Dimas Arya Pradipta adalah seorang insinyur dan wirausahawan sosial asal Indonesia yang dikenal karena kontribusinya dalam pengembangan teknologi mikrohidro untuk daerah terpencil. Ia merupakan pendiri Arunika Energi, sebuah perusahaan rintisan yang bergerak di bidang energi terbarukan, khususnya pembangkit listrik skala kecil berbasis aliran sungai.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Juni 2025) |
Dimas Arya Pradipta (lahir di Yogyakarta 12 Februari 1996) adalah seorang insinyur dan wirausahawan sosial asal Indonesia yang dikenal karena kontribusinya dalam pengembangan teknologi mikrohidro untuk daerah terpencil. Ia merupakan pendiri Arunika Energi, sebuah perusahaan rintisan yang bergerak di bidang energi terbarukan, khususnya pembangkit listrik skala kecil berbasis aliran sungai.
Ia menempuh pendidikan di Departemen Teknik Mesin, Universitas Gadjah Mada (UGM), dan lulus pada tahun 2019. Ketertarikannya pada bidang energi terbarukan berkembang saat menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kalimantan Barat, di mana ia menyaksikan langsung keterbatasan akses listrik di desa-desa terpencil.
Pada tahun 2022, Dimas mendirikan Arunika Energi, sebuah start-up yang fokus menyediakan pembangkit mikrohidro portabel untuk desa-desa tanpa jaringan listrik nasional. Teknologi ini mampu menghasilkan listrik dari aliran sungai kecil tanpa memerlukan bendungan besar dan tanpa mengganggu ekosistem lokal.
Pada tahun 2023, proyek Arunika berhasil menyediakan akses listrik bagi lima desa di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, bekerja sama dengan organisasi nirlaba internasional seperti Hivos dan Yayasan Energi Bersih Indonesia. Dimas juga diundang menjadi pembicara pada ASEAN Renewable Youth Forum 2023 di Bangkok, Thailand.
Dimas terpilih sebagai salah satu finalis dalam ajang Young Innovators Award 2023 yang diselenggarakan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), atas kontribusinya dalam solusi energi terjangkau dan berkelanjutan.