Eksarkatus Afrika atau Kartago, sesuai dengan nama ibu kotanya, adalah nama dari divisi administratif dari Kekaisaran Romawi Timur yang meliputi wilayah di sebelah barat Laut Tengah, yang diperintah oleh seorang eksarkat atau wali raja. Pemerintahan tersebut dibentuk oleh kaisar Maurice pada akhir 580an dan masih ada sampai ditaklukan oleh kaum Muslim pada abad ke-7.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Eksarkatus Afrika Exarchatus Africae | |||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Eksarkatus di Kekaisaran Romawi Timur | |||||||||||
| 585/590–698 | |||||||||||
Wilayah sekitar Laut Mediterania pada 650, Eksarkatus Afrika | |||||||||||
| Ibu kota | Kartago | ||||||||||
| Sejarah | |||||||||||
| Era sejarah | Abad Pertengahan Awal | ||||||||||
• Pembentukan eksarkatus | 585/590 | ||||||||||
• Invasi Arab pertama | 647 | ||||||||||
• Pertempuran Kartago (698) | 698 | ||||||||||
| |||||||||||
Eksarkatus Afrika atau Kartago, sesuai dengan nama ibu kotanya, adalah nama dari divisi administratif dari Kekaisaran Romawi Timur yang meliputi wilayah di sebelah barat Laut Tengah, yang diperintah oleh seorang eksarkat atau wali raja. Pemerintahan tersebut dibentuk oleh kaisar Maurice pada akhir 580an dan masih ada sampai ditaklukan oleh kaum Muslim pada abad ke-7.
Afrika Barat Laut, bersama dengan Sardinia, Corsica dan Baleares dikuasai oleh Romawi Timur dibawah pemerintahan Belisarius dalam Perang Vandal pada 533, dan dijadikan sebagai Prefektur Praetor Afrika oleh Yustinianus I. Wilayahnya meliputi provinsi Proconsularis Afrika, Byzacena, Tripolitania, Numidia, Mauretania Caesariensis dan Mauretania Sitifensis, dan berpusat di Carthage. Pada 560an, sebuah ekspedisi Romawi berhasil mendapatkan bagian-bagian selatan Spanyol, yang dijadikan sebagai provinsi Spania.