Dalam arsitektur, friz, friese adalah bidang melintang yang berada di tengah bagian entablatur dan biasanya diapit oleh arkitraf. Friese sebagai bagian dari entablatur, terdapat pada bagian atas pilar bertipe Ionic atau Doric. Bidang ini bisa polos atau memiliki relief rendah. Friese dengan relief banyak ditemukan di banyak bangunan Yunani dan Romawi. Contoh terkenal, dan mungkin yang paling rumit, terdapat pada Parthenon Frieze.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Artikel ini membutuhkan rujukan tambahan agar kualitasnya dapat dipastikan. |



Dalam arsitektur, friz (bahasa Inggris: friezecode: en is deprecated ), friese[1] adalah bidang melintang yang berada di tengah bagian entablatur dan biasanya diapit oleh arkitraf. Friese sebagai bagian dari entablatur, terdapat pada bagian atas pilar bertipe Ionic atau Doric. Bidang ini bisa polos atau memiliki relief rendah. Friese dengan relief banyak ditemukan di banyak bangunan Yunani dan Romawi. Contoh terkenal, dan mungkin yang paling rumit, terdapat pada Parthenon Frieze.
Pada interior bangunan, friese ditempatkan pada bagian atas dinding, tepatnya sebelum kornis. Friese dapat pula merujuk ke bidang melintang yang memiliki dekorasi lukisan, ukiran, atau kaligrafi di sepanjang atas dinding, biasanya di atas ketinggian mata.[2]
Atap pada bangunan ini berbentuk limasan, atap nyaris tidak terlihat karena tertutup oleh friese yaitu lisplank dalam khasanah Arsitektur klasik Frieze kerap ditemukan. Frieze dalam arsitektur adalah elemen desain dekoratif yang terletak di dalam entablature sebuah bangunan. Frieze juga merupakan kata yang mengacu pada panel atau pita dekoratif horizontal berada di dinding bagian dalam atau eksterior bangunan. Munculnya The Frieze pertama kali muncul dalam desain arsitektur klasik Yunani kuno ukiran yang menceritakan tentang kisah dewa dan dewi pada bangunan.