Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiMega Etymologikon
Artikel Wikipedia

Mega Etymologikon

Mega Etymologikon atau Etymologikon Mega adalah judul asli dari sebuah kitab berjenis ensiklopedia leksikal dan kamus berbahasa Yunani yang disusun di Konstantinopel oleh seorang leksikografer yang tidak diketahui pada sekitar tahun 1150 M. Kitab ini merupakan sumber Romawi Timur terbesar yang mengacu pada tata bahasa, leksikon, dan retorika sebelumnya.

Kamus dan ensiklopedia leksikal berbahasa Yunani yang disusun di Konstantinopel tahun 1150 M
Diperbarui 17 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Mega Etymologikon
Halaman pertama huruf A dari edisi cetak tahun 1499, disunting oleh Markos Mousouros, dan gambar dirancang oleh Nikolaos Vlastos.

Mega Etymologikon (bahasa Yunani: Μέγα Ετυμολογικόνcode: el is deprecated ) atau Etymologikon Mega (bahasa Yunani Pertengahan: Ἐτυμολογικὸν Μέγαcode: grc is deprecated ) adalah judul asli dari sebuah kitab berjenis ensiklopedia leksikal dan kamus berbahasa Yunani yang disusun di Konstantinopel oleh seorang leksikografer yang tidak diketahui pada sekitar tahun 1150 M. Kitab ini merupakan sumber Romawi Timur terbesar yang mengacu pada tata bahasa, leksikon, dan retorika sebelumnya.[1]

Riwayat edisi

Edisi cetakan pertama Mega Etymologikon diterbitkan oleh Zakharias Kalliergis dan Nikolaos Vlastos di bawah bimbingan Anna Notaras di Venesia pada tahun 1499. Jenis huruf dirancang dan dipotong oleh Kalliergis, dimodelkan pada tulisan tangannya sendiri. Huruf awal dekoratif dan hiasan kepala berpola pada dekorasi tradisi naskah Romawi Timur, dan batas potongan kayu menggabungkan rancangan arabes yang rumit, biasanya berwarna putih di atas merah, tetapi juga putih di atas emas. Tata tampilan edisi Kallierges memiliki pengaruh besar dalam pencetakan, terutama pada kitab-kitab liturgi Yunani.[2]

Edisi lengkap terkini disunting oleh Thomas Gaisford (Oxford 1848).[3] Edisi baru (belum selesai) sedang dipersiapkan oleh F. Lasserre dan N. Livadaras (dengan judul Etymologicum Magnum Auctum).[4]

Referensi

Catatan kaki

  1. ↑ Reitzenstein (1897), 248–253, 351–352; Sturz (1820)
  2. ↑ Ecro Layton, Five Centuries of Books and Manuscripts in Modern Greek: A Catalogue of an Exhibition at the Houghton Library December 4, 1987, through February 17, 1988 (Cambridge: Harvard College Library, 1990), pp. 39-41
  3. ↑ T. Gaisford (ed.), Etymologicum Magnum (Oxford 1848; repr. Amsterdam 1965)
  4. ↑ F. Lasserre and N. Livadaras (eds.), Etymologicum Magnum Genuinum, Symeonis Etymologicum una cum Magna Grammatica, Etymologicum Magnum Auctum, vol. 1 (Rome 1976); 2 (Athens 1992)

Daftar pustaka

  • K. Alpers (1990), ‘Griechische Lexicographie in Antike und Mittelalter. Dargestellt an ausgewählten Beispielen’ in H.-A. Koch and A. Krup-Eber (eds.), Welt der Information. Wissen und Wissensvermittlung in Geschichte und Gegenwart (Stuttgart) 14-38.
  • K. Alpers (2001), ‘Lexicographie (B.I-III)’ in G. Üding and W. Jens (eds.), Historisches Wörterbuch der Rhetorik 2 (Tübingen) 194-210.
  • P. Rance, (2007), ‘The Etymologicum Magnum and the “Fragment of Urbicius”’, Greek, Roman and Byzantine Studies 47:193-224 (online)
  • R. Reitzenstein (1897), Geschichte der griechischen Etymologika: ein Beitrag zur Geschichte der Philologie in Alexandria und Byzanz (Leipzig; repr. Amsterdam 1964).
  • F. W. Sturz (1820), Orionis Thebani Etymologicon (Leipzig).

Pranala luar

  • Etymologicon magnum seu magnum grammaticae penu, Friderici Sylburgii (ed.), editio nova correctior, Lipsiae apud Io. Aug. Gottl. Weigel, 1816.
  • Etymologicon magnum, Thomas Gaisford (ed.), Oxonii, E. Typographeo academico, 1848.
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • VIAF
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Norwegia
  • Vatikan
  • Israel
Lain-lain
  • IdRef

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Riwayat edisi
  2. Referensi
  3. Catatan kaki
  4. Daftar pustaka
  5. Pranala luar
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026