Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiESSA Industries Indonesia
Artikel Wikipedia

ESSA Industries Indonesia

ESSA Industries Indonesia adalah sebuah perusahaan pengolahan minyak dan gas yang berkantor pusat di Jakarta. Perusahaan ini memiliki dan mengoperasikan sebuah kilang LPG di Palembang yang dapat memproduksi 174 ton LPG per hari dan 410 barel kondensat per hari. Melalui anak usahanya, perusahaan ini juga memiliki dan mengoperasikan sebuah kilang amonia di Banggai yang dapat memproduksi 2.000 ton amonia per hari.

perusahaan asal Indonesia
Diperbarui 19 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

PT ESSA Industries Indonesia Tbk
Nama sebelumnya
PT Surya Esa Perkasa (2006-2023)
Jenis perusahaan
Perseroan terbatas
Kode emitenBEI: ESSA
Komponen LQ45
IndustriMinyak dan gas
Didirikan24 Maret 2006; 20 tahun lalu (2006-03-24)
Kantor pusatJakarta, Indonesia
Wilayah operasi
Indonesia
Tokoh kunci
Hamid Awaluddin (Presiden Komisaris)
Kanishk Laroya (Presiden Direktur)
Produk
  • LPG
  • Kondensat
  • Amonia
PendapatanPenurunan US$344,9  juta (2023)
Laba bersih
Penurunan US$34,6  juta (2023)
Total asetPenurunan US$695,4  juta (2023)
Total ekuitasPenurunan US$497,7  juta (2023)
PemilikPT Trinugraha Akraya Sejahtera (19,75%)
Karyawan
437 (2023)
Anak usahaPT Sepchem
PT Panca Amara Utama
PT Ogspiras Basya Pratama
Situs webessa.id

ESSA Industries Indonesia adalah sebuah perusahaan pengolahan minyak dan gas yang berkantor pusat di Jakarta. Perusahaan ini memiliki dan mengoperasikan sebuah kilang LPG di Palembang yang dapat memproduksi 174 ton LPG per hari dan 410 barel kondensat per hari. Melalui anak usahanya, perusahaan ini juga memiliki dan mengoperasikan sebuah kilang amonia di Banggai yang dapat memproduksi 2.000 ton amonia per hari.[1][2]

Sejarah

Perusahaan ini didirikan pada bulan Maret 2006 dengan nama PT Surya Esa Perkasa. Perusahaan ini lalu mulai membangun kilang dan instalasi pengolahan gas bumi di Palembang. Pada tahun 2007, perusahaan ini meneken Perjanjian Jual Beli LPG dengan Pertamina dan mulai mengoperasikan kilangnya secara komersial. Sepanjang tahun 2010, perusahaan ini telah dapat memproduksi 37.774 metrik ton LPG dan 149.000 barel kondensat. Pada tahun 2011, perusahaan ini mengakuisisi 60% saham PT Panca Amara Utama. Pada bulan Februari 2012, perusahaan ini resmi melantai di Bursa Efek Indonesia.

Pada bulan Juni 2013, perusahaan ini memulai proyek ekspansi kilangnya agar dapat memproduksi 174 ton LPG per hari, yang akhirnya dapat diselesaikan setahun kemudian. Pada tahun 2014, Panca Amara Utama meneken Perjanjian Pasokan Gas sebanyak 55 MMSCFD dengan JOB Pertamina - Medco E&P Tomori Sulawesi.[3] Pada tahun 2015, Panca Amara Utama meneken Perjanjian Pembelian Amonia dengan Mitsubishi Corporation asal Jepang. Pada bulan Agustus 2015, Presiden Joko Widodo memancangkan tiang pertama pembangunan pabrik amonia milik Panca Amara Utama di Banggai, Sulawesi Tengah, yang akhirnya mulai dioperasikan tiga tahun kemudian.[4]

Pada tahun 2021, Panca Amara Utama meneken nota kesepahaman Produksi Amonia Biru dengan Japan Oil, Gas and Metals National Corporation (JOGMEC), Mitsubishi Corporation, dan Institut Teknologi Bandung.[1][2] Perusahaan ini pun menargetkan dapat mulai memproduksi amonia biru pada akhir tahun 2024 dengan investasi antara US$100 juta hingga US$200 juta.[5] Pada tahun 2023, perusahaan ini mengubah namanya menjadi seperti sekarang.[6]

Referensi

  1. 1 2
  2. 1 2 "Sejarah Perusahaan". PT Surya Esa Perkasa Tbk. Diakses tanggal 12 Maret 2022.
  3. ↑ Indreswari, Adisti Dini (22 Januari 2013). "ESSA siap bangun pabrik amoniak". Kontan. Diakses tanggal 22 Maret 2025.
  4. ↑ Puspitasari, Ika (4 September 2019). "Surya Essa (ESSA) optimalkan produksi amonia". Kontan. Diakses tanggal 22 Maret 2025.
  5. ↑ Agung, Filemon (21 Maret 2022). Dewi, Herlina Kartika (ed.). "Beralih ke Energi, Surya Esa (ESSA) Bersiap Memproduksi Blue Amonia Pada Akhir 2024". Kontan.co.id. Kontan. Diakses tanggal 23 April 2022.
  6. ↑ Durrohman, Ibad (10 Oktober 2023). "Sah! Emiten Boy Thohir (ESSA) Berganti Nama Jadi ESSA Industries Indonesia". Bisnis.com. Diakses tanggal 13 Desember 2023.


Ikon rintisan

Artikel bertopik korporasi atau perusahaan Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah
  2. Referensi

Artikel Terkait

Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan

organisasi yang dibentuk oleh pemerintahan Jepang pada tahun 1945 ketika menduduki Indonesia

Daftar badan usaha milik negara di Indonesia

artikel daftar Wikimedia

Mie Gacoan

perusahaan asal Indonesia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026