Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Endosimbion

Endosimbion atau endobion adalah organisme yang hidup di dalam tubuh atau sel organisme lain dalam hubungan saling menguntungkan yang disebut endosimbiosis. Contohnya adalah bakteri pengikat nitrogen yang tinggal di dalam bintil akar legum, alga bersel tunggal di dalam koral, dan endosimbion bakteri yang menyediakan nutrien yang diperlukan oleh sekitar 10–15% serangga.

Wikipedia article
Diperbarui 27 Desember 2022

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Endosimbion
Penggambaran teori endosimbiotik.

Endosimbion atau endobion[1] adalah organisme yang hidup di dalam tubuh atau sel organisme lain dalam hubungan saling menguntungkan yang disebut endosimbiosis (bahasa Yunani: ἔνδον endon "di dalam", σύν syn "bersama" dan βίωσις biosis "hidup"). Contohnya adalah bakteri pengikat nitrogen (yang disebut rhizobia) yang tinggal di dalam bintil akar legum, alga bersel tunggal di dalam koral, dan endosimbion bakteri yang menyediakan nutrien yang diperlukan oleh sekitar 10–15% serangga.

Banyak contoh endosimbiosis yang bersifat obligat; dalam kata lain, endosimbion dan inangnya tidak dapat bertahan hidup tanpa keberadaan yang lain, seperti cacing laut tanpa usus dari genus Riftia yang mendapat nutrisi dari bakteri endosimbiotik. Contoh lain adalah mitokondria dan kloroplas. Sementara itu, beberapa parasit dalam tubuh manusia (seperti Wuchereria bancrofti dan Mansonella perstans) dapat bertahan di inang perantara serangganya berkat simbiosis obligat dengan Wolbachia spp.

Dua organel utama dalam sel eukariot (yaitu mitokondria dan plastid seperti kloroplas) berasal dari endosimbion bakteri. Simbiogenesis seperti ini pertama kali diusulkan pada tahun 1905 dan dikemukakan oleh ahli botani Rusia Konstantin Mereschkowski pada tahun 1910.[2][3] Teori ini lalu dikembangkan oleh Lynn Margulis pada tahun 1960-an.

Catatan kaki

  1. ↑ Margulis, Lynn; Chapman, Michael J. (2009). Kingdoms & domains an illustrated guide to the phyla of life on Earth (Edisi 4th). Amsterdam: Academic Press/Elsevier. hlm. 493. ISBN 978-0-08-092014-6. Diakses tanggal 2 August 2016.
  2. ↑ Mereschkowsky, Konstantin (1910). "Theorie der zwei Plasmaarten als Grundlage der Symbiogenesis, einer neuen Lehre von der Ent‐stehung der Organismen". Biol Centralbl. 30: 353‐367.
  3. ↑ Mereschkowsky C (1905). "Über Natur und Ursprung der Chromatophoren im Pflanzenreiche". Biol Centralbl. 25: 593–604.

Daftar pustaka

  • Dubilier N, Mülders C, Ferdelman T, et al. (May 2001). "Endosymbiotic sulphate-reducing and sulphide-oxidizing bacteria in an oligochaete worm". Nature. 411 (6835): 298–302. doi:10.1038/35077067. PMID 11357130.
  • Burnett WJ, McKenzie JD (1 May 1997). "Subcuticular bacteria from the brittle star Ophiactis balli (Echinodermata: Ophiuroidea) represent a new lineage of extracellular marine symbionts in the alpha subdivision of the class Proteobacteria". Appl. Environ. Microbiol. 63 (5): 1721–4. PMC 168468. PMID 9143108. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-12-13. Diakses tanggal 2017-09-21.
  • Wernegreen JJ (2004). "Primer – Endosymbiosis: Lessons in Conflict Resolution". PLoS Biol. 2 (3): e68. doi:10.1371/journal.pbio.0020068. PMC 368163. PMID 15024418. Diarsipkan dari asli tanggal 14 April 2004. Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  • A general review of bacterial endosymbionts in insects. P. Baumann, N. A. Moran and L. Baumann, Bacteriocyte-associated endosymbionts of insects in M. Dworkin, ed., The prokaryotes, Springer, New York, 2000. http://link.springer.de/link/service/books/10125/
  • Wernegreen JJ (November 2002). "Genome evolution in bacterial endosymbionts of insects". Nat. Rev. Genet. 3 (11): 850–61. doi:10.1038/nrg931. PMID 12415315.
  • Douglas AE (January 1998). "Nutritional interactions in insect-microbial symbioses: Aphids and Their Symbiotic Bacteria Buchnera". Annual Review of Entomology. 43: 17–37. doi:10.1146/annurev.ento.43.1.17. PMID 15012383. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-05-28. Diakses tanggal 2017-09-21.
  • Aksoy S, Maudlin I, Dale C, Robinson AS, O'Neill SL (January 2001). "Prospects for control of African trypanosomiasis by tsetse vector manipulation". Trends Parasitol. 17 (1): 29–35. doi:10.1016/S1471-4922(00)01850-X. PMID 11137738.
  • Shigenobu S, Watanabe H, Hattori M, Sakaki Y, Ishikawa H (September 2000). "Genome sequence of the endocellular bacterial symbiont of aphids Buchnera sp. APS". Nature. 407 (6800): 81–6. doi:10.1038/35024074. PMID 10993077.
  • Moran NA (April 1996). "Accelerated evolution and Muller's rachet in endosymbiotic bacteria". Proc. Natl. Acad. Sci. U.S.A. 93 (7): 2873–8. doi:10.1073/pnas.93.7.2873. PMC 39726. PMID 8610134.
  • l
  • b
  • s
Ekologi
Umum
  • Komponen biotik
  • Komponen abiotik
  • Biomassa
  • Habitat
  • Relung
  • Daur nutrien
  • Daur biogeokimia
Hierarki
  • Organisme
  • Populasi
    • Ekologi populasi
  • Komunitas
    • Ekologi komunitas
  • Ekosistem
    • Ekologi ekosistem
  • Bioma
  • Biosfer
Interaksi biologis
Jangka pendek
  • Pemangsaan
    • Kanibalisme
  • Penyerbukan
Jangka panjang
  • Simbiosis
    • Mutualisme
    • Komensalisme
    • Parasitisme
    • Kompetisi
  • Endosimbiosis
Jaring-jaring makanan
Konsep
  • Rantai makanan
  • Tingkatan trofik
  • Piramida ekologi
  • Aliran energi
Peranan
  • Autotrof
  • Heterotrof
    • Pemangsa
    • Pemangsa puncak
    • Herbivor
    • Karnivor
    • Omnivor
  • Pengurai
    • Detritivor
Peran sebagai spesies
Distribusi spesies
  • Spesies pribumi
  • Spesies pendatang
    • Spesies invasif
  • Endemik
  • Kosmopolitan
Lain-lain
  • Spesies dasar
  • Spesies kunci
  • Spesies indikator
Ekologi ruang
  • Biogeografi
  • Ekologi lanskap
  • Ekoton
  • Ekotipe
  • Fragmentasi habitat
  • Biogeografi pulau
  • Category Kategori
  • Commons page Commons
  • WikiProject ProyekWiki
  • l
  • b
  • s
Struktur sel/organel
Sistem
endomembran
  • Membran sel
  • Inti sel
  • Retikulum endoplasma
  • Badan Golgi
  • Parentesom
  • Autofagosom
  • Vesikel
    • Eksosom
    • Lisosom
    • Endosom
    • Fagosom
    • Vakuola
    • Akrosom
  • Granula sitoplasmik
    • Melanosom
    • Badan mikro
    • Gliokisom
    • Peroksisome
    • Badan Weibel–Palade
Sitoskeleton
  • Mikrofilamen
  • Filamen intermediat
  • Mikrotubulus
  • Sitoskeleton prokariotik
  • Pusat organisasi mikrotubulus
    • Sentrosom
    • Sentriol
    • Badan basal
    • Badan kutub spindel
  • Miofibril
  • Undulipodium
    • Silium
    • Flagelum
    • Aksonema
    • Jeruji radial
  • Pseudopodia
    • Lamelipodia
    • Filopodia
Endosimbion
  • Mitokondria
  • Plastid
    • Kloroplas
    • Kromoplas
    • Gerontoplas
    • Leukoplas
    • Amiloplas
    • Elaioplas
    • Proteinoplas
    • Tanosom
Internal lainnya
  • Kromosom
  • Nukleolus
  • RNA
    • Ribosom
    • Spliseosom
    • Kubah
  • Sitoplasma
    • Sitosol
    • Inklusi
  • Proteasom
Eksternal
  • Dinding sel
  • Matriks ekstraseluler


Ikon rintisan

Artikel bertopik biologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Catatan kaki
  2. Daftar pustaka

Artikel Terkait

Simbiosis

jenis interaksi biologis yang dekat dan berlangsung lama antara dua organisme berbeda

Mitokondria

organel sitoplasma semiotonom yang menghasilkan energi melalui pernapasan sel

Sianobakteri

bacteria

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026