercayaan
  • Ekstasi
  • Kejengahan
  • Empati
  • Entusiasme
  • Iri
  • Euforia
  • Ketakutan
  • Frustrasi
  • Perasaan bersyukur
  • Kenestapaan
  • Rasa bersalah
  • Kebahagiaan
  • Kebencian
  • Harapan
  • Horor
  • Permusuhan
  • Penghinaan
  • Minat
  • Kecemburuan
  • Kegembiraan
  • Kesepian
  • Cinta
  • Nafsi
  • Nafsu
  • Kebiadaban
  • Panik
  • Renjana
  • Kasihan
  • Kesenangan
  • Kebanggaan
  • Kegusaran
  • Penyesalan
  • Pertobatan
  • Dendam
  • Kesedihan
  • Kerinduan
  • Schadenfreude
  • Percaya diri
  • Malu
  • Terkejut
  • Perasaan malu
  • Duka
  • Penderitaan
  • Terkejut
  • Kepercayaan
  • Bertanya-tanya
  • Khawatir
  • Sinisme
  • Defaitisme
  • Nihilisme
  • Pesimisme
  • Optimisme
  • Reklusi
  • Weltschmerz
  • l
  • b
  • s
Merasakan frustasi di tiap hari

Frustrasi, berasal dari bahasa Latin frustratio, adalah perasaan kecewa akibat terhalang dalam pencapaian tujuan. Makin penting tujuannya, makin besar frustrasi dirasakan.

Frustrasi merupakan emosi yang kompleks dan bisa menimbulkan dampak yang besar pada orang yang mengalaminya.[1] Kompleksitas frustrasi ditunjukkan dengan munculnya respon emosi seperti kemarahan, kesedihan,[2] dan bisa menjurus ke stres, depresi, hingga kehilangan minat dalam hidup.[1] Namun, frustrasi juga bisa menjadi indikator yang berguna bagi masalah hidup seseorang, yaitu menjadi motivasi untuk berubah dan bangkit dari masalah.[3]

Sumber Frustrasi

Frustrasi dapat berasal dari dalam (internal) atau dari luar diri (eksternal) seseorang.[3]

Internal: saat seseorang tidak berhasil mendapatkan sesuatu yang diinginkan maka akan timbul rasa kecewa hingga frustrasi. Hal tersebut merupakan akibat dari hilangnya rasa percaya diri dan ketakutan untuk menghadapi situasi sosial. Konflik juga dapat menjadi sumber internal dari frustrasi saat seseorang mempunyai beberapa tujuan yang saling berinterferensi satu sama lain.

Eksternal: faktor di luar diri seseorang juga bisa menjadi sumber frustrasi, seperti orang lain, tempat, dan hal-hal lain yang menjadi hambatan bagi seseorang dalam meraih tujuannya. Faktor eksternal dari frustrasi tidak dapat dihindari, tetapi bisa diatasi.[3] Contohnya mencari rute alternatif saat seseorang terjebak kemacetan lalu lintas.

Tanda-Tanda Frustrasi

Tanda Fisiologis

Frustrasi dapat dianalisis dari perubahan-perubahan yang terjadi secara fisiologis, seperti respon kulit terhadap aliran galvanis, tekanan darah, aktivitas saraf, dan ketegangan otot.[4] Saat mengalami frustrasi respon kulit terhadap aliran galvanis (sentuhan dari luar) cenderung berkurang. Tekanan darah juga menjadi indikator seseorang mengalami frustrasi, makin tinggi tekanan darah, makin tinggi level frustrasi atau stres. Berdasarkan penelitian juga ditemukan perubahan ketegangan pada otot wajah. Selain itu, stres atau frustrasi bisa meningkatkan temperatur pada wajah sehingga wajah menjadi memerah.

Referensi

  1. 1 2 Masoudi Alavi, Negin (2013-09-01). "Frustration: a challenge in chronic conditions". Nursing and midwifery studies. 2 (3): 1–2. doi:10.5812/nms.14166. ISSN 2322-1674. PMC 4228539. PMID 25414868. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-07-26. Diakses tanggal 2022-03-11.
  2. ↑ Bierzynska, Maria; Bielecki, Maksymilian; Marchewka, Artur; Debowska, Weronika; Duszyk, Anna; Zajkowski, Wojciech; Falkiewicz, Marcel; Nowicka, Anna; Strelau, Jan (2016-01-11). "Effect of Frustration on Brain Activation Pattern in Subjects with Different Temperament". Frontiers in Psychology. 6: 1989. doi:10.3389/fpsyg.2015.01989. ISSN 1664-1078. PMC 4708012. PMID 26793136. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-08-11. Diakses tanggal 2022-03-11. Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  3. 1 2 3 "Understanding Frustration | PsychologistAnywhereAnytime.com". www.psychologistanywhereanytime.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-05-23. Diakses tanggal 2022-03-10.
  4. ↑ Downs, Jhon. "The Psychology of User Frustration" (PDF). www.cs.auckland.ac.nz. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2022-07-02. Diakses tanggal 2022-03-11.
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • GND
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Jepang
  • Republik Ceko
  • Israel
Lain-lain
  • IdRef
    • 2
  • Yale LUX


Ikon rintisan

Artikel bertopik psikologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sumber Frustrasi
  2. Tanda-Tanda Frustrasi
  3. Tanda Fisiologis
  4. Referensi
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026