Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Empat Belas Pasal

Empat Belas Pasal atau Fourteen Points adalah empat belas pasal yang diajukan Amerika Serikat setelah berakhirnya Perang Dunia I. Pasal ini dinyatakan oleh Presiden Woodrow Wilson dalam sebuah pidato pada 8 Januari 1918. Secara garis besar pasal ini dapat dirumuskan sebagai penekanan akan “kemerdekaan politik, demokrasi dan perdamaian tanpa kemenangan”. Pasal terakhir bahkan berisi gagasan ke arah pembentukan suatu persekutuan umum bangsa-bangsa untuk menjamin kemerdekaan politik semua negara. Pasal ini juga menjadi dasar dari program perdamaian.

Pasal yang dibacakan Woodrow Wilson
Diperbarui 11 November 2023

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Empat Belas Pasal
Presiden Amerika Serikat Woodrow Wilson

Empat Belas Pasal atau Fourteen Points adalah empat belas pasal yang diajukan Amerika Serikat setelah berakhirnya Perang Dunia I.[1] Pasal ini dinyatakan oleh Presiden Woodrow Wilson dalam sebuah pidato pada 8 Januari 1918.[1] Secara garis besar pasal ini dapat dirumuskan sebagai penekanan akan “kemerdekaan politik, demokrasi dan perdamaian tanpa kemenangan”.[1] Pasal terakhir bahkan berisi gagasan ke arah pembentukan suatu persekutuan umum bangsa-bangsa untuk menjamin kemerdekaan politik semua negara.[1] Pasal ini juga menjadi dasar dari program perdamaian.[2]

Isi pasal

  1. Tidak ada lagi perjanjian rahasia.[2]
  2. Navigasi bebas di semua lautan.[2]
  3. Mengakhiri hambatan ekonomi antarnegara.[2]
  4. Negara harus mengurangi jumlah senjata.[2]
  5. Semua klaim kolonial tidak boleh memihak.[2]
  6. Tentara Jerman harus meninggalkan Rusia.[2] Rusia harus dibiarkan mengembangkan politiknya sendiri.[2]
  7. Belgia harus independen seperti sebelum terjadi perang.[2]
  8. Prancis sepenuhnya dibebaskan dan diizinkan untuk memulihkan Alsace-Lorraine.[2]
  9. Semua orang Italia diizinkan untuk tinggal di Italia.[2]
  10. Penentuan nasib sendiri diberikan kepada semua orang yang tinggal di Austria-Hungaria.[2]
  11. Penentuan nasib sendiri dan jaminan kemerdekaan diberikan kepada Balkan.[2]
  12. Orang-orang Turki harus dipimpin oleh pemeritahan Turki. orang non-Turki yang berada di kekaisaran Turki harus mengatur diri mereka sendiri.[2]
  13. Polandia harus memiliki akses ke laut dalam kemerdekaannya.[2]
  14. Liga Bangsa-Bangsa harus dibentuk untuk menjamin kemerdekaan politik dan teritorial semua negara.[2]

Referensi

  1. 1 2 3 4 Ichtiar Baru Van Hoeve; Hasan Shadily. Ensiklopedia Indonesia, Jilid 7. Jakarta: PT Ichtiar Baru van Hoeve. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Lokasi penerbit (link)
  2. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 "Woodrow Wilson's Fourteen Points". Diakses tanggal 5 Juni 2014.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Isi pasal
  2. Referensi

Artikel Terkait

Masalah Shandong

Perdamaian Paris 1919 dengan dukungan dari Presiden Amerika Serikat Woodrow Wilson. Duta Besar Tiongkok untuk Prancis Wellington Koo menyatakan bahwa Tiongkok

Wakil Presiden Amerika Serikat

berubah ketika Presiden Woodrow Wilson meminta Wakil Presiden Thomas R. Marshall untuk memimpin rapat kabinet karena Wilson sedang berada di Prancis

Dana Moneter Internasional

organisasi internasional

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026