Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Farid Hardja

Farid Hardja adalah seorang penyanyi dan pencipta lagu dalam industri musik pop Indonesia. Sosok Farid, awalnya dikenal dengan penampilan yang mirip Elton John: berkepala agak botak dan gonta-ganti kacamata, dan pada akhir hidupnya ia berdandan bak saudagar dari daratan Afrika.

Wikipedia article
Diperbarui 14 Maret 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Farid Hardja" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR

Farid Hardja
LahirFarid Hardja
(1950-09-07)7 September 1950
Sukabumi, Jawa Barat, Indonesia
Meninggal27 Desember 1998(1998-12-27) (umur 48)
Jakarta, Indonesia
MakamTPU Taman Bahagia, Jl. Taman Bahagia, Benteng, Warudoyong, Sukabumi, Jawa Barat, 43132
6°55′31″S 106°55′05″E / 6.925385395726354°S 106.91809170345353°E / -6.925385395726354; 106.91809170345353
Pekerjaan
  • Penyanyi
  • aktor
  • penulis lagu
Tahun aktif1966–1998
Suami/istri
    Lela Latifah
    ​
    ​
    (m. 1992; meninggal 1998)​
    Karier musik
    Genre
    • Pop
    • rap
    • funk
    • soul
    • pop kreatif
    • pop disko
    • rock
    Instrumen
    Vokal
    Label
    • Jackson Records
    • Musica Studio's
    • Metrotama Record
    Artis terkait
    • Ahmad Albar
    • Endang S. Taurina
    • Euis Darliah
    • Franky Sahilatua
    • Deddy Dores
    • Gito Rollies
    • Lucky Resha
    • Merry Andani
    • The Rollies

    Farid Hardja (7 September 1950 – 27 Desember 1998) adalah seorang penyanyi dan pencipta lagu dalam industri musik pop Indonesia. Sosok Farid, awalnya dikenal dengan penampilan yang mirip Elton John: berkepala agak botak dan gonta-ganti kacamata, dan pada akhir hidupnya ia berdandan bak saudagar dari daratan Afrika.

    Sejarah

    Farid Hardja memulai karier musiknya pada tahun 1966, di saat negeri ini mengalami transisi dari era Orde Lama ke Orde Baru. Saat itu demam British Invasion masih melanda dunia. Di Bandung, Farid menjadi bassist bergabung dengan grup band De Zieger yang beraliran rock'n roll yang antara lain menyanyikan repertoar The Beatles dan The Rolling Stones. Tak hanya di Bandung, ia, yang saat itu memiliki rambut kribo ala Afro Look, mulai menjadi bassist bergabung dengan sejumlah band rock yang bermarkas di Jakarta, seperti Cockpit yang dibentuk Abulhayat (1974) juga bergabung dalam Brotherhood dan Brown Bear pada tahun 1975.

    Setahun berselang Farid Hardja kembali ke kampung halamannya, Sukabumi, dan membentuk grup Bani Adam yang lebih dominan memainkan warna rock and roll dan sedikit R&B. Adapun pemilihan nama "Bani Adam" sesuai dengan filosofi bahwa kita ini semua adalah bani Adam atau keturunan Nabi Adam. Pada tahun 1977, Jackson Records & Tapes milik Jackson Arief mulai merilis debut album Farid Hardja bersama Bani Adam dengan nama Farid Bani Adam yang melejitkan "Karmila". Sayangnya, introduksi lagu ini menjiplak intro lagu "Peace of Mind" karya grup rock Boston. Bahkan kejadian yang sama berulang lagi ketika Farid Bani Adam merilis album kedua bertajuk Album Special dengan hits "Ikan Laut Pun Menari di Bawah Tanganmu" yang ternyata memelintir lagu "Lyin' Eyes" milik grup country rock The Eagles.

    Merombak personel

    Dalam setiap albumnya, Farid ternyata tidak pernah menggunakan pemusik yang sama. Formasi Bani Adam pun selalu berubah. Beberapa nama pun silih berganti mendukung Bani Adam, mulai dari Eddy Manalief, Nurish Iskandar, dan Max Rondonuwu. Bahkan pemusik tenar seperti Elfa Secioria, Jimmie Manoppo, Dodo Zakaria, Billy J. Budiardjo, Oetje F. Tekol pun ikut mendandani tatanan musik Farid Bani Adam.

    Kolaborasi

    Farid telah berduet dengan sederet penyanyi tenar dan berkarakter kuat, semisal Achmad Albar, Gito Rollies, Deddy Dores, Euis Darliah, Endang S Taurina, termasuk berduet dengan penyanyi dangdut Anis Marsella dan Merry Andani. Duet paling sukses adalah bersama Lucky Resha delam lagu Ini Rindu. Di sela karier musiknya yang padat dan komplet, Farid pada masa hidupnya pun pernah memperlihatkan kemampuan akting di beberapa judul film layar lebar.

    Meninggal

    Farid Hardja meninggal dunia pada Minggu, 27 Desember 1998 di Rumah Sakit Dr. Tjipto Mangunkusumo, Jakarta. Dia menderita penyakit diabetes dan jantung yang sudah beberapa tahun terakhir diidapnya. Postur tubuhnya yang semakin tambun seiring berjalannya waktu kian memperparah penyakitnya. Jenazah Farid dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Taman Bahagia, Jl. Taman Bahagia, Benteng, Warudoyong, Sukabumi, Jawa Barat, 43132.

    Filmografi

    Film

    Peran akting
    Tahun Judul Peran Catatan
    1977 Bandit Pungli
    1978 Sayang Sayangku Sayang Farid
    1991 Ini Rindu
    Peran non-akting
    Tahun Judul Peran Catatan
    1978 Sayang Sayangku Sayang Sebagai penulis
    1991 Ini Rindu Sebagai penata musik

    Diskografi

    Farid Bani Adam

    • 1977 - Karmila - (Jackson Records)
    • 1977 - Album Special - (Jackson Records)
    • 1978 - Farid Bani Adam - (Musica Studios )
    • 1978 - Tinggal Bersama Original Soundtrack - (Musica Studios)
    • 1979 - Pohon Cinta - (Nusantara Records)
    • 1979 - Asmara - (Virgo Ramayana Record)
    • 1980 - Tangis dalam Senyum - (Virgo Ramayana Record)
    • 1980 - Majalah Femina - (Virgo Ramayana Record)
    • 1981 - 10 Lagu Terbaik - (Jackson Records)
    • 1982 - Terbuka Tirai Jendela Cintaku - (Jackson Records)

    Farid Hardja

    • 1983 - Bercinta di Udara - (RCA)
    • 1983 - Jakarta Sayang, Jakarta Malang - (WAA/Purnama Record)
    • 1984 - Tragedi/Korban Marihuana - (RCA )
    • 1985 - 17 Tahun ke Atas - (RCA,)
    • 1985 - Superstar Jagorawi - (RCA)
    • 1986 - La Fender - (Sokha )
    • 1986 - Irama Sofy Sofy - (Sokha)
    • 1986 - Jangan Menangis - (RCA)
    • 1987 - Kacamata Memburu Cintrak - (RCA)
    • 1987 - Timur Tengah - (RCA)
    • 1987 - Kacamata/Rockn'roll '87 - (RCA)
    • 1990 - S.O.S - (Metrotama)
    • 1990 - Demam Disco - (Art Record/Union Artist)
    • 1994 - Nonstop Mega Discomix - (Blackboard)
    • 1996 - Cinta Damai - (MSC Record)
    • 1996 - Varia Bengawan Solo - (Gema Nada Pertiwi)
    • 1997 - Opera Anoman - (PT Aquarius Musikindo)
    • 1997 - It's Now or Never - (Life Records)
    • 1998 - Musik Masak - (Elang Mustika)
    • 1999 - Partai Sembako - (Calista 2000)
    • 1999 - Obat Cinta - (Calista 2000)
    • 2004 - Very Best Of Farid Hardja - (Gema Nada Pertiwi)

    Album Duet

    • 1984 - 1,2,3/Tangan Baja - Bersama Achmad Albar (Varia Nada Utama)
    • 1986 - Sop Dihidangkan - Bersama Gito Rollies (Sokha)
    • 1988 - Asmara Ilala - Bersama Euis Darliah (Blackboard)
    • 1990 - Ini Rindu - Bersama Lucky Resha (Metrotama)
    • 1991 - Romantika D'Amour - Bersama Lucky Resha (Metrotama)
    • 1992 - Selamat Datang Asmara - Bersama Endang S.Taurina (Metrotama)
    • 1993 - Ayam - Bersama Trio FAM (Farid Hardja, Anis Marsella, dan Merry Andani) (Metrotama)
    • 1999 - Cut Cut Cut - Bersama Barbie (Calista 2000)

    Album Lain

    • 1989 - Album singel Nicky Astria, "Cinta Di Kota Tua" menyanyikan lagu "Jauh Dimata Dekat Dihati" dan "Bersama Lagi" duet dengan Freddy Tamaela

    Pranala luar

    • Profil di Taman Ismail Marzuki Diarsipkan 2015-08-22 di Wayback Machine.
    Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
    • VIAF
    • GND
    • WorldCat

    Bagikan artikel ini

    Share:

    Daftar Isi

    1. Sejarah
    2. Merombak personel
    3. Kolaborasi
    4. Meninggal
    5. Filmografi
    6. Film
    7. Diskografi
    8. Farid Bani Adam
    9. Farid Hardja
    10. Album Duet
    11. Album Lain
    12. Pranala luar

    Artikel Terkait

    Kadri

    pengacara korporat dan penyanyi asal Indonesia

    Remembering Farid Hardja

    Remembering Farid Hardja merupakan sebuah album musik karya Lucky Resha. Album ini merupakan album penghormatan terhadap alm. Farid Hardja yang dulu merupakan

    Gito Rollies

    pemeran laki-laki asal Indonesia

    Jakarta Aktual
    Jakarta Aktual© 2026