Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Erik Jan Zürcher

Erik-Jan Zürcher adalah seorang Turkologist Belanda. Dia seorang profesor studi Turki di Universitas Leiden sejak 1997. Dari 2008 hingga 2012 dia menjabat sebagai direktur Institut Internasional Sejarah Sosial. Bukunya Turkey: a Modern History dianggap sebagai karya berstandar. Zürcher sering berkomentar tentang isu-isu terkini yang berkaitan dengan Turki.

Wikipedia article
Diperbarui 16 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Erik Jan Zürcher
Erik-Jan Zürcher

Erik-Jan Zürcher (lahir 1953) adalah seorang Turkologist Belanda. Dia seorang profesor studi Turki di Universitas Leiden sejak 1997. Dari 2008 hingga 2012 dia menjabat sebagai direktur Institut Internasional Sejarah Sosial. Bukunya Turkey: a Modern History dianggap sebagai karya berstandar.[1] Zürcher sering berkomentar tentang isu-isu terkini yang berkaitan dengan Turki.

Biografi

Zürcher lahir pada tahun 1953, satu-satunya anak dari Sinolog Erik Zürcher (1928–2008).[2][3] Zürcher memperoleh gelar BA dalam studi Turki dari Universitas Leiden pada tahun 1974. Tiga tahun kemudian ia menerima gelar MA dalam studi Turki, dengan anak di bawah umur dalam sejarah modern dan Persia. Pada tahun 1984 ia memperoleh gelar PhD dalam studi Turki, juga dari Universitas Leiden.[4]

Dari 1977 hingga 1989 Zürcher adalah asisten profesor bahasa Turki dan Persia di Universitas Radboud Nijmegen. Dia kemudian dipekerjakan sebagai profesor sejarah modern di universitas yang sama sampai tahun 1997. Dari tahun 1990 sampai 1999 dia menjadi peneliti senior di Institut Internasional Sejarah Sosial. Antara 1993 dan 1997 Zürcher adalah profesor afiliasi sejarah sosial Timur Tengah di Universitas Amsterdam. Pada tahun terakhir itu ia diangkat sebagai profesor penuh studi Turki di Universitas Leiden.[4]

Zürcher adalah direktur Institut Internasional Sejarah Sosial antara April 2008 dan November 2012.[5]

Referensi

  1. ↑ Floris van Straaten. "Waarom Turkije de Koerden aanvalt". NRC Handelsblad. Diakses tanggal 12 March 2017.
  2. ↑ Esther Hageman (27 February 2008). "Erik Zürcher 1928-2008". Trouw. Diakses tanggal 23 July 2016.
  3. ↑ Pieternel Gruppen (27 January 2015). "Flirten met de Ottomanen". Trouw. Diakses tanggal 23 July 2016.
  4. 1 2 "Erik-jan Zurcher". Leiden University. Diakses tanggal 23 July 2016.
  5. ↑ "Erik-Jan Zürcher Resigns as IISH Director". International Institute of Social History. 23 October 2012. Diakses tanggal 23 July 2016.
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • ISNI
  • VIAF
  • GND
  • WorldCat
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Italia
  • Republik Ceko
  • Belanda
  • Polandia
  • Israel
  • Katalonia
  • Belgia
Akademik
  • ORCID
Orang
  • DDB
Lain-lain
  • IdRef
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Biografi
  2. Referensi

Artikel Terkait

Historiografi Kemalis

tersebut banyak ditolak oleh para cendekiawan, terutama oleh Taner Akçam, Erik-Jan Zürcher, Uğur Ümit Üngör dan Hans-Lukas Kieser. Ia menerima marga Atatürk sesuai

Abjad Turki Utsmaniyah

dan hendaknya bergaul satu sama lain dalam semangat persaudaraan. Zürcher, Erik Jan. Turkey: a modern history, p. 188. I. B.Tauris, 2004. ISBN 978-1-85043-399-6

Rekayasa demografi

menjadi genosida dalam Genosida Armenia. Menurut Turkolog Belanda Erik-Jan Zürcher, era dari tahun 1850 hingga 1950 adalah "zaman rekayasa demografi Eropa"

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026