Ferdinand Canning Scott Schiller merupakan seorang filsuf Jerman-Britania. Lahir di Altona, Holstein, Schiller menuntut ilmu di Universitas Oxford, dan kemudian menjadi profesor disana
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Ferdinand Canning Scott Schiller | |
|---|---|
Ferdinand Canning Scott Schiller | |
| Lahir | 16 Agustus 1864 Ottensen dekat Buxtehude |
| Meninggal | 6 Agustus 1937 Los Angeles |
| Era | Filsafat abad ke-19/ke-20 |
| Kawasan | Western Philosophy |
| Aliran | Pragmatism |
Minat utama | Pragmatisme, Logika, Filsafat bahasa biasa, Epistemologi, Eugenika, Pengartian, Personalisme |
Gagasan penting | Kritik terhadap logika formal, justifikasi axiom sebagai hipotesos, bentuk pragmatisme, perancangan cerdas, eugenika |
Dipengaruhi | |
Memengaruhi | |
Ferdinand Canning Scott Schiller (16 Agustus 1864 – 6 Agustus 1937) merupakan seorang filsuf Jerman-Britania. Lahir di Altona, Holstein (pada waktu itu merupakan bagian dari Konfederasi Jerman, namun dibawah administrasi Denmark), Schiller menuntut ilmu di Universitas Oxford, dan kemudian menjadi profesor disana
Schiller merupakan pendukung evolusi terawal dan anggota pendiri English Eugenics Society.
Lahir di 1864, dan merupakan salah satu dari tiga bersaudara dan putra dari Ferdinand Schiller (seorang pedagang Kalkuta), rumah keluarga Schiller berada di Switzerland.
Schiller wafat di Los Angeles pada 6, 7, atau 9 Agustus 1937 setelah mengidap penyakit secara berkepanjangan.[1][2]
Schiller merupakan anggota pendiri English Eugenics Society dan menerbitkan tiga buku tentang subjek tersebut; Tantalus or the Future of Man (1924), Eugenics and Politics (1926), dan Social Decay and Eugenic Reform (1932).[3]