Diagoras "sang Ateis" dari Melos adalah penyair dan sofis Yunani dari abad ke-5 SM. Pada masanya ia dianggap sebagai seorang ateis. Hanya ada sedikit informasi mengenai kehidupan dan keyakinannya. Ia menentang agama Yunani dan mengritik Misteri Eleusinia.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (November 2022) |
| Nama dalam bahasa asli | (grc) Διαγόρας ὁ Μήλιος |
|---|---|
| Biografi | |
| Kelahiran | 5 abad SM Milos |
| Kematian | <abbr title="Presumably (en) Korintus |
| Data pribadi | |
| Agama | Ateisme |
| Kegiatan | |
| Spesialisasi | Filsafat |
| Pekerjaan | penyair, filsuf, penulis, sofistes, dithyrambic poet (en) |
| Periode aktif | (Floruit (mul) |
| Aliran | Ateisme dan Sofisme |
Diagoras "sang Ateis" dari Melos (Διαγόρας ὁ Μήλιος) adalah penyair dan sofis Yunani dari abad ke-5 SM. Pada masanya ia dianggap sebagai seorang ateis. Hanya ada sedikit informasi mengenai kehidupan dan keyakinannya. Ia menentang agama Yunani dan mengritik Misteri Eleusinia.
Orang Athena menuduhnya tidak beriman, sehingga ia terpaksa pergi dari kota. Diagoras meninggal di Korintus.
Suda, Diagoras, delta,523 Diarsipkan 2015-09-24 di Wayback Machine.